alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Jadi Simbol Memperteguh Religiusitas

SINTANG – Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan diresmikan. Keberadaan gereja tersebut diharapkan mampu menjadi simbol memperteguh religiusitas di Bumi Senentang.

Penjabatsementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum, bersama Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap meresmikan gedung gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan. Ditandai dengan pembukaan kain pelang nama dan penandatangan prasasti oleh Pjs. Bupati dan Uskup Sintang, serta pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang Yosepha Hasnah.

Pjs. Bupati Florentinus Anum menyampaikan, Pemkab Sintang selalu mendukung pembangunan sarana ibadah, dalam rangka memperkuat iman dan moral masyarakat. “Gereja harus menjadi tempat membangun moral dan iman umat Katolik. Saya melihat, pertumbuhan gereja di Kabupaten Sintang secara kuantitas belum mampu memenuhi harapan kita seiring pertumbuhan umat. Masih banyak umat yang belum memiliki gereja. Keberadaan gereja juga diharapkan menjadi sarana menumbuhkan sikap toleransi kepada sesama,” ujarnya.

Baca Juga :  Tanggapi 7 Rekomendasi dari RSUD

Di Pandan, kata Anum, akan terjadi perkembangan yang cukup pesat terkait dengan ekonomi dan pembangunan. Karena, dia menambahkan, dekat dengan Bandara Tebelian. “Kami yakin bahwa daerah Pandan ini kedepannya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Untuk itu, keberadaan gereja yang representatif sangat dibutuhkan di kota yang akan tumbuh ini. Dengan demikian, kita perlu adanya gereja yang besar dan megah.  Ini sejalan dengan umat beragama lain di Sintang yang juga berlomba-lomba membangun sarana ibadah yang megah dan besar.  Apa yang umat Katolik lakukan di sini, adalah juga dukungan kepada Pemkab Sintang dalam terus mendorong masyarakat yang semakin religius,” ungkapnya.

Di tengah itu, Anum juga mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Mari kita juga selalu menggunakan masker sebagai tanda kita menghargai kesehatan kita sendiri dan orang lain. Dalam keluarga juga perlu menjalankan protokol dengan baik. Karena data Pemkab Sintang, 80 persen kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Perketat Pengamanan Menjelang Pelaksanaan Pilkada, Tak Lupa Ingatkan Prokes

Pastor Paroki Keluarga Kudus Romo Sabinus Amir menjelaskan bahwa luas bangunan gereja Katolik Keluarga Kudus Pandan mencapai 640 meter persegi atau 32×20 meter. “Biaya yang dihabiskan untuk pembangunan gereja adalah 3.7 miliar yang berasal dari Pemprov Kalbar, Pemkab Sintang, dan donator bersama umat. Ada juga yang membantu dalam bentuk material seperti batu, semen dan pasir,” ujarnya. (ris)

SINTANG – Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan diresmikan. Keberadaan gereja tersebut diharapkan mampu menjadi simbol memperteguh religiusitas di Bumi Senentang.

Penjabatsementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum, bersama Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap meresmikan gedung gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan. Ditandai dengan pembukaan kain pelang nama dan penandatangan prasasti oleh Pjs. Bupati dan Uskup Sintang, serta pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang Yosepha Hasnah.

Pjs. Bupati Florentinus Anum menyampaikan, Pemkab Sintang selalu mendukung pembangunan sarana ibadah, dalam rangka memperkuat iman dan moral masyarakat. “Gereja harus menjadi tempat membangun moral dan iman umat Katolik. Saya melihat, pertumbuhan gereja di Kabupaten Sintang secara kuantitas belum mampu memenuhi harapan kita seiring pertumbuhan umat. Masih banyak umat yang belum memiliki gereja. Keberadaan gereja juga diharapkan menjadi sarana menumbuhkan sikap toleransi kepada sesama,” ujarnya.

Baca Juga :  Perketat Pengamanan Menjelang Pelaksanaan Pilkada, Tak Lupa Ingatkan Prokes

Di Pandan, kata Anum, akan terjadi perkembangan yang cukup pesat terkait dengan ekonomi dan pembangunan. Karena, dia menambahkan, dekat dengan Bandara Tebelian. “Kami yakin bahwa daerah Pandan ini kedepannya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Untuk itu, keberadaan gereja yang representatif sangat dibutuhkan di kota yang akan tumbuh ini. Dengan demikian, kita perlu adanya gereja yang besar dan megah.  Ini sejalan dengan umat beragama lain di Sintang yang juga berlomba-lomba membangun sarana ibadah yang megah dan besar.  Apa yang umat Katolik lakukan di sini, adalah juga dukungan kepada Pemkab Sintang dalam terus mendorong masyarakat yang semakin religius,” ungkapnya.

Di tengah itu, Anum juga mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Mari kita juga selalu menggunakan masker sebagai tanda kita menghargai kesehatan kita sendiri dan orang lain. Dalam keluarga juga perlu menjalankan protokol dengan baik. Karena data Pemkab Sintang, 80 persen kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster keluarga,” katanya.

Baca Juga :  TKI 68 Tahun Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Pastor Paroki Keluarga Kudus Romo Sabinus Amir menjelaskan bahwa luas bangunan gereja Katolik Keluarga Kudus Pandan mencapai 640 meter persegi atau 32×20 meter. “Biaya yang dihabiskan untuk pembangunan gereja adalah 3.7 miliar yang berasal dari Pemprov Kalbar, Pemkab Sintang, dan donator bersama umat. Ada juga yang membantu dalam bentuk material seperti batu, semen dan pasir,” ujarnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/