alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok

SINTANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan pasar semi modern yang ada di Sintang, Kamis (15/4). Guna memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di tingkat pasar.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto turun langsung meninjau ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, minimarket, dan pasar semi modern. Turut serta juga Kepala Dinas Perindustrian, Pedagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Kadisperindagkop UKM) Kabupaten Sintang H. Sudirman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Veronika Ancili, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kabupaten Sintang Kurniawan, dan Camat Sintang Siti Musrikah.

“Setelah melakukan pemantauan, ketersediaan daging, ikan, ayam, beras, dan kebutuhan pokok lain semua ada. Sampai lebaran nanti stok tersedia,” ucap Sudiyanto.

Baca Juga :  Salurkan Bahan Pokok Jelang Idulfitri 1443 H

Ia juga mengatakan, memasuki hari ke-3 Ramadan sudah ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Meskipun tidak melonjak tinggi. “Tidak ada kenaikan yang berarti. Seperti minyak goreng dan telur. Tapi kenaikan tidak tinggi. Yang lain tetap di harga standar,” ucapnya.

Kata Sudiyanto, daging sapi juga tidak mengalami kenaikan. Namun ia mengkhawatirkan akan ketersedian stoknya. Dia pun mengatakan bahwa, selama pandemi terjadi penurunan daya beli masyarakat terhadap daging sapi.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pedagang tidak berbuat curang dengan menimbun dan menaikkan harga kebutuhan pokok saat Ramadan, serta menjelang Idul Fitri. Serta tidak menjual barang-barang yang sudah memasuki masa kadaluarsa. “Beberapa hal itu benar-benar harus diperhatikan oleh pedagang,” katanya.

Baca Juga :  Dua Pria Tertangkap Edarkan Sabu

Ia juga meminta masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan, baik di pasar tradisional, minimarket, atau pasar semi modern untuk menerapkan protokol kesehatan. Guna menghindari penularan virus Covid-19.

“Kita terus menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan. Itu tetap wajib dilakukan,” pungkasnya.(ris)

 

SINTANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan pasar semi modern yang ada di Sintang, Kamis (15/4). Guna memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di tingkat pasar.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto turun langsung meninjau ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, minimarket, dan pasar semi modern. Turut serta juga Kepala Dinas Perindustrian, Pedagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Kadisperindagkop UKM) Kabupaten Sintang H. Sudirman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Veronika Ancili, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kabupaten Sintang Kurniawan, dan Camat Sintang Siti Musrikah.

“Setelah melakukan pemantauan, ketersediaan daging, ikan, ayam, beras, dan kebutuhan pokok lain semua ada. Sampai lebaran nanti stok tersedia,” ucap Sudiyanto.

Baca Juga :  Kapal Bidar Sintang Tenggelam

Ia juga mengatakan, memasuki hari ke-3 Ramadan sudah ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Meskipun tidak melonjak tinggi. “Tidak ada kenaikan yang berarti. Seperti minyak goreng dan telur. Tapi kenaikan tidak tinggi. Yang lain tetap di harga standar,” ucapnya.

Kata Sudiyanto, daging sapi juga tidak mengalami kenaikan. Namun ia mengkhawatirkan akan ketersedian stoknya. Dia pun mengatakan bahwa, selama pandemi terjadi penurunan daya beli masyarakat terhadap daging sapi.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pedagang tidak berbuat curang dengan menimbun dan menaikkan harga kebutuhan pokok saat Ramadan, serta menjelang Idul Fitri. Serta tidak menjual barang-barang yang sudah memasuki masa kadaluarsa. “Beberapa hal itu benar-benar harus diperhatikan oleh pedagang,” katanya.

Baca Juga :  Andalkan Pewarna Alami, Pasarkan Produk Hingga Luar Negeri

Ia juga meminta masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan, baik di pasar tradisional, minimarket, atau pasar semi modern untuk menerapkan protokol kesehatan. Guna menghindari penularan virus Covid-19.

“Kita terus menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan. Itu tetap wajib dilakukan,” pungkasnya.(ris)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/