alexametrics
32 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Tingakatkan Kewaspadaan Bantingsor

SINTANG- Wakil Bupati Sintang, Askiman mengingatkan jajaran Pemkab Sintang untuk waspada terhadap potensi terjadinya bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (Bantingsor), Kamis (28/1).

“Selain pandemi Covid-19, saat ini kita juga sedang diberikan ujian dan tantangan dalam tugas dengan terjadinya serangkaian musibah dan bencana. Baik di Kalimantan Barat maupun di Indonesia secara umum. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada semua pihak, pemerintah daerah, instansi vertikal maupun stakeholder terkait lainnya yang ada di Kalimantan Barat untuk selalu siaga dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana,” ujarnya.

Ia juga meminta pihak terkait untuk melakukan pendataan daerah rawan bencana. Serta memberikan informasi dini kepada masyarakat jika terjadi potensi bencana.

Baca Juga :  Laporkan Pemilik Manfaat

“Selalu persiapkan hal-hal yang diperlukan untuk memberikan bantuan dan pertolongan apabila terjadi bencana di wilayah Kalimantan Barat. Bencana alam yang mungkin akan terjadi memang tidak sepenuhnya bisa kita prediksi ataupun kita cegah. Namun respon, kepedulian, ketepatan dan kecepatan dalam mengambil keputusan dan tindakan pertolongan akan sangat berarti bagi siapapun yang menjadi korban bencana,” tambahnya.

Oleh karena itu, Askiman menegaskan, konsolidasi dan kesiapsiagaan bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, serta komunikasi dan koordinasi intensif antar semua pihak harus terus dijaga. Guna mengantisipasi segala kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan. (ris)

SINTANG- Wakil Bupati Sintang, Askiman mengingatkan jajaran Pemkab Sintang untuk waspada terhadap potensi terjadinya bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (Bantingsor), Kamis (28/1).

“Selain pandemi Covid-19, saat ini kita juga sedang diberikan ujian dan tantangan dalam tugas dengan terjadinya serangkaian musibah dan bencana. Baik di Kalimantan Barat maupun di Indonesia secara umum. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada semua pihak, pemerintah daerah, instansi vertikal maupun stakeholder terkait lainnya yang ada di Kalimantan Barat untuk selalu siaga dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana,” ujarnya.

Ia juga meminta pihak terkait untuk melakukan pendataan daerah rawan bencana. Serta memberikan informasi dini kepada masyarakat jika terjadi potensi bencana.

Baca Juga :  Tri Sarankan Masyarakat Untuk Daftar Jadi Peserta JKN-KIS

“Selalu persiapkan hal-hal yang diperlukan untuk memberikan bantuan dan pertolongan apabila terjadi bencana di wilayah Kalimantan Barat. Bencana alam yang mungkin akan terjadi memang tidak sepenuhnya bisa kita prediksi ataupun kita cegah. Namun respon, kepedulian, ketepatan dan kecepatan dalam mengambil keputusan dan tindakan pertolongan akan sangat berarti bagi siapapun yang menjadi korban bencana,” tambahnya.

Oleh karena itu, Askiman menegaskan, konsolidasi dan kesiapsiagaan bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, serta komunikasi dan koordinasi intensif antar semua pihak harus terus dijaga. Guna mengantisipasi segala kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/