alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Razia Gabungan Satgas, Pengunjung Warkop Positif Covid-19

SINTANG-Menyikapi masih tingginya potensi penularan virus corona, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pun kembali menggencarkan razia. Kali ini razia gabungan yang dilaksanakan pada Kamis (16/4) malam, menyasar salah satu Warung Kopi (Warkop) yang ada di Jalan Lintas Melawi.

Razia gabungan ini diikuti oleh personil dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, dan Satpol PP. Serta dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang Yosef Sudiyanto. Juga hadir dalam razia gabungan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harrison.

Saat razia, total ada 76 orang, terdiri dari 6 penjaga warkop dan 70 pengunjung yang dilakukan tes usap antigen oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Dari hasil Dari hasil tes tersebut, ditemukan 1 pengunjung dengan hasil positif. Kemudian langsung dibawa petugas ke tempat karantina di Rusun RSUD Ade M. Djoen Sintang untuk selanjutnya diambil tindakan swab test PCR.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan razia ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat sekaligus memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan adanya 1 temuan positif Covid-19 di warung kopi tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang akan lebih intensif melakukan pemeriksaan tes usal antigen kepada masyarakat.

Baca Juga :  Midji Minta Kepala Daerah Tegas

Sementara untuk pemilik usaha akan diberi peringatan dengan cara pendekatan persuasif. Karena Pemkab sendiri ingin tempat usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Seperti jarak meja dan kursi di tentukan dan menyediakan tempat cuci tangan serta terkait jam operasionalnya.

“Tentukan kita ingatkan, karena inikan tingkatnya persuasif. Kita ingin usaha ini tetap jalan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan itu wajib. Terutama jam operasionalnya,” ujar Sudiyanto.

Ia menambahkan, sepanjang tempat usaha tersebut memenuhi atau mematuhi aturan sesuai surat edaran Bupati Sintang terkait jam operasional dan disiplin protokol kesehatan, maka tidak dilakukan tindakan penutupan.

Sudiyanto menjelaskan, hasil dari razia penegakan protokol kesehatan itu akan dijadikan bahan evaluasi untuk mengambil langkah kebijakan selanjutnya. “Yang pasti patroli sosialisasi akan jalan terus atau lebih inten, apakah jam malam, siang atau sore. Kita akan rapat dulu,” katanya.

Baca Juga :  Seribu Masker dan Paket Sembako Dibagikan

“Saya mengharapkan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sintang dalam menekan penyebaran Covid-19. Patuhi protokol kesehatan. Yang terpenting kurangi mobilitas jika tidak punya kepentingan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson yang ikut hadir dalam razia tersebut menyampaikan, Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang harus memberlakukan jam malam. Ia juga menyarankan agar dilakukan swab masal.

“Jadi kita harus batasi sampai jam 8 malam. Kemudian dilakukan swab antigen maupun PCR secara masal,” sarannya.

Selain itu, Harrison juga menyatakan untuk mengefektifkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro atau PPKM mikro. Mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Serta dilakukan secara gotong royong oleh semua masyarakat. “Kemudian juga penting itu benar-benar kita harus terus menerus mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan,” ucapnya.

Sedangkan Wakapolres Sintang,  Kompol Alber Manurung berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada saat pandemi. Apalagi di tengah melonjaknya kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang. Hingga menjadi perhatian serius berbagai kalangan. (ris)

 

SINTANG-Menyikapi masih tingginya potensi penularan virus corona, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pun kembali menggencarkan razia. Kali ini razia gabungan yang dilaksanakan pada Kamis (16/4) malam, menyasar salah satu Warung Kopi (Warkop) yang ada di Jalan Lintas Melawi.

Razia gabungan ini diikuti oleh personil dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, dan Satpol PP. Serta dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang Yosef Sudiyanto. Juga hadir dalam razia gabungan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harrison.

Saat razia, total ada 76 orang, terdiri dari 6 penjaga warkop dan 70 pengunjung yang dilakukan tes usap antigen oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Dari hasil Dari hasil tes tersebut, ditemukan 1 pengunjung dengan hasil positif. Kemudian langsung dibawa petugas ke tempat karantina di Rusun RSUD Ade M. Djoen Sintang untuk selanjutnya diambil tindakan swab test PCR.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan razia ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat sekaligus memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan adanya 1 temuan positif Covid-19 di warung kopi tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang akan lebih intensif melakukan pemeriksaan tes usal antigen kepada masyarakat.

Baca Juga :  Banjir Makin Tinggi, Rumah Sakit Terpaksa Tutup

Sementara untuk pemilik usaha akan diberi peringatan dengan cara pendekatan persuasif. Karena Pemkab sendiri ingin tempat usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Seperti jarak meja dan kursi di tentukan dan menyediakan tempat cuci tangan serta terkait jam operasionalnya.

“Tentukan kita ingatkan, karena inikan tingkatnya persuasif. Kita ingin usaha ini tetap jalan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan itu wajib. Terutama jam operasionalnya,” ujar Sudiyanto.

Ia menambahkan, sepanjang tempat usaha tersebut memenuhi atau mematuhi aturan sesuai surat edaran Bupati Sintang terkait jam operasional dan disiplin protokol kesehatan, maka tidak dilakukan tindakan penutupan.

Sudiyanto menjelaskan, hasil dari razia penegakan protokol kesehatan itu akan dijadikan bahan evaluasi untuk mengambil langkah kebijakan selanjutnya. “Yang pasti patroli sosialisasi akan jalan terus atau lebih inten, apakah jam malam, siang atau sore. Kita akan rapat dulu,” katanya.

Baca Juga :  Prajurit TMMD Lakukan Pengecatan Jembatan

“Saya mengharapkan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sintang dalam menekan penyebaran Covid-19. Patuhi protokol kesehatan. Yang terpenting kurangi mobilitas jika tidak punya kepentingan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson yang ikut hadir dalam razia tersebut menyampaikan, Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang harus memberlakukan jam malam. Ia juga menyarankan agar dilakukan swab masal.

“Jadi kita harus batasi sampai jam 8 malam. Kemudian dilakukan swab antigen maupun PCR secara masal,” sarannya.

Selain itu, Harrison juga menyatakan untuk mengefektifkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro atau PPKM mikro. Mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Serta dilakukan secara gotong royong oleh semua masyarakat. “Kemudian juga penting itu benar-benar kita harus terus menerus mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan,” ucapnya.

Sedangkan Wakapolres Sintang,  Kompol Alber Manurung berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada saat pandemi. Apalagi di tengah melonjaknya kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang. Hingga menjadi perhatian serius berbagai kalangan. (ris)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/