alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Kebakaran Di Nanga Pari Hanguskan 7 Rumah

SINTANG – Kebakaran terjadi di Desa Nanga Pari KM 62, Kecamatan Sepauk, pada Minggu (21/3) pukul 15.00 WIB. Kejadian tersebut menghanguskan 7 rumah warga.

Sementara ini, api diduga berasal dari kompor gas yang berada di rumah Kesno. Karena jauhnya tempat kejadian kebakaran dengan markas pemadam kebakaran, ditambah dengan hembusan angin dan minimnya alat pemadam kebakaran, api pun merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Saat ini, satu lansia bernama Patus Sandi yang menjadi korban dengan luka bakar lebih dari 50 persen di sekujur tubuhnya sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Bupati Sintang, Jarot Winarno usai mengunjungi korban kebakaran mengucapkan turut prihatin dan berduka cita atas kejadian tersebut. Ia meminta tim dari Kecamatan, BPBD, dan Dinas Sosial segera mengambil tindakan. “Untuk memastikan kebakaran ini persisnya seperti apa. Juga membawa bantuan sementara seperti sembako dan selimut,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Sekolah di SintangTewas Ditusuk

Ia juga meminta Camat dan Kepala Desa setempat untuk segera mengurus administrasi agar korban kebakaran bisa diberi bantuan sosial. Jarot pun memastikan bahwa korban kebakaran yang dirawat akan digratiskan biaya pengobatannya.

“Setiap kejadian luar biasa, kegawatdaruratan yang menimpa masyarakat, dapat meminta bantuan,” pungkasnya. (ris)

SINTANG – Kebakaran terjadi di Desa Nanga Pari KM 62, Kecamatan Sepauk, pada Minggu (21/3) pukul 15.00 WIB. Kejadian tersebut menghanguskan 7 rumah warga.

Sementara ini, api diduga berasal dari kompor gas yang berada di rumah Kesno. Karena jauhnya tempat kejadian kebakaran dengan markas pemadam kebakaran, ditambah dengan hembusan angin dan minimnya alat pemadam kebakaran, api pun merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Saat ini, satu lansia bernama Patus Sandi yang menjadi korban dengan luka bakar lebih dari 50 persen di sekujur tubuhnya sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Bupati Sintang, Jarot Winarno usai mengunjungi korban kebakaran mengucapkan turut prihatin dan berduka cita atas kejadian tersebut. Ia meminta tim dari Kecamatan, BPBD, dan Dinas Sosial segera mengambil tindakan. “Untuk memastikan kebakaran ini persisnya seperti apa. Juga membawa bantuan sementara seperti sembako dan selimut,” ujarnya.

Baca Juga :  Pastikan OPD dan ASN Disiplin Prokes

Ia juga meminta Camat dan Kepala Desa setempat untuk segera mengurus administrasi agar korban kebakaran bisa diberi bantuan sosial. Jarot pun memastikan bahwa korban kebakaran yang dirawat akan digratiskan biaya pengobatannya.

“Setiap kejadian luar biasa, kegawatdaruratan yang menimpa masyarakat, dapat meminta bantuan,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Sergap Lewat Sayap

Mahasiswa Siap Kepung Istana Negara

Seluruh Klub Inggris Mundur

Artikel Terbaru

/