alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Agrowisata Lahirkan Multiplier Effect

SINTANG – Para pelaku bisnis agrowisata sedang berupaya memajukan pariwisata di Bumi Senentang. Berharap dapat menciptakan multiplier effect pada perekonomian dan penciptaan lapangan kerja.

Sejauh ini yang sudah terdata 8 usaha yang akan mengembangkan agrowisata di Kabupaten Sintang. Seperti Agrowisata Taman Kedah Tempunak, Cu Keling Kumang, Agrowisata Bandara, Agrowisata Tatum, Agrowisata Jambu Kristal, Agrowisata Rumah Kopi, Agrowisata Kebun Edukasi, Senentang Agro.

Para pelaku usaha di bidang agrowisata ini pun bertemu dan bertukar pikiran untuk mengembangkan lagi usaha dan sektor penunjangnya. Penggagas pertemuan itu, Juwita mengatakan, agenda tersebut adalah yang pertama kalinya diadakan. Ia mengatakan, hal tersebut menunjukkan energi baru bagi para pelaku usaha bidang agrowisata di Sintang untuk meningkatkan kembali usahanya.

“Kita masih mengembangkan di bidang perkebunan dan pertanian. Sehingga di Sintang mampu memproduksi hasil perkebunan sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Kodim Bersihkan Sejumlah Lokasi

Sementara itu, Yohana Tamara Yunisa

dari Keling Kumang Agrowisata mengatakan, agenda ini merupakan kesempatan untuk berdiskusi untuk memajukan pariwisata di Sintang melalui agrowisata. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menarik minat anak anak muda untuk melihat peluang yang ada di Sintang dari sektor perkebunan.

“Saya berharap dengan munculnya pengiat dan pelaku usaha agrowisata di Sintang ini, kita mampu mengembangkan dan berkolaborasi dengan sektor lain. Seperti sektor pendukung sarana transportasi untuk paket wisata. Sekaligus bisa mengenal kuliner yang kita hasilkan dari perkebunan ada di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Sudiyanto menyambut baik juga berterima kasih kepada para pengiat dan pelaku usaha yang punya pemikiran bagus untuk memajukan Sintang melalui agrowisata. Menurutnya, gagasan dan ide seperti ini patut dikembangkan. “Sekarang ini masyarakat selalu berpikir bagaimana mengeksploitasi alam. Kenapa kita tidak melakukan konsep lestari bagaimana alam terjaga, masyarakat sejahtera dengan memanfaatkan alam menjadi nilai ekonomis untuk manusia,” katanya.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19 di Pilkades

Agrowisata ini, tambah Sudiyanto, bisa menonjolkan apa yang menjadi daya tarik di Kabupaten Sintang. Dengan munculnya pengiat dan pelaku usaha di bidang agrowisata, ia harap Sintang mampu memunculkan varian buah-buahan yang lain untuk diproduksi dan dijual sendiri. Sehingga tidak ketergantungan dengan buah yang didatangkan dari luar daerah.

“Kita mampu menarik minat rekan rekan yang lain ikut serta memajukan Sintang melalui agrowisata. Serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Sintang kedepannya,” pungkasnya. (ris)

SINTANG – Para pelaku bisnis agrowisata sedang berupaya memajukan pariwisata di Bumi Senentang. Berharap dapat menciptakan multiplier effect pada perekonomian dan penciptaan lapangan kerja.

Sejauh ini yang sudah terdata 8 usaha yang akan mengembangkan agrowisata di Kabupaten Sintang. Seperti Agrowisata Taman Kedah Tempunak, Cu Keling Kumang, Agrowisata Bandara, Agrowisata Tatum, Agrowisata Jambu Kristal, Agrowisata Rumah Kopi, Agrowisata Kebun Edukasi, Senentang Agro.

Para pelaku usaha di bidang agrowisata ini pun bertemu dan bertukar pikiran untuk mengembangkan lagi usaha dan sektor penunjangnya. Penggagas pertemuan itu, Juwita mengatakan, agenda tersebut adalah yang pertama kalinya diadakan. Ia mengatakan, hal tersebut menunjukkan energi baru bagi para pelaku usaha bidang agrowisata di Sintang untuk meningkatkan kembali usahanya.

“Kita masih mengembangkan di bidang perkebunan dan pertanian. Sehingga di Sintang mampu memproduksi hasil perkebunan sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Optimalkan Desa Antisipasi Penularan Covid-19

Sementara itu, Yohana Tamara Yunisa

dari Keling Kumang Agrowisata mengatakan, agenda ini merupakan kesempatan untuk berdiskusi untuk memajukan pariwisata di Sintang melalui agrowisata. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menarik minat anak anak muda untuk melihat peluang yang ada di Sintang dari sektor perkebunan.

“Saya berharap dengan munculnya pengiat dan pelaku usaha agrowisata di Sintang ini, kita mampu mengembangkan dan berkolaborasi dengan sektor lain. Seperti sektor pendukung sarana transportasi untuk paket wisata. Sekaligus bisa mengenal kuliner yang kita hasilkan dari perkebunan ada di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Sudiyanto menyambut baik juga berterima kasih kepada para pengiat dan pelaku usaha yang punya pemikiran bagus untuk memajukan Sintang melalui agrowisata. Menurutnya, gagasan dan ide seperti ini patut dikembangkan. “Sekarang ini masyarakat selalu berpikir bagaimana mengeksploitasi alam. Kenapa kita tidak melakukan konsep lestari bagaimana alam terjaga, masyarakat sejahtera dengan memanfaatkan alam menjadi nilai ekonomis untuk manusia,” katanya.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19 di Pilkades

Agrowisata ini, tambah Sudiyanto, bisa menonjolkan apa yang menjadi daya tarik di Kabupaten Sintang. Dengan munculnya pengiat dan pelaku usaha di bidang agrowisata, ia harap Sintang mampu memunculkan varian buah-buahan yang lain untuk diproduksi dan dijual sendiri. Sehingga tidak ketergantungan dengan buah yang didatangkan dari luar daerah.

“Kita mampu menarik minat rekan rekan yang lain ikut serta memajukan Sintang melalui agrowisata. Serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Sintang kedepannya,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/