alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Sekolah

NANGA PINOH-Mengingat Kabupaten Melawi sudah termasuk dalam resiko rendah penyebaran Covid-19 (zona kuning), Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) memutuskan untuk mulai melakukan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Keputusan itu keluar melalui Surat Edaran Bupati Melawi nomor: 421/117/DIKBUD, tanggal 18 Februari 2021 tentang kebijakan dilaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah tetap perlu dihindari. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin para murid dan guru menerapkan protokol kesehatan saat belajar mengajar di sekolah, Sat Binmas Polres Melawi menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (23/2). Selain Polres Melawi, unsur Pemkab Melawi seperti Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan juga dilibatkan dalam FGD ini.

Baca Juga :  Tumbuhkan Kesadaran, Lestarikan Air

Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto dalam sambutannya menyampaikan, di tengah pandemi Covid-19, semua kalangan harus taat dan disiplin protokol kesehatan  untuk mencegah dan menangkal virus corona. “Termasuk saat di lingkungan sekolah, sekolah harus bisa menjadi acuan dan contoh dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan. Walaupun dilaksanakan tatap muka jika sekolah sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan, insyaallah tidak ada kluster dunia pendidikan di sini,” harapnya.

Sigit menilai, di tengah pandemi yang terus melonjak, dunia pendidikan tetap harus mendapatkan perhatian lebih. Agar tidak berdampak buruk bagi generasi penerus bangsa dan pembelajaran yang efektif terus didapat oleh siswa-siswi. “Sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Melawi ini terus meningkat walaupun ditengah pandemi,” tuturnya.

Baca Juga :  Wacanakan Satgas RT se-Kalbar

Sigit menitipkan pesan agar siswa-siswi dan tenaga pendidik tetap selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan saat berada di sekolah maupun di luar sekolah. (ris)

NANGA PINOH-Mengingat Kabupaten Melawi sudah termasuk dalam resiko rendah penyebaran Covid-19 (zona kuning), Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) memutuskan untuk mulai melakukan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Keputusan itu keluar melalui Surat Edaran Bupati Melawi nomor: 421/117/DIKBUD, tanggal 18 Februari 2021 tentang kebijakan dilaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah tetap perlu dihindari. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin para murid dan guru menerapkan protokol kesehatan saat belajar mengajar di sekolah, Sat Binmas Polres Melawi menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (23/2). Selain Polres Melawi, unsur Pemkab Melawi seperti Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan juga dilibatkan dalam FGD ini.

Baca Juga :  Targetkan Zona Kuning Sebelum Pemungutan Suara

Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto dalam sambutannya menyampaikan, di tengah pandemi Covid-19, semua kalangan harus taat dan disiplin protokol kesehatan  untuk mencegah dan menangkal virus corona. “Termasuk saat di lingkungan sekolah, sekolah harus bisa menjadi acuan dan contoh dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan. Walaupun dilaksanakan tatap muka jika sekolah sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan, insyaallah tidak ada kluster dunia pendidikan di sini,” harapnya.

Sigit menilai, di tengah pandemi yang terus melonjak, dunia pendidikan tetap harus mendapatkan perhatian lebih. Agar tidak berdampak buruk bagi generasi penerus bangsa dan pembelajaran yang efektif terus didapat oleh siswa-siswi. “Sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Melawi ini terus meningkat walaupun ditengah pandemi,” tuturnya.

Baca Juga :  Komit Terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Sigit menitipkan pesan agar siswa-siswi dan tenaga pendidik tetap selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan saat berada di sekolah maupun di luar sekolah. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/