alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Zona Merah, Melawi Perketat PPKM

NANGA PINOH-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi menggelar rapat koordinasi percepatan program vaksinasi di Aula Tribrata Polres Melawi. Diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam percepatan program vaksinasi maupun penanganan Covid-19.

Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa memimpin jalannya rapat ini. Di dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa rapat koordinasi dilaksanakan untuk mendiskusikan terkait evaluasi pelaksanaan program vaksinasi yang sudah dilaksanakan. Serta apa saja yang menjadi hambatan di lapangan. Serta rencana kerja yang harus dipersiapkan dalam rangka percepatan program vaksinasi.

Dadi berharap percepatan program vaksinasi bisa segera dilaksanakan. Dia juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi agar memperhatikan data dan pelaporan terkait vaksin. Agar data antara kabupaten, provinsi, dan nasional tersinkronisasi dengan baik. Sehingga diharapkan distribusi vaksin dari pusat maupun provinsi bisa lancar.

Baca Juga :  Perindah Tepian Kapuas, Sintang akan Bangun Waterfront

Terkait Kabupaten Melawi yang kini masuk dalam zona merah, Bupati meminta kepada Satgas Covid-19 untuk kembali fokus dalam penanganan serta pencegahan penularan Covid-19. “Satgas Covid-19 melalui BPBD telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan PPKM. Oleh karena itu saya berharap Satgas Covid-19 bisa langsung melaksanakan serta mengawasi pelaksanaan surat edaran tersebut di masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dadi kembali mengingatkan bahwa program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang kebal dan terbebas total dari Covid-19. Oleh karenanya, ia meminta pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5M dan dibarengi dengan 3T.

“Saya berharap Satgas untuk terus menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya 5M. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. Satgas juga harus mengawasi pelaksanaannya. Selain itu, saya berharap 3T, yakni tracing, testing, dan treatment harus lebih maksimal untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gelar Posyandu di Perbatasan

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto mengatakan dirinya bersama jajarannya siap mendukung penuh percepatan program vaksinasi di Kabupaten Melawi. Saat ini Polres Melawi terus berkoordinasi dengan Pemkab dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat.

“Kita akan dukung percepatan program vaksinasi di masyarakat. Seperti pembukaan sentra vaksinasi yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Serta melaksanakan vaksinasi keliling maupun door to door bersama tim vaksinasi Pemda,” ungkapnya.

Terkait status Zona Merah, Kapolres Melawi mengatakan Satgas Covid-19 akan lebih ketat lagi mengawasi aktivitas masyarakat khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.(ris)

NANGA PINOH-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi menggelar rapat koordinasi percepatan program vaksinasi di Aula Tribrata Polres Melawi. Diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam percepatan program vaksinasi maupun penanganan Covid-19.

Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa memimpin jalannya rapat ini. Di dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa rapat koordinasi dilaksanakan untuk mendiskusikan terkait evaluasi pelaksanaan program vaksinasi yang sudah dilaksanakan. Serta apa saja yang menjadi hambatan di lapangan. Serta rencana kerja yang harus dipersiapkan dalam rangka percepatan program vaksinasi.

Dadi berharap percepatan program vaksinasi bisa segera dilaksanakan. Dia juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi agar memperhatikan data dan pelaporan terkait vaksin. Agar data antara kabupaten, provinsi, dan nasional tersinkronisasi dengan baik. Sehingga diharapkan distribusi vaksin dari pusat maupun provinsi bisa lancar.

Baca Juga :  Perindah Tepian Kapuas, Sintang akan Bangun Waterfront

Terkait Kabupaten Melawi yang kini masuk dalam zona merah, Bupati meminta kepada Satgas Covid-19 untuk kembali fokus dalam penanganan serta pencegahan penularan Covid-19. “Satgas Covid-19 melalui BPBD telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan PPKM. Oleh karena itu saya berharap Satgas Covid-19 bisa langsung melaksanakan serta mengawasi pelaksanaan surat edaran tersebut di masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dadi kembali mengingatkan bahwa program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang kebal dan terbebas total dari Covid-19. Oleh karenanya, ia meminta pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5M dan dibarengi dengan 3T.

“Saya berharap Satgas untuk terus menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya 5M. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. Satgas juga harus mengawasi pelaksanaannya. Selain itu, saya berharap 3T, yakni tracing, testing, dan treatment harus lebih maksimal untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Siapkan Truk Angkut Warga

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto mengatakan dirinya bersama jajarannya siap mendukung penuh percepatan program vaksinasi di Kabupaten Melawi. Saat ini Polres Melawi terus berkoordinasi dengan Pemkab dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat.

“Kita akan dukung percepatan program vaksinasi di masyarakat. Seperti pembukaan sentra vaksinasi yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Serta melaksanakan vaksinasi keliling maupun door to door bersama tim vaksinasi Pemda,” ungkapnya.

Terkait status Zona Merah, Kapolres Melawi mengatakan Satgas Covid-19 akan lebih ketat lagi mengawasi aktivitas masyarakat khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.(ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/