alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Jarot Akhiri Periode Pertama

SINTANG-Di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Sintang periode 2016-2021 pada Rabu (17/2), Jarot mengenang kembali masa kepemimpinanya di Bumi Senentang lima tahun ke belakang. Sekaligus menyampaikan beberapa capaian positif dalam pembangunan di Bumi Senentang.

Ia mengungkapkan, langkah awal yang dilakukannya bersama Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021, Askiman adalah adalah menyemai harapan besar melalui visi pembangunan daerah, terwujudnya masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera. Yang didukung penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih pada tahun 2021. “Dari visi inilah kami seperti berlari mengejar target-target pembangunan daerah kita yang tercermin di 6 prime mover pembangunan daerah,” tambah Jarot.

Jarot berharap, visi dan prime mover tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjadi instrumen untuk mengatasi pengangguran, memperluas kesempatan kerja dan mengentaskan kemiskinan.

“Ketika mengawali langkah memimpin Kabupaten Sintang, kami memiliki modal APBD  hanya sekitar 1,7 triliun rupiah dan PAD hanya sekitar 94 milyar rupiah. Seiring berjalannya waktu, APBD kita bisa meningkat hingga 2 triliun lebih dan PAD kita bisa meningkat cukup signifikan menjadi 154 milyar rupiah. Tahun demi tahun kami terus bekerja keras membangun Kabupaten Sintang. Hasil-hasil pembangunan daerah sejak tahun 2016 hingga 2020 kita perbanyak, kita perluas, kita tingkatkan mutunya, sehingga terus membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat kita,” kata Bupati Sintang terpilih hasil Pilkada Serentak 9 Desember tahun lalu ini.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kembali Salurkan Kebutuhan Pokok Untuk Korban Banjir

Mantan Kepala RSUD dr. Soedarso Pontianak ini mengaku, di periode pertama kepemimpinannya, data makro di Kabupaten Sintang mengalami perbaikan cukup signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun 2020 mencapai 66,88, meningkat 2 digit dari awal tahun 2016.

Begitupun dengan keberhasilan menurunkan angka kemiskinan yang di tahun 2016 sebesar 13 persen menjadi 9,6 persen di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi terbilang stabil di angka 5-6 persen. Tingkat pengangguran juga dapat ditekan menjadi 4,5 persen.

Ia juga mengungkapkan keberhasilannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. “Di tahun 2017, kita berhasil mencapai peringkat kabupaten 147 dari 396 kabupaten se-Indonesia. Di tingkat Kalbar, daerah kita peringkat 2 di bawah Kota Pontianak dari 14 kabupaten dan kota yang ada. Opini BPK dalam pengelolaan keuangan juga mampu kita capai WTP selama 5 tahun ini. Mulai tahun 2018 dan dilanjutkan di tahun 2019, kita telah melakukan 12 lelang jabatan pejabat tinggi pratama dan hasil lelang jabatan itu dapat dilantik. Zona merah pelayanan publik dari penilaian Ombudsman Kalbar, telah berhasil kita ubah menjadi zona hijau, yang berarti telah terjadi perbaikan signifikan,” paparnya.

Baca Juga :  Tukang Bangunan Tersengat Listrik di Atap SDN 08

Mengakhiri sambutannya dalam acara serah terima jabatan dan penyerahan memori pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021, Jarot mengajak semua komponen bangsa, untuk terus bekerja dan berkarya membangun Kabupaten Sintang. “Kita jangan mudah merasa puas. Sebab masalah dan tantangan kita masih sangat banyak. Mari kita perkuat kerjasama, sinergi serta terus merawat sikap kebersamaan, sehingga tercapai masyarakat Kabupaten Sintang yang aman dan maju,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021 Askiman yang telah menjadi pendampingnya memimpin Kabupaten Sintang. Serta kepada seluruh pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang telah membantu menjalankan arahan, perintah dan kebijakan yang diambil dalam membangun Kabupaten Sintang.

“Kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sintang yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, saya juga mengucapkan terima kasih. Kami mohon maaf jika masih ada harapan yang kita inginkan belum dapat terealisasi hingga saat ini. Semoga di masa depan, kita terus berupaya untuk mencapai segala harapan tersebut untuk kemajuan Kabupaten Sintang,” tutup pria jangkung pecinta klub bola asal Inggris berjuluk setan merah ini. (ris)

SINTANG-Di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Sintang periode 2016-2021 pada Rabu (17/2), Jarot mengenang kembali masa kepemimpinanya di Bumi Senentang lima tahun ke belakang. Sekaligus menyampaikan beberapa capaian positif dalam pembangunan di Bumi Senentang.

