alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

Evaluasi Kinerja BMN dan Standar Barang Standar Kebutuhan (SBSK) di Sintang

SINTANG – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak mengadakan survei lapangan dalam rangka Evaluasi Kinerja BMN dan Evaluasi Standar Barang Standar Kebutuhan (SBSK) pada empat Satuan Kerja (Satker) di wilayah Kabupaten Sintang pada Selasa-Jumat (22–25/6).

Survei lapangan dilaksanakan untuk memenuhi amanat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 349/KM.6/2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Evaluasi Kinerja BMN dan Surat Edaran Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor SE-3/KN/2019 tentang Tahapan Implementasi dan Mekanisme Perhitungan Nilai Indikator dan Prosedur Teknis Pelaksanaan Pengukuran Kinerja BMN. Kepmen tersebut menjelaskan bahwa pengelola barang melakukan evaluasi kinerja BMN sekurang-kurangnya satu kali dalam lima tahun serta berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 172/PMK.06/2020 tentang Standar Barang Standar Kebutuhan BMN untuk menunjang upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas BMN.

Evaluasi Kinerja BMN merupakan kegiatan evaluasi dengan tujuan untuk mengukur performa/kinerja BMN, untuk selanjutnya dibuat langkah-langkah strategis dalam rangka efisiensi, efektivitas dan optimalisasi pengelolaan BMN. Sedangkan SBSK merupakan batas tertinggi yang menjadi pedoman bagi Pengguna Barang/Kuasa Pengguna Barang dalam menyusun perencanaan kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan BMN berupa tanah dan/atau bangunan dan selain tanah dan/atau bangunan.

Evaluasi Kinerja BMN dan Evaluasi SBSK oleh Tim Evaluasi dari KPKNL Pontianak kali ini dilakukan terhadap tanah dan/atau bangunan pada Satker Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang, Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Kabupaten Sintang dan Stasiun Meteorologi Kelas III Susilo – Sintang. Pada saat melaksanakan evaluasi dengan melihat langsung aset-aset pada keempat Satker tersebut, Tim Evaluasi disambut dengan sangat baik dan didampingi oleh Satker ke berbagai lokasi dimana aset-aset itu berada. Sinergi KPKNL Pontianak dengan Satker-satker ini telah terjalin dengan baik.

Baca Juga :  Curi Karet Dari Penampungan, Warga Kayan Hilir Diamankan

Pengecekan dan pengukuran fisik secara langsung oleh Tim KPKNL Pontianak dilakukan untuk mengumpulkan data sesuai indikator yang dimuat dalam formulir pengukuran kinerja BMN yaitu berupa Indikator Kepentingan Umum, Manfaat Sosial, Kepuasan Stakeholder, Potensi Masa Depan, Kelayakan Finansial dan Kondisi Teknis. Selain sebagai optimalisasi kinerja BMN, juga sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam mengambil keputusan untuk menentukan arah kebijakan dalam pengelolaan kekayaan Negara.

Berdasarkan survei lapangan diketahui bahwa keadaan aset berupa tanah dan/atau bangunan pada Sstker berbeda-beda. Ada yang sudah dimanfaatkan sepenuhnya, ada juga beberapa rumah dinas yang sedang tidak dihuni karena adanya mutasi pegawai keluar dari instansi tersebut. Berbagai macam kondisi dapat ditemui, salah satunya pada Satker Stasiun Meteorologi Kelas III Susilo – Sintang, Kantor Stasiun Meteorologi sudah pindah sejak 2019 dari daerah Susilo ke daerah Tebelian, Sintang.

Baca Juga :  Konsumsi Air yang Baik Cegah AKI-AKB dan Stunting

Kepala Stasiun Meteorologi Sintang, Supriyandi menyampaikan bahwa beberapa aset di kantor lama akan diajukan penghapusan karena sudah tidak dimanfaatkan.

Selanjutnya, Tim Evaluasi juga mengecek kelengkapan administrasi seperti Surat Izin Penghunian juga sertifikat tanah. Satker juga menjelaskan beberapa kondisi lingkungan di sana seperti sering terjadi banjir yang menyebabkan aset rusak. Informasi ini ditampung oleh Tim dan akan menjadi catatan sebagai informasi tambahan untuk mendapatkan analisis informasi kinerja yang tepat.

Selesai melaksanakan tugas survei lapangan, Tim Evaluasi dari KPKNL Pontianak tidak lupa mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada Satker yang telah mendampingi, memberikan informasi dan mau berkoordinasi dengan baik selama ini.

“Terima kasih atas bantuannya, kami sudah didampingi untuk mengunjungi, mengecek dan mengukur aset-aset pada Kantor Bapak. Semoga kerja sama di antara kita selalu terjaga dengan baik. Apabila ada tambahan informasi atau ketidakjelasan pada pengelolaan BMN, kita bisa berkoodinasi meskipun via telpon,” ucap Nisa Nur Arini, Tim Evaluasi KPKNL Pontianak yang sedang bertugas.(*)

SINTANG – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak mengadakan survei lapangan dalam rangka Evaluasi Kinerja BMN dan Evaluasi Standar Barang Standar Kebutuhan (SBSK) pada empat Satuan Kerja (Satker) di wilayah Kabupaten Sintang pada Selasa-Jumat (22–25/6).

