alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

PDP Asal Sanggau Sembuh Corona

Setelah Dirawat Dua Bulan di RSUD Sintang

SINTANG—Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Sanggau yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan dinyatakan pulang.

Adalah Yohanes Adrianus, PDP asal Sanggau ini telah menjalani perawatan yang intensif sejak 59 hari yang lalu. Kepulangan pria berumur 55 tahun ini, disambut sukacita oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, petugas Dinas Kesehatan Sintang dan jajaran serta tenaga medis di rumah sakit.

Mereka membuat barisan, kemudian memberikan tepuk tangan penyemangat, ketika yang bersangkutan menuju mobil yang menjemputnya. Ia langsung pulang ke Kabupaten Sanggau.

Ketika berterima terima kasih pada tenaga medis yang merawatnya hampir dua bulan, Yohanes Adrianus menyampaikannya dengan terisak.

Baca Juga :  Perhatikan Keselamatan Pekerja Konstruksi

“Terima kasih buat kawan-kawan perawat yang menemani saya siang dan malam. Saya tidak bisa memberikan apa-apa, tapi Tuhan melihat semua yang kita lakukan,” ujarnya saat keluar dari RSUD Ade M Djoen, Minggu (17/5).

Dua bulan berada di dalam ruang isolasi COVID-19, diakui Yohanes Adrianus, adalah waktu yang tidak sebentar. Karena itu sempat muncul beberapa skenario agar ia bisa pulang ke Sanggau.

“Namun saya dan tim medis akhirnya memutuskan agar saya tetap berada di Sintang. Saya pribadi ingin membuktikan bahwa RSUD Sintang ini bisa menyembuhkan pasien COVID-19. Sehingga menjadi penyemangat bagi yang lainnya,” tuturnya. (fds)

Setelah Dirawat Dua Bulan di RSUD Sintang

SINTANG—Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Sanggau yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan dinyatakan pulang.

Adalah Yohanes Adrianus, PDP asal Sanggau ini telah menjalani perawatan yang intensif sejak 59 hari yang lalu. Kepulangan pria berumur 55 tahun ini, disambut sukacita oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, petugas Dinas Kesehatan Sintang dan jajaran serta tenaga medis di rumah sakit.

Mereka membuat barisan, kemudian memberikan tepuk tangan penyemangat, ketika yang bersangkutan menuju mobil yang menjemputnya. Ia langsung pulang ke Kabupaten Sanggau.

Ketika berterima terima kasih pada tenaga medis yang merawatnya hampir dua bulan, Yohanes Adrianus menyampaikannya dengan terisak.

Baca Juga :  Sintang Tuan Rumah MTQ, Tim LPTQ dan Pemprov Kalbar Cek Kesiapan

“Terima kasih buat kawan-kawan perawat yang menemani saya siang dan malam. Saya tidak bisa memberikan apa-apa, tapi Tuhan melihat semua yang kita lakukan,” ujarnya saat keluar dari RSUD Ade M Djoen, Minggu (17/5).

Dua bulan berada di dalam ruang isolasi COVID-19, diakui Yohanes Adrianus, adalah waktu yang tidak sebentar. Karena itu sempat muncul beberapa skenario agar ia bisa pulang ke Sanggau.

“Namun saya dan tim medis akhirnya memutuskan agar saya tetap berada di Sintang. Saya pribadi ingin membuktikan bahwa RSUD Sintang ini bisa menyembuhkan pasien COVID-19. Sehingga menjadi penyemangat bagi yang lainnya,” tuturnya. (fds)

Most Read

Artikel Terbaru

/