Ia mengungkapkan, langkah awal yang dilakukannya bersama Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021, Askiman adalah adalah menyemai harapan besar melalui visi pembangunan daerah, terwujudnya masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera. Yang didukung penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih pada tahun 2021. “Dari visi inilah kami seperti berlari mengejar target-target pembangunan daerah kita yang tercermin di 6 prime mover pembangunan daerah,” tambah Jarot.

Jarot berharap, visi dan prime mover tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjadi instrumen untuk mengatasi pengangguran, memperluas kesempatan kerja dan mengentaskan kemiskinan.

“Ketika mengawali langkah memimpin Kabupaten Sintang, kami memiliki modal APBD  hanya sekitar 1,7 triliun rupiah dan PAD hanya sekitar 94 milyar rupiah. Seiring berjalannya waktu, APBD kita bisa meningkat hingga 2 triliun lebih dan PAD kita bisa meningkat cukup signifikan menjadi 154 milyar rupiah. Tahun demi tahun kami terus bekerja keras membangun Kabupaten Sintang. Hasil-hasil pembangunan daerah sejak tahun 2016 hingga 2020 kita perbanyak, kita perluas, kita tingkatkan mutunya, sehingga terus membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat kita,” kata Bupati Sintang terpilih hasil Pilkada Serentak 9 Desember tahun lalu ini.

Baca Juga :  RIM Baru Siap Dioperasikan

Mantan Kepala RSUD dr. Soedarso Pontianak ini mengaku, di periode pertama kepemimpinannya, data makro di Kabupaten Sintang mengalami perbaikan cukup signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun 2020 mencapai 66,88, meningkat 2 digit dari awal tahun 2016.

Begitupun dengan keberhasilan menurunkan angka kemiskinan yang di tahun 2016 sebesar 13 persen menjadi 9,6 persen di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi terbilang stabil di angka 5-6 persen. Tingkat pengangguran juga dapat ditekan menjadi 4,5 persen.

Ia juga mengungkapkan keberhasilannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. “Di tahun 2017, kita berhasil mencapai peringkat kabupaten 147 dari 396 kabupaten se-Indonesia. Di tingkat Kalbar, daerah kita peringkat 2 di bawah Kota Pontianak dari 14 kabupaten dan kota yang ada. Opini BPK dalam pengelolaan keuangan juga mampu kita capai WTP selama 5 tahun ini. Mulai tahun 2018 dan dilanjutkan di tahun 2019, kita telah melakukan 12 lelang jabatan pejabat tinggi pratama dan hasil lelang jabatan itu dapat dilantik. Zona merah pelayanan publik dari penilaian Ombudsman Kalbar, telah berhasil kita ubah menjadi zona hijau, yang berarti telah terjadi perbaikan signifikan,” paparnya.

Baca Juga :  Perindah Tepian Kapuas, Sintang akan Bangun Waterfront

Mengakhiri sambutannya dalam acara serah terima jabatan dan penyerahan memori pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021, Jarot mengajak semua komponen bangsa, untuk terus bekerja dan berkarya membangun Kabupaten Sintang. “Kita jangan mudah merasa puas. Sebab masalah dan tantangan kita masih sangat banyak. Mari kita perkuat kerjasama, sinergi serta terus merawat sikap kebersamaan, sehingga tercapai masyarakat Kabupaten Sintang yang aman dan maju,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021 Askiman yang telah menjadi pendampingnya memimpin Kabupaten Sintang. Serta kepada seluruh pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang telah membantu menjalankan arahan, perintah dan kebijakan yang diambil dalam membangun Kabupaten Sintang.

“Kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sintang yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, saya juga mengucapkan terima kasih. Kami mohon maaf jika masih ada harapan yang kita inginkan belum dapat terealisasi hingga saat ini. Semoga di masa depan, kita terus berupaya untuk mencapai segala harapan tersebut untuk kemajuan Kabupaten Sintang,” tutup pria jangkung pecinta klub bola asal Inggris berjuluk setan merah ini. (ris)

Most Read

Siapkan 3 Ribu Paket

Membentuk Paradigma Sehat dari Desa

Libur Nataru, Terapkan Prokes

Artikel Terbaru

/