alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Bocah Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

NANGA SERAWAI-Saat tengah asik mandi di pinggir Sungai Melawi bersama kakaknya, bocah 4 tahun tenggelam dan terseret arus. Peristiwa naas itu terjadi di Dusun Nalai, Desa Talian Sahabung, Kecamatan Serawai, Sabtu (25/9) siang.

Kronologis kejadian pun dijelaskan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polres Sintang, Iptu Hariyanto. Dia mengatakan bahwa bocah perempuan yang menjadi korban tersebut bernama Risma, seorang anak berusia 4 tahun.

Kejadian tak diinginkan itu bermula ketika korban bersama kakaknya pergi ke tepi Sungai Melawi untuk mandi. Saat menyadari adik yang pergi bersamanya ke tepi sungai sudah tak ada, kakak korban pun berusaha untuk mencarinya. Namun setelah beberapa waktu melakukan pencarian, Risma tak kunjung ditemukan.

Baca Juga :  Mobil Oksigen Layani Masyarakat Yang Sesak Napas

Kakak dari bocah itu pun segera melaporkan ke keluarganya. Mendengar laporan itu, keluarganya pun sempat memutuskan untuk mencari di sekitar lokasi hilangnya Risma. Namun hasilnya nihil. Lalu pihak keluarga pun memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke pihak desa.

Kepolisian Sektor (Polsek) Serawai mendapat informasi tersebut dari informasi yang diteruskan oleh perangkat desa. “Kemudian pihak keluarga korban melaporkan kejadian ke perangkat desa yang selanjutnya diteruskan pada Polsek Serawai,” katanya.

Beberapa aparat kepolisian dari Polsek Serawai pun berangkat dari Nanga Serawai menuju desa tersebut dengan menempuh jalur sungai menggunakan speedboat. Begitu sampai, polisi langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi. Usai itu, dilakukan pencarian bersama masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Perlu Respon Cepat Lawan Penyebaran Hoaks

Pencarian sampai hari Minggu (26/9) tak membuahkan hasil. Baru pada Senin (27/9) pukul 09.00 Wib, Risma sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh warga yang sedang melintas di Jembatan Sungai Nyangai, Dusun Batu Punjung, Desa Begori, Kecamatan Serawai. “Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sejauh 2 kilometer dari lokasi tenggelam,” ujar Hariyanto.

Hariyanto pun mengatakan bahwa kejadian naas tersebut disebabkan oleh kelalaian dalam pengawasan. “Warga tenggelam yang ditemukan warga murni merupakan kejadian kelalaian orang dewasa yang kurang mengawasi anak-anaknya,” katanya. (ris)

NANGA SERAWAI-Saat tengah asik mandi di pinggir Sungai Melawi bersama kakaknya, bocah 4 tahun tenggelam dan terseret arus. Peristiwa naas itu terjadi di Dusun Nalai, Desa Talian Sahabung, Kecamatan Serawai, Sabtu (25/9) siang.

Kronologis kejadian pun dijelaskan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polres Sintang, Iptu Hariyanto. Dia mengatakan bahwa bocah perempuan yang menjadi korban tersebut bernama Risma, seorang anak berusia 4 tahun.

Kejadian tak diinginkan itu bermula ketika korban bersama kakaknya pergi ke tepi Sungai Melawi untuk mandi. Saat menyadari adik yang pergi bersamanya ke tepi sungai sudah tak ada, kakak korban pun berusaha untuk mencarinya. Namun setelah beberapa waktu melakukan pencarian, Risma tak kunjung ditemukan.

Baca Juga :  Pasien Covid 19 Meninggal di Sintang Bertambah

Kakak dari bocah itu pun segera melaporkan ke keluarganya. Mendengar laporan itu, keluarganya pun sempat memutuskan untuk mencari di sekitar lokasi hilangnya Risma. Namun hasilnya nihil. Lalu pihak keluarga pun memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke pihak desa.

Kepolisian Sektor (Polsek) Serawai mendapat informasi tersebut dari informasi yang diteruskan oleh perangkat desa. “Kemudian pihak keluarga korban melaporkan kejadian ke perangkat desa yang selanjutnya diteruskan pada Polsek Serawai,” katanya.

Beberapa aparat kepolisian dari Polsek Serawai pun berangkat dari Nanga Serawai menuju desa tersebut dengan menempuh jalur sungai menggunakan speedboat. Begitu sampai, polisi langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi. Usai itu, dilakukan pencarian bersama masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Longsor Bukit Matok, Jalan Raya Macet Total

Pencarian sampai hari Minggu (26/9) tak membuahkan hasil. Baru pada Senin (27/9) pukul 09.00 Wib, Risma sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh warga yang sedang melintas di Jembatan Sungai Nyangai, Dusun Batu Punjung, Desa Begori, Kecamatan Serawai. “Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sejauh 2 kilometer dari lokasi tenggelam,” ujar Hariyanto.

Hariyanto pun mengatakan bahwa kejadian naas tersebut disebabkan oleh kelalaian dalam pengawasan. “Warga tenggelam yang ditemukan warga murni merupakan kejadian kelalaian orang dewasa yang kurang mengawasi anak-anaknya,” katanya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/