alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Ajak Media Awasi Pembangunan Daerah

SINTANG — Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang menggelar Media Gathering di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, pada Rabu, (20/7).

Mewakili Bupati Sintang, Staff Ahli Bupati bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan Selimin, menyampaikan bahwa hidup di era digitalisasi, suatu jaman dimana pemanfaatan teknologi internet begitu masif dan dominan.

“Di Indonesia, tercatat 73 persen orang Indonesia sudah terhubung dengan internet. Bahkan ada 63 persen orang Indonesia memanfaatkan media sosial dalam menjalankan komunikasi sosialnya saat ini, ” terang Selimin.

Lanjutnya, hal ini membawa dampak yang sangat serius karena masih ada pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan literasi digital termasuk di Kabupaten Sintang. Konten negatif masih bermunculan, kejahatan di ruang digital terus meningkat, penyebaran hoax juga meluas, paham radikalisme dan intoleransi masih ada di ruang digital dan sebagainya.

Baca Juga :  Bupati Sintang Jenguk Pasien Suspect di RSUD

“Pada tanggal 20 Mei 2021, Bapak Presiden Joko Widodo melaunching program literasi digital nasional. Tujuan akhirnya yaitu Indonesia makin cakap digital. Cakap digital itu bukan hanya memahami penggunaan teknologi digital secara baik, tetapi mampu memanfaatkannya untuk lebih produktif, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh pelaku pembangunan daerah, khususnya para awak media massa di Kabupaten Sintang, untuk dapat mendukung suksesnya program literasi digital nasional. Media massa sebagai pelaku yang melaksanakan fungsi edukasi kepada masyarakat, diharapkan dapat memberikan informasi dan berita yang positif, mendidik dan bermanfaat kepada masyarakat.

“Media massa harus terlibat aktif mengedukasi masyarakat untuk semakin cakap digital, seperti dapat memilah dan memilih konten-konten yang negatif di internet dan media sosial. Para insan media massa juga harus selalu mencegah dan minimalisir penyebaran berita dan informasi bohong di tengah masyarakat Kabupaten Sintang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Banjir Melanda Kayan Hilir

Selain itu, ia juga berharap peran nyata awak media massa semakin memperkuat peran kontrol sosial, yaitu menyediakan ruang atau waktu untuk membangun kesadaran masyarakat berpartisipasi dalam mengawasi penyelenggaraan pembangunan daerah. Hal ini sangat penting dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Sintang.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan media gathering pada hari ini. Semoga silaturahmi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan para awak media massa semakin kuat dan bermanfaat. Saya minta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang dapat menfasilitasi sinergi dan kerjasama pemda dengan awak media massa di Kabupaten Sintang,” tutupnya. (var)

SINTANG — Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang menggelar Media Gathering di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, pada Rabu, (20/7).

Mewakili Bupati Sintang, Staff Ahli Bupati bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan Selimin, menyampaikan bahwa hidup di era digitalisasi, suatu jaman dimana pemanfaatan teknologi internet begitu masif dan dominan.

“Di Indonesia, tercatat 73 persen orang Indonesia sudah terhubung dengan internet. Bahkan ada 63 persen orang Indonesia memanfaatkan media sosial dalam menjalankan komunikasi sosialnya saat ini, ” terang Selimin.

Lanjutnya, hal ini membawa dampak yang sangat serius karena masih ada pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan literasi digital termasuk di Kabupaten Sintang. Konten negatif masih bermunculan, kejahatan di ruang digital terus meningkat, penyebaran hoax juga meluas, paham radikalisme dan intoleransi masih ada di ruang digital dan sebagainya.

Baca Juga :  Bupati Sintang Jenguk Pasien Suspect di RSUD

“Pada tanggal 20 Mei 2021, Bapak Presiden Joko Widodo melaunching program literasi digital nasional. Tujuan akhirnya yaitu Indonesia makin cakap digital. Cakap digital itu bukan hanya memahami penggunaan teknologi digital secara baik, tetapi mampu memanfaatkannya untuk lebih produktif, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh pelaku pembangunan daerah, khususnya para awak media massa di Kabupaten Sintang, untuk dapat mendukung suksesnya program literasi digital nasional. Media massa sebagai pelaku yang melaksanakan fungsi edukasi kepada masyarakat, diharapkan dapat memberikan informasi dan berita yang positif, mendidik dan bermanfaat kepada masyarakat.

“Media massa harus terlibat aktif mengedukasi masyarakat untuk semakin cakap digital, seperti dapat memilah dan memilih konten-konten yang negatif di internet dan media sosial. Para insan media massa juga harus selalu mencegah dan minimalisir penyebaran berita dan informasi bohong di tengah masyarakat Kabupaten Sintang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Minta Produk Rotan-Bembang Dikemas Inovatif

Selain itu, ia juga berharap peran nyata awak media massa semakin memperkuat peran kontrol sosial, yaitu menyediakan ruang atau waktu untuk membangun kesadaran masyarakat berpartisipasi dalam mengawasi penyelenggaraan pembangunan daerah. Hal ini sangat penting dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Sintang.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan media gathering pada hari ini. Semoga silaturahmi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan para awak media massa semakin kuat dan bermanfaat. Saya minta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang dapat menfasilitasi sinergi dan kerjasama pemda dengan awak media massa di Kabupaten Sintang,” tutupnya. (var)

Most Read

Artikel Terbaru

/