alexametrics
24.4 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Rusun Bakal Jadi Tempat Isolasi Tambahan

SINTANG- Rumah Susun (rusun ) milik Pemerintah Kabupaten Sintang yang terletak di Belakang RSUD Ade.M.Djoen Sintang jalan oevang oeray bakal jadi alternatif tambahan untuk tempat isolasi pasien Covid 19 hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linuh pada media ini Rabu,(21/10) di Sintang.

Dipilihnya Rusun tersebut untuk jadi ruang isolasi tambahan pasien covid 19 ,lantaran Ruang isolasi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rujukan Ade M Djoen Sintang penuh.

“Saat ini ruang isolasi penuh. sebanyak 69 orang pasien pasien COVID-19 Sintang yang dirawat , 2 dari Kabupaten Melawi,” bebernya.

Dijelaskan Sinto bahwa , sebagian besar pasien COVID-19 yang dirawat merupakan klaster keluarga.

Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Bumi Senentang semakin meningkatknya,sebab itu Sinto mengimbau masyarakat
selalu untuk selalu menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan jaga jarak. Serta selalu mencuci tangan, makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan.

Baca Juga :  Keenam Peladang Dituntut 6 Bulan Penjara

“Kedepankan dan disiplin protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Terutama 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” tegasnya.

Sebelumnya Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang yang juga Penjabat Sementara Bupati Sintang Ir. Florentinus Anum, M. Si meninjau rumah susun RSUD Rujukan AM Djoen Sintang.
Peninjauan dua gedung tersebut dilakukan untuk antisipasi jika Ruang Isolasi Mandiri (RIM) RSUD Rujukan tidak mampu menampung pasien covid-19 yang terus bertambah. RIM yang memiliki kapasitas 71 tempat tidur sudah terisi sebanyak 57 pasien dan tersisa 14 tempat tidur. Hasil peninjauan tersebut, Pemkab Sintang akan segera menyiapkan rumah susun RSUD AM Djoen sebagai alternatif pertama jika RIM terisi semua.
Usai meninjau dua gedung tersebut, Florentinus Anum kepada awak media menjelaskan bahwa Pemkab Sintang bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang sangat serius menangani penyebaran virus corona.

Baca Juga :  183 Gardu Menyala, 23.565 Pelanggan Terdampak Banjir Kalbar Kembali Teraliri Listrik

“hari ini kita mengunjungi rumah sakit dimana sebanyak 54 pasien dirawat di Ruang Isolasi Mandiri (RIM) dan 3 pasien dirawat di Ruang Isolasi Khusus (RIK) RSUD Rujukan AM Djoen Sintang. Jadi yang sedang dirawat saat ini ada 57 dan angka 57 pasien itu merupakan angka yang tinggi bagi Kabupaten Sintang, meskipun ada 2 pasien asal Kabupaten Melawi. Ini memerlukan perhatian dan penanganan khusus terhadap pasien covid-19 ini” Florentinus Anum.(*)

SINTANG- Rumah Susun (rusun ) milik Pemerintah Kabupaten Sintang yang terletak di Belakang RSUD Ade.M.Djoen Sintang jalan oevang oeray bakal jadi alternatif tambahan untuk tempat isolasi pasien Covid 19 hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linuh pada media ini Rabu,(21/10) di Sintang.

Dipilihnya Rusun tersebut untuk jadi ruang isolasi tambahan pasien covid 19 ,lantaran Ruang isolasi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rujukan Ade M Djoen Sintang penuh.

“Saat ini ruang isolasi penuh. sebanyak 69 orang pasien pasien COVID-19 Sintang yang dirawat , 2 dari Kabupaten Melawi,” bebernya.

Dijelaskan Sinto bahwa , sebagian besar pasien COVID-19 yang dirawat merupakan klaster keluarga.

Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Bumi Senentang semakin meningkatknya,sebab itu Sinto mengimbau masyarakat
selalu untuk selalu menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan jaga jarak. Serta selalu mencuci tangan, makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan.

Baca Juga :  Bagikan Masker kepada Pengendara Sepeda Motor

“Kedepankan dan disiplin protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Terutama 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” tegasnya.

Sebelumnya Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang yang juga Penjabat Sementara Bupati Sintang Ir. Florentinus Anum, M. Si meninjau rumah susun RSUD Rujukan AM Djoen Sintang.
Peninjauan dua gedung tersebut dilakukan untuk antisipasi jika Ruang Isolasi Mandiri (RIM) RSUD Rujukan tidak mampu menampung pasien covid-19 yang terus bertambah. RIM yang memiliki kapasitas 71 tempat tidur sudah terisi sebanyak 57 pasien dan tersisa 14 tempat tidur. Hasil peninjauan tersebut, Pemkab Sintang akan segera menyiapkan rumah susun RSUD AM Djoen sebagai alternatif pertama jika RIM terisi semua.
Usai meninjau dua gedung tersebut, Florentinus Anum kepada awak media menjelaskan bahwa Pemkab Sintang bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang sangat serius menangani penyebaran virus corona.

Baca Juga :  Keenam Peladang Dituntut 6 Bulan Penjara

“hari ini kita mengunjungi rumah sakit dimana sebanyak 54 pasien dirawat di Ruang Isolasi Mandiri (RIM) dan 3 pasien dirawat di Ruang Isolasi Khusus (RIK) RSUD Rujukan AM Djoen Sintang. Jadi yang sedang dirawat saat ini ada 57 dan angka 57 pasien itu merupakan angka yang tinggi bagi Kabupaten Sintang, meskipun ada 2 pasien asal Kabupaten Melawi. Ini memerlukan perhatian dan penanganan khusus terhadap pasien covid-19 ini” Florentinus Anum.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/