alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Rancang RKPD Tahun 2022

SINTANG-Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sintang, Yosepha Hasnah, membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sintang tahun 2022, di Pendopo Bupati Sintang. Rabu (24/2).

Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa forum konsultasi publik merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah serta tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah. Pada pasal 80 ayat 1 disebutkan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan. “Melalui forum konsultasi publik ini kita menjaring aspirasi para pemangku kepentingan, yang akan dibahas bersama kepala perangkat daerah,” ujarnya.

Diharapkan dengan diadakannya forum tersebut, diperoleh masukan dan saran terhadap prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2022. Tindaklanjutnya ialah akan dijadikan bahan dalam penyusunan rancangan RKPD dan rancangan rencana kerja (renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang tahun 2022.

Baca Juga :  Jarot Beberkan Berbagai Pencapaian

“Dalam penyusunan RKPD Kabupaten Sintang tahun 2022, kita harus mengacu pada visi, misi dan program kepala daerah terpilih. Dengan memperhatikan RPJMN 2021-2024, RPJPD 2005-2025, RPJMD teknokratik dan KLHS RPJMD serta berpedoman pada Kepmendagri No. 050-3708 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah,” tambahnya.

Di dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022 ini, Yosepha Hasnah meminta kepala OPD agar fokus dan terarah. Sehingga rencana pembangunan pada tahun 2922 dapat tercapai sesuai dengan progres pembangunan dalam RPJMD tahun 2021-2026.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang pada tahun 2020 berada di kelompok sedang dengan angka 66,88. Berada di 7 besar IPM tertinggi, namun masih berada di bawah IPM Provinsi Kalbar.

Baca Juga :  Saling Bantu Lewati Jalan Rusak

Namun tahun 2019, perekonomian Kabupaten Sintang mengalami perlambatan. Sedangkan 3 kelompok terbesar penyusun struktur ekonomi Kabupaten Sintang adalah sektor pertanian, perdagangan, dan konstruksi. Persentase kemiskinan Kabupaten Sintang pada Maret 2020 sebesar 9,27 persen atau menurun 0,38 persen dibandingkan Maret 2019.

Kondisi tersebut belum menggambarkan dampak pandemi COVID-19. Hingga Agustus 2020, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sintang 4,5 persen berada pada posisi ke-6 terbesar di Kalimantan Barat.

“Hingga yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2022 adalah peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, percepatan pemulihan ekonomi, dan Sintang berkelanjutan,” pungkas Kartiyus.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward, perwakilan unsur Forkopimda lainnya, Rektor Unka Sintang Antonius, Kepala BPS Kabupaten Sintang, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sintang, Camat se-Kabupaten Sintang dan unsur-unsur terkait lainnya. (ris)

SINTANG-Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sintang, Yosepha Hasnah, membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sintang tahun 2022, di Pendopo Bupati Sintang. Rabu (24/2).

Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa forum konsultasi publik merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah serta tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah. Pada pasal 80 ayat 1 disebutkan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan. “Melalui forum konsultasi publik ini kita menjaring aspirasi para pemangku kepentingan, yang akan dibahas bersama kepala perangkat daerah,” ujarnya.

Diharapkan dengan diadakannya forum tersebut, diperoleh masukan dan saran terhadap prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2022. Tindaklanjutnya ialah akan dijadikan bahan dalam penyusunan rancangan RKPD dan rancangan rencana kerja (renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang tahun 2022.

Baca Juga :  Belum Ada Perintah Tarik Fasilitas (Alm) Sudiyanto

“Dalam penyusunan RKPD Kabupaten Sintang tahun 2022, kita harus mengacu pada visi, misi dan program kepala daerah terpilih. Dengan memperhatikan RPJMN 2021-2024, RPJPD 2005-2025, RPJMD teknokratik dan KLHS RPJMD serta berpedoman pada Kepmendagri No. 050-3708 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah,” tambahnya.

Di dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022 ini, Yosepha Hasnah meminta kepala OPD agar fokus dan terarah. Sehingga rencana pembangunan pada tahun 2922 dapat tercapai sesuai dengan progres pembangunan dalam RPJMD tahun 2021-2026.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang pada tahun 2020 berada di kelompok sedang dengan angka 66,88. Berada di 7 besar IPM tertinggi, namun masih berada di bawah IPM Provinsi Kalbar.

Baca Juga :  Teman Tega Bunuh Teman

Namun tahun 2019, perekonomian Kabupaten Sintang mengalami perlambatan. Sedangkan 3 kelompok terbesar penyusun struktur ekonomi Kabupaten Sintang adalah sektor pertanian, perdagangan, dan konstruksi. Persentase kemiskinan Kabupaten Sintang pada Maret 2020 sebesar 9,27 persen atau menurun 0,38 persen dibandingkan Maret 2019.

Kondisi tersebut belum menggambarkan dampak pandemi COVID-19. Hingga Agustus 2020, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sintang 4,5 persen berada pada posisi ke-6 terbesar di Kalimantan Barat.

“Hingga yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2022 adalah peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, percepatan pemulihan ekonomi, dan Sintang berkelanjutan,” pungkas Kartiyus.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward, perwakilan unsur Forkopimda lainnya, Rektor Unka Sintang Antonius, Kepala BPS Kabupaten Sintang, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sintang, Camat se-Kabupaten Sintang dan unsur-unsur terkait lainnya. (ris)

Most Read

Protect Your Self!

Urus Perizinan Secara Online

Artikel Terbaru

/