alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Bupati Akui Postur APBD Kurang Menggembirakan

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa tahun ini akan dijalani Kabupaten Sintang dengan kondisi postur APBD yang kurang menggembirakan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Bupati, saat memimpin pelaksanaan Apel Awal Tahun 2021 dan Silaturahmi Natal 2020 untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang di Halaman Kantor Bupati Sintang, Senin (18/1).

“Penerimaan daerah terganggu baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah, serta penurunan anggaran terutama dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat,” ujarnya. Di dalam kondisi seperti ini, kata Jarot, Pemkab harus selektif dan melakukan efisiensi yang ketat terhadap alokasi belanja daerah. Fokus Pemkab, ditegaskan dia, harus membantu menggerakkan perekonomian daerah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Sulap Kafe Jadi Dapur Umum dan Posko Relawan Banjir

“Oleh karenanya, dalam apel awal tahun 2021 ini, saya meminta kepada pimpinan OPD serta seluruh staf untuk tetap optimis dalam bekerja. Jangan patah semangat, terus memanfaatkan peluang yang ada dan jangan kendor memberikan pelayanan publik yang terbaik,” ujarnya.

Di dalam kondisi seperti ini, kepastian kegiatan pembangunan di Kabupaten Sintang menurut Jarot harus diperkuat. Ia pun meminta semua pimpinan OPD mempercepat pelelangan kegiatan pembangunan yang berdampak besar bagi masyarakat. “Anggaran di semua OPD harus cepat mengucur ke masyarakat untuk menggerakan perekonomian daerah kita,” ungkapnya.

Bupati menyampaikan agar jajarannya bisa memanfaatkan modal politik paskapilkada untuk bekerja keras, bekerja sama, dan bersinergi membuat perubahan di Kabupaten Sintang. “Di akhir tahun 2020, kita berhasil melaksanakan Pilkada Serentak secara aman, damai dan lancar. Tercatat sekitar 82 persen masyarakat Sintang datang ke TPS dan mencoblos calon pemimpinnya berdasarkan prinsip luber dan jurdil. Kita patut berbangga bahwa perhelatan politik lokal yang besar ini didukung tingkat kedewasaan politik masyarakat yang sudah sangat baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Serapan APBD Sanggau 30 Persen

Ia pun mengapresiasi kinerja KPU Sintang selaku penyelenggara dan Bawaslu selaku pengawas, serta aparat keamaan yang telah bekerja sangat optimal mengawal Pilkada Serentak di Kabupaten Sintang. “Kita akan memasuki tahap sidang pleno KPU untuk menetapkan pemenang Pilkada di Kabupaten Sintang. Selanjutnya mempersiapkan tahap pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya meminta kepada seluruh ASN di Kabupaten Sintang, untuk memanfaatkan modal politik pasca Pilkada Serentak 2020 ini, terus membangun Kabupaten Sintang,” katanya. (ris)

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa tahun ini akan dijalani Kabupaten Sintang dengan kondisi postur APBD yang kurang menggembirakan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Bupati, saat memimpin pelaksanaan Apel Awal Tahun 2021 dan Silaturahmi Natal 2020 untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang di Halaman Kantor Bupati Sintang, Senin (18/1).

“Penerimaan daerah terganggu baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah, serta penurunan anggaran terutama dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat,” ujarnya. Di dalam kondisi seperti ini, kata Jarot, Pemkab harus selektif dan melakukan efisiensi yang ketat terhadap alokasi belanja daerah. Fokus Pemkab, ditegaskan dia, harus membantu menggerakkan perekonomian daerah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Sasar 107 Orang

“Oleh karenanya, dalam apel awal tahun 2021 ini, saya meminta kepada pimpinan OPD serta seluruh staf untuk tetap optimis dalam bekerja. Jangan patah semangat, terus memanfaatkan peluang yang ada dan jangan kendor memberikan pelayanan publik yang terbaik,” ujarnya.

Di dalam kondisi seperti ini, kepastian kegiatan pembangunan di Kabupaten Sintang menurut Jarot harus diperkuat. Ia pun meminta semua pimpinan OPD mempercepat pelelangan kegiatan pembangunan yang berdampak besar bagi masyarakat. “Anggaran di semua OPD harus cepat mengucur ke masyarakat untuk menggerakan perekonomian daerah kita,” ungkapnya.

Bupati menyampaikan agar jajarannya bisa memanfaatkan modal politik paskapilkada untuk bekerja keras, bekerja sama, dan bersinergi membuat perubahan di Kabupaten Sintang. “Di akhir tahun 2020, kita berhasil melaksanakan Pilkada Serentak secara aman, damai dan lancar. Tercatat sekitar 82 persen masyarakat Sintang datang ke TPS dan mencoblos calon pemimpinnya berdasarkan prinsip luber dan jurdil. Kita patut berbangga bahwa perhelatan politik lokal yang besar ini didukung tingkat kedewasaan politik masyarakat yang sudah sangat baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Pelaksana Proyek Jadi Tersangka

Ia pun mengapresiasi kinerja KPU Sintang selaku penyelenggara dan Bawaslu selaku pengawas, serta aparat keamaan yang telah bekerja sangat optimal mengawal Pilkada Serentak di Kabupaten Sintang. “Kita akan memasuki tahap sidang pleno KPU untuk menetapkan pemenang Pilkada di Kabupaten Sintang. Selanjutnya mempersiapkan tahap pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya meminta kepada seluruh ASN di Kabupaten Sintang, untuk memanfaatkan modal politik pasca Pilkada Serentak 2020 ini, terus membangun Kabupaten Sintang,” katanya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/