alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Posko Penyekatan Sepulut Diperpanjang

SINTANG – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang memutuskan untuk memperpanjang masa aktif posko penyekatan di pintu masuk Kabupaten Sintang, tepatnya di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Senin (17/5). Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, Bernard Saragih.

“Tadi baru saja diputuskan oleh Bupati Sintang setelah pertemuan dengan Wakil Bupati Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang beserta jajaran Pemkab Sintang lainnya. Arahan Bupati Sintang bahwa operasional Posko  Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk batas Sintang-Sekadau diputuskan untuk diperpanjang sampai dengan tanggal 24 Mei 2021,” ujar Bernard Saragih, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang ini.

Ia juga mengungkapkan alasan perpanjangan posko penyekatan tersebut. Kata Bernard Saragih, hal ini untuk mengantisipasi arus balik. Selain itu, berkaca dari tren tiga hari ke belakang, ditemukan kenaikan kasus Covid-19 di Sintang.

Baca Juga :  MTQ XXIX Ditunda Pelaksanaannya

“Di surat edaran Satgas Covid-19 Nasional juga dipersilakan melakukan perpanjangan posko penyekatan Covid-19, tujuh hari sejak tanggal 17 Mei. Sepanjang kondisi masih memungkinkan,” ucapnya. Namun jika kembali terjadi kenaikan kasus konfirmasi Covid-19, Pemkab Sintang berencana untuk memperpanjang kembali masa aktif posko penyekatan hingga 31 Mei 2021.

Ia mengatakan, segala sarana dan prasarana sudah disiapkan, baik personel hingga perangkat rapid test antigen untuk menunjang perpanjangan masa aktif posko. “Perlakuannya seperti biasa,” ucapnya. Seperti saat mudik, ia pun mengimbau agar masyarakat yang akan pulang ke Sintang untuk menyertakan surat keterangan negatif antigen.

“Haruslah membawa dokumen hasil antigen negatif. Apabila tidak membawa, di posko kita akan dilakukan tindakan swab antigen. Jika positif, maka kita akan ambil tindakan isolasi di fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Sintang. Jika negatif, silakan melanjutkan perjalanan,” terangnya.

Baca Juga :  Ketungau Hulu-Tengah Rawan Penyebaran Covid-19

Sementara itu, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubbag Humas Iptu Hariyanto sudah menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2021 yang digelar sejak 6 Mei sedianya akan berakhir pada 17 Mei. Namun, Kepolisian Republik Indonesia mengumumkan penerapan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei 2021.

“Ini bertujuan untuk mengantisipasi arus balik warga masyarakat kembali ke daerah masing-masing. (Warga) yang keluar daerah Sintang kembali ke Sintang lagi, ini perlu dilakukan pengecekan kembali. Jangan sampai malah membawa dampak penyebaran Covid19 di sini,” pungkasnya. (ris)

SINTANG – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang memutuskan untuk memperpanjang masa aktif posko penyekatan di pintu masuk Kabupaten Sintang, tepatnya di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Senin (17/5). Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, Bernard Saragih.

“Tadi baru saja diputuskan oleh Bupati Sintang setelah pertemuan dengan Wakil Bupati Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang beserta jajaran Pemkab Sintang lainnya. Arahan Bupati Sintang bahwa operasional Posko  Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk batas Sintang-Sekadau diputuskan untuk diperpanjang sampai dengan tanggal 24 Mei 2021,” ujar Bernard Saragih, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang ini.

Ia juga mengungkapkan alasan perpanjangan posko penyekatan tersebut. Kata Bernard Saragih, hal ini untuk mengantisipasi arus balik. Selain itu, berkaca dari tren tiga hari ke belakang, ditemukan kenaikan kasus Covid-19 di Sintang.

Baca Juga :  Teh Borneo Lahir di Sintang

“Di surat edaran Satgas Covid-19 Nasional juga dipersilakan melakukan perpanjangan posko penyekatan Covid-19, tujuh hari sejak tanggal 17 Mei. Sepanjang kondisi masih memungkinkan,” ucapnya. Namun jika kembali terjadi kenaikan kasus konfirmasi Covid-19, Pemkab Sintang berencana untuk memperpanjang kembali masa aktif posko penyekatan hingga 31 Mei 2021.

Ia mengatakan, segala sarana dan prasarana sudah disiapkan, baik personel hingga perangkat rapid test antigen untuk menunjang perpanjangan masa aktif posko. “Perlakuannya seperti biasa,” ucapnya. Seperti saat mudik, ia pun mengimbau agar masyarakat yang akan pulang ke Sintang untuk menyertakan surat keterangan negatif antigen.

“Haruslah membawa dokumen hasil antigen negatif. Apabila tidak membawa, di posko kita akan dilakukan tindakan swab antigen. Jika positif, maka kita akan ambil tindakan isolasi di fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Sintang. Jika negatif, silakan melanjutkan perjalanan,” terangnya.

Baca Juga :  RSUD Ade M Djoen Kebanjiran

Sementara itu, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubbag Humas Iptu Hariyanto sudah menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2021 yang digelar sejak 6 Mei sedianya akan berakhir pada 17 Mei. Namun, Kepolisian Republik Indonesia mengumumkan penerapan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei 2021.

“Ini bertujuan untuk mengantisipasi arus balik warga masyarakat kembali ke daerah masing-masing. (Warga) yang keluar daerah Sintang kembali ke Sintang lagi, ini perlu dilakukan pengecekan kembali. Jangan sampai malah membawa dampak penyebaran Covid19 di sini,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/