alexametrics
33.9 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

SK Kemendagri Belum Siap, Pelantikan Ditunda

SINTANG-Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sintang terpilih yang semestinya dilaksanakan pada Rabu (17/2) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat dinyatakan ditunda. Ditenggarai oleh ketidaksiapan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik telah memimpin rapat di Jakarta yang menghasilkan keputusan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di seluruh Indonesia yang merupakan hasil Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 ditunda. Serta diundur sampai dengan akhir Februari tahun 2021. Dua opsi pun ditawarkan. Antara melaksanakan pelantikan tatap muka di ibu kota provinsi atau virtual di masing-masing kabupaten.

Selanjutnya, Kemendagri akan mengirim surat resmi soal jadwal pelantikan khususnya penentuan tanggal pelantikan akhir Februari 2021. Namun, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam postingan di media sosialnya menyebutkan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati untuk lima kabupaten yakni Sintang, Bengkayang, Melawi, Kapuas Hulu dan Ketapang akan dilakukan pada 25 Februari 2021. Hanya saja Sutarmidji belum menyebutkan opsi proses pelantikan yang dipilih.

Baca Juga :  Sejak Ada PANDAWA, Tak Khawatir Terpapar Covid-19 Jika Urus Kepesertaan JKN-KIS

Pihak Kemendagri juga akan segera mengeluarkan petunjuk teknis pelantikan baik secara virtual atau disatukan di ibu kota provinsi Kalimantan Barat. Jika Kemendagri memutuskan pelantikan dilakukan secara virtual, maka petunjuk teknis akan sangat detail mengingat baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat mengungkapkan alasan penundaan pelantikan ini. “Berdasarkan informasi yang kita terima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kemendagri, penundaan disebabkan belum selesainya penyusunan surat keputusan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta surat keputusan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021. Belum selesainya SK tersebut disebabkan oleh adanya daerah-daerah yang terlambat mengusulkan,” katanya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Toreh Catatan Positif di 2020

Mengingat jabatan Bupati Sintang yang akan habis pada Rabu (17/2), perlu dilakukan penujukkan Pelaksana Harian (Plh) Bupati. “Untuk Kabupaten Sintang sudah dipastikan Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang ditunjuk oleh Gubernur Kalimantan Barat sebagai Pelaksana Harian Bupati Sintang sampai Bupati dan Wakil Bupati Sintang terpilih dilantik oleh Gubernur Kalimantan Barat,” ujar Syarief.

Kasubbag Administrasi Pemerintahan Bagian Tata Pemerintahan, Setda Sintang, Eman Kurniawan menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang juga bergerak cepat menyikapi penundaan pelantikan tersebut.

“Dengan ditunjuknya Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, sebagai Pelaksana Harian Bupati Sintang, maka Pemkab Sintang akan melaksanakan acara penyerahan memori jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sintang masa bakti 2016-2021 kepada Pelaksana Harian Bupati Sintang pada Rabu, 17 Februari 2021, pukul 10.00 WIB di Pendopo Bupati Sintang,” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sintang terpilih yang semestinya dilaksanakan pada Rabu (17/2) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat dinyatakan ditunda. Ditenggarai oleh ketidaksiapan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik telah memimpin rapat di Jakarta yang menghasilkan keputusan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di seluruh Indonesia yang merupakan hasil Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 ditunda. Serta diundur sampai dengan akhir Februari tahun 2021. Dua opsi pun ditawarkan. Antara melaksanakan pelantikan tatap muka di ibu kota provinsi atau virtual di masing-masing kabupaten.

Selanjutnya, Kemendagri akan mengirim surat resmi soal jadwal pelantikan khususnya penentuan tanggal pelantikan akhir Februari 2021. Namun, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam postingan di media sosialnya menyebutkan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati untuk lima kabupaten yakni Sintang, Bengkayang, Melawi, Kapuas Hulu dan Ketapang akan dilakukan pada 25 Februari 2021. Hanya saja Sutarmidji belum menyebutkan opsi proses pelantikan yang dipilih.

Baca Juga :  Arsjad Rasjid Lantik Pengurus KADIN, Fokus Pemulihan Ekonomi Era Pandemi

Pihak Kemendagri juga akan segera mengeluarkan petunjuk teknis pelantikan baik secara virtual atau disatukan di ibu kota provinsi Kalimantan Barat. Jika Kemendagri memutuskan pelantikan dilakukan secara virtual, maka petunjuk teknis akan sangat detail mengingat baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat mengungkapkan alasan penundaan pelantikan ini. “Berdasarkan informasi yang kita terima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kemendagri, penundaan disebabkan belum selesainya penyusunan surat keputusan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta surat keputusan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021. Belum selesainya SK tersebut disebabkan oleh adanya daerah-daerah yang terlambat mengusulkan,” katanya.

Baca Juga :  Baru Mulai Diminati

Mengingat jabatan Bupati Sintang yang akan habis pada Rabu (17/2), perlu dilakukan penujukkan Pelaksana Harian (Plh) Bupati. “Untuk Kabupaten Sintang sudah dipastikan Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang ditunjuk oleh Gubernur Kalimantan Barat sebagai Pelaksana Harian Bupati Sintang sampai Bupati dan Wakil Bupati Sintang terpilih dilantik oleh Gubernur Kalimantan Barat,” ujar Syarief.

Kasubbag Administrasi Pemerintahan Bagian Tata Pemerintahan, Setda Sintang, Eman Kurniawan menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang juga bergerak cepat menyikapi penundaan pelantikan tersebut.

“Dengan ditunjuknya Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, sebagai Pelaksana Harian Bupati Sintang, maka Pemkab Sintang akan melaksanakan acara penyerahan memori jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sintang masa bakti 2016-2021 kepada Pelaksana Harian Bupati Sintang pada Rabu, 17 Februari 2021, pukul 10.00 WIB di Pendopo Bupati Sintang,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/