alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Tertib Buang Sampah di TPS Sesuai Jadwal

SINTANG-Ditengah keterbatasan pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang, pemerintah berharap agar masyarakat bisa tertib dalam membuang sampah sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Agar sampah tidak tertimbun di Tempat Penampungan Sementara (TPS), Senin (22/2).

Produksi sampah di Bumi Senentang, menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sintang, mencapai 338,86 ton perhari. Rasio penanganan sampah jika diukur se-Kabupaten Sintang hanya mencapai 37,5 persen. Sedangkan rasio sampah yang dapat tertangani di Kecamatan Sintang mencapai 77,3 persen.

Selain belum optimalnya penanganan sampah di Sintang, tumpukan sampah di TPS-TPS juga yang berada di bahu jalan juga menjadi soal tersendiri. Karena menyebabkan polusi udara dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  Warga Sintang Akan Memiliki Waterfront Sebagai Icon Kota

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Dinas LH Kabupaten Sintang, Nurfajriansah sebabkan oleh tidak tertibnya masyarakat membuang sampah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Dia menjelaskan, dalam Perbup No. 54 tahun 2017 telah mengatur bahwa membuang sampah di TPS dijadwalkan pada pukul 5 sore sampai dengan pukul 6 pagi. “Pengangkutan sampah dari TPS ke TPA dimulai jam 6 pagi. Jadi jika masyarakat membuang sampah ke TPS melewati jadwal yang sudah diatur, sampah itu jadi tidak terangkut,” ujarnya.

Nurfajriansah mengatakan, jika masyarakat tertib mengikuti jadwal membuang sampah ke TPS, tumpukan-tumpukan sampah di TPS bisa diminimalisir. (ris)

SINTANG-Ditengah keterbatasan pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang, pemerintah berharap agar masyarakat bisa tertib dalam membuang sampah sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Agar sampah tidak tertimbun di Tempat Penampungan Sementara (TPS), Senin (22/2).

Produksi sampah di Bumi Senentang, menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sintang, mencapai 338,86 ton perhari. Rasio penanganan sampah jika diukur se-Kabupaten Sintang hanya mencapai 37,5 persen. Sedangkan rasio sampah yang dapat tertangani di Kecamatan Sintang mencapai 77,3 persen.

Selain belum optimalnya penanganan sampah di Sintang, tumpukan sampah di TPS-TPS juga yang berada di bahu jalan juga menjadi soal tersendiri. Karena menyebabkan polusi udara dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  Warga Sintang Akan Memiliki Waterfront Sebagai Icon Kota

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Dinas LH Kabupaten Sintang, Nurfajriansah sebabkan oleh tidak tertibnya masyarakat membuang sampah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Dia menjelaskan, dalam Perbup No. 54 tahun 2017 telah mengatur bahwa membuang sampah di TPS dijadwalkan pada pukul 5 sore sampai dengan pukul 6 pagi. “Pengangkutan sampah dari TPS ke TPA dimulai jam 6 pagi. Jadi jika masyarakat membuang sampah ke TPS melewati jadwal yang sudah diatur, sampah itu jadi tidak terangkut,” ujarnya.

Nurfajriansah mengatakan, jika masyarakat tertib mengikuti jadwal membuang sampah ke TPS, tumpukan-tumpukan sampah di TPS bisa diminimalisir. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/