alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Sintang Jenguk Pasien Suspect di RSUD

SINTANG-Salah satu pasien suspect atau diduga masuk ke dalam kriteria gejala Covid-19 akhirnya dirawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19, RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang, kemarin. Kendati masih dalam perawatan yang itensif. Bupati Sintang, Jarot Winarno membesuk dan memantau langsung kondisi pasien yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

Saat hendak memasuki ruang isolasi. Jarot yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sintang dr. Harysinto Linoh, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr. Rosa Trifina dan Kepala BPBD Sintang Bernard Saragih saat masuk keruang isolasi menggunakan pakaian pelindung khusus lengkap untuk penanganan Covid-19. 

“Sementara frekuensi pernafasan, detak jantung, suhu badan normal, jadi semuanya normal. Untuk pengambilan spesimen suspect Covid-19 pasien tersebut sudah di lakukan dan sudah dikirim langsung ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) di Jakarta,” ungkap Jarot.

Baca Juga :  Latih Bhabinkamtibmas Jadi Tracer dan Vaksinator

Usai membesuk, Bupati Sintang Jarot Winarno melanjutkan peninjauan ke Posko penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19), di Dinas Kesehatan Sintang, di Jalan Teluk Menyurai Sintang, kemudian berdialog dengan para petugas di posko.

Dalam dialog itu, Jarot Winarno menyampaikan bahwa kondisi secara umum pasien yang dirawat di ruangan isolasi tersebut dalam kondisi baik, seperti tidak ada sesak nafas, tidak memerlukan oksigen, tanda-tanda yang vital lainnya baik. 

“Untuk mengetahui status suspectnya baik positif atau negatif, yang berhak mengumumkan hasilnya pun pemerintah pusat,” pungkasnya. 

Untuk di ketahui bahwa RSUD Ade Djoen Sintang merupakan salah satu dari 132 rumah sakit rujukan nasional yang di tunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan untuk penanganan kasus Covid-19 atau corona virus, secara khusus di wilayah Timur Kalbar. (fds)

Baca Juga :  Dinkes Bersama Perdoski dan IDAI Berikan Pelayanan di Lokasi Banjir Sintang

 

 

SINTANG-Salah satu pasien suspect atau diduga masuk ke dalam kriteria gejala Covid-19 akhirnya dirawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19, RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang, kemarin. Kendati masih dalam perawatan yang itensif. Bupati Sintang, Jarot Winarno membesuk dan memantau langsung kondisi pasien yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

Saat hendak memasuki ruang isolasi. Jarot yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sintang dr. Harysinto Linoh, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr. Rosa Trifina dan Kepala BPBD Sintang Bernard Saragih saat masuk keruang isolasi menggunakan pakaian pelindung khusus lengkap untuk penanganan Covid-19. 

“Sementara frekuensi pernafasan, detak jantung, suhu badan normal, jadi semuanya normal. Untuk pengambilan spesimen suspect Covid-19 pasien tersebut sudah di lakukan dan sudah dikirim langsung ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) di Jakarta,” ungkap Jarot.

Baca Juga :  Sanksi Menanti ASN Bolos Kerja

Usai membesuk, Bupati Sintang Jarot Winarno melanjutkan peninjauan ke Posko penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19), di Dinas Kesehatan Sintang, di Jalan Teluk Menyurai Sintang, kemudian berdialog dengan para petugas di posko.

Dalam dialog itu, Jarot Winarno menyampaikan bahwa kondisi secara umum pasien yang dirawat di ruangan isolasi tersebut dalam kondisi baik, seperti tidak ada sesak nafas, tidak memerlukan oksigen, tanda-tanda yang vital lainnya baik. 

“Untuk mengetahui status suspectnya baik positif atau negatif, yang berhak mengumumkan hasilnya pun pemerintah pusat,” pungkasnya. 

Untuk di ketahui bahwa RSUD Ade Djoen Sintang merupakan salah satu dari 132 rumah sakit rujukan nasional yang di tunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan untuk penanganan kasus Covid-19 atau corona virus, secara khusus di wilayah Timur Kalbar. (fds)

Baca Juga :  Target Vaksinasi Pertama Oktober Tak Tercapai

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/