alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Dorong Desa Punya Alat Pemadam Kebakaran

SEPAUK-Kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Segak, Kecamatan Sepauk, KM 68 beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun terjun langsung memantau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan, Senin (27/4).

Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto mengatakan, lokasi kebakaran berjarak lebih dari 100 KM dari Kota Sintang membuat pemadam kebakaran sulit mengakses lokasi kebakaran. Hingga akhirnya jajaran Pemkab Sintang memutuskan untuk mendatangi lokasi kebakaran pada Senin (27/4), untuk menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya.

Usai menyerahkan bantuan berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya, Sudiyanto mengatakan juga akan membantu korban kebakaran dalam mengurus kembali dokumen-dokumen yang hangus terbakar. “Pemerintah akan bantu, bersama pihak keamanan dan pihak desa dalam membantu mengurus surat-menyurat korban kebakaran,” ucapnya.

Baca Juga :  Yosepha Hasnah Jabat Plh Bupati

Dari kejadian ini, ia pun menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi kedepan. Terlebih lagi kebakaran ini merupakan kejadian ke-4 di Kecamatan Sepauk di tahun 2021. “Tingkatkan kewaspadaan kedepannya agar tidak lagi terjadi kebakaran seperti ini. Seperti perhatikan kabel-kabel listrik, gunakan yang standar SNI,” ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi jika kebakaran kembali terulang dan dapat ditangani dengan cepat, ia juga meminta desa-desa yang jauh dari markas pemadam kebakaran untuk untuk menyediakan alat pemadam kebakaran sederhana yang dibiayai oleh APBDes. Serta membentuk tim untuk memadamkan api di desa-desa.

“Paling tidak di setiap desa harus ada alat pemadam kebakaran, seperti jenis robin. Itu sebagai salah satu bentuk antisipasi. Juga dibentuk pemadam kebakaran sukarela tingkat desa yang dibentuk oleh desa. Seperti embung air,” ucapnya.

Baca Juga :  Hanya Dua Kecamatan di Sintang Nol Kasus Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang Setina yang juga ikut menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran tersebut mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa paket-paket sembako, peralatan makan, peralatan masak, selimut, dan pakaian layak pakai.

“Dengan bantuan ini, mereka tidak perlu berpikir lagi mau makan apa. Jadi setelah ini mereka bisa fokus untuk bangkit dari musibah ini,” pungkasnya. (ris)

SEPAUK-Kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Segak, Kecamatan Sepauk, KM 68 beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun terjun langsung memantau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan, Senin (27/4).

Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto mengatakan, lokasi kebakaran berjarak lebih dari 100 KM dari Kota Sintang membuat pemadam kebakaran sulit mengakses lokasi kebakaran. Hingga akhirnya jajaran Pemkab Sintang memutuskan untuk mendatangi lokasi kebakaran pada Senin (27/4), untuk menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya.

Usai menyerahkan bantuan berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya, Sudiyanto mengatakan juga akan membantu korban kebakaran dalam mengurus kembali dokumen-dokumen yang hangus terbakar. “Pemerintah akan bantu, bersama pihak keamanan dan pihak desa dalam membantu mengurus surat-menyurat korban kebakaran,” ucapnya.

Baca Juga :  Kebakaran Di Lereng Bukit Rentap

Dari kejadian ini, ia pun menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi kedepan. Terlebih lagi kebakaran ini merupakan kejadian ke-4 di Kecamatan Sepauk di tahun 2021. “Tingkatkan kewaspadaan kedepannya agar tidak lagi terjadi kebakaran seperti ini. Seperti perhatikan kabel-kabel listrik, gunakan yang standar SNI,” ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi jika kebakaran kembali terulang dan dapat ditangani dengan cepat, ia juga meminta desa-desa yang jauh dari markas pemadam kebakaran untuk untuk menyediakan alat pemadam kebakaran sederhana yang dibiayai oleh APBDes. Serta membentuk tim untuk memadamkan api di desa-desa.

“Paling tidak di setiap desa harus ada alat pemadam kebakaran, seperti jenis robin. Itu sebagai salah satu bentuk antisipasi. Juga dibentuk pemadam kebakaran sukarela tingkat desa yang dibentuk oleh desa. Seperti embung air,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelajar SMA Sintang Fasih Bahasa Jepang

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang Setina yang juga ikut menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran tersebut mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa paket-paket sembako, peralatan makan, peralatan masak, selimut, dan pakaian layak pakai.

“Dengan bantuan ini, mereka tidak perlu berpikir lagi mau makan apa. Jadi setelah ini mereka bisa fokus untuk bangkit dari musibah ini,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/