Survei lapangan dilaksanakan untuk memenuhi amanat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 349/KM.6/2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Evaluasi Kinerja BMN dan Surat Edaran Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor SE-3/KN/2019 tentang Tahapan Implementasi dan Mekanisme Perhitungan Nilai Indikator dan Prosedur Teknis Pelaksanaan Pengukuran Kinerja BMN. Kepmen tersebut menjelaskan bahwa pengelola barang melakukan evaluasi kinerja BMN sekurang-kurangnya satu kali dalam lima tahun serta berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 172/PMK.06/2020 tentang Standar Barang Standar Kebutuhan BMN untuk menunjang upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas BMN.

Evaluasi Kinerja BMN merupakan kegiatan evaluasi dengan tujuan untuk mengukur performa/kinerja BMN, untuk selanjutnya dibuat langkah-langkah strategis dalam rangka efisiensi, efektivitas dan optimalisasi pengelolaan BMN. Sedangkan SBSK merupakan batas tertinggi yang menjadi pedoman bagi Pengguna Barang/Kuasa Pengguna Barang dalam menyusun perencanaan kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan BMN berupa tanah dan/atau bangunan dan selain tanah dan/atau bangunan.

Evaluasi Kinerja BMN dan Evaluasi SBSK oleh Tim Evaluasi dari KPKNL Pontianak kali ini dilakukan terhadap tanah dan/atau bangunan pada Satker Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang, Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Kabupaten Sintang dan Stasiun Meteorologi Kelas III Susilo – Sintang. Pada saat melaksanakan evaluasi dengan melihat langsung aset-aset pada keempat Satker tersebut, Tim Evaluasi disambut dengan sangat baik dan didampingi oleh Satker ke berbagai lokasi dimana aset-aset itu berada. Sinergi KPKNL Pontianak dengan Satker-satker ini telah terjalin dengan baik.

Baca Juga :  PT ISL Klaim Sudah Tunaikan Kewajiban

Pengecekan dan pengukuran fisik secara langsung oleh Tim KPKNL Pontianak dilakukan untuk mengumpulkan data sesuai indikator yang dimuat dalam formulir pengukuran kinerja BMN yaitu berupa Indikator Kepentingan Umum, Manfaat Sosial, Kepuasan Stakeholder, Potensi Masa Depan, Kelayakan Finansial dan Kondisi Teknis. Selain sebagai optimalisasi kinerja BMN, juga sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam mengambil keputusan untuk menentukan arah kebijakan dalam pengelolaan kekayaan Negara.

Berdasarkan survei lapangan diketahui bahwa keadaan aset berupa tanah dan/atau bangunan pada Sstker berbeda-beda. Ada yang sudah dimanfaatkan sepenuhnya, ada juga beberapa rumah dinas yang sedang tidak dihuni karena adanya mutasi pegawai keluar dari instansi tersebut. Berbagai macam kondisi dapat ditemui, salah satunya pada Satker Stasiun Meteorologi Kelas III Susilo – Sintang, Kantor Stasiun Meteorologi sudah pindah sejak 2019 dari daerah Susilo ke daerah Tebelian, Sintang.

Baca Juga :  Terlibat Pungli, Oknum KPKNL Ditahan

Kepala Stasiun Meteorologi Sintang, Supriyandi menyampaikan bahwa beberapa aset di kantor lama akan diajukan penghapusan karena sudah tidak dimanfaatkan.

Selanjutnya, Tim Evaluasi juga mengecek kelengkapan administrasi seperti Surat Izin Penghunian juga sertifikat tanah. Satker juga menjelaskan beberapa kondisi lingkungan di sana seperti sering terjadi banjir yang menyebabkan aset rusak. Informasi ini ditampung oleh Tim dan akan menjadi catatan sebagai informasi tambahan untuk mendapatkan analisis informasi kinerja yang tepat.

Selesai melaksanakan tugas survei lapangan, Tim Evaluasi dari KPKNL Pontianak tidak lupa mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada Satker yang telah mendampingi, memberikan informasi dan mau berkoordinasi dengan baik selama ini.

“Terima kasih atas bantuannya, kami sudah didampingi untuk mengunjungi, mengecek dan mengukur aset-aset pada Kantor Bapak. Semoga kerja sama di antara kita selalu terjaga dengan baik. Apabila ada tambahan informasi atau ketidakjelasan pada pengelolaan BMN, kita bisa berkoodinasi meskipun via telpon,” ucap Nisa Nur Arini, Tim Evaluasi KPKNL Pontianak yang sedang bertugas.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/