alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Guru dan Staf Wajib Jalani Swab

Songsong Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

SINTANG – Menjelang persiapan kegiatan belajar mengajar tatap muka, sebanyak 52 guru bersama staf sekolah dites swab oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Selasa (28/7) pagi. Swab PCR dilakukan dengan membawa mobil Combat PCR Covid-19 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

Kepala SMA Negeri 1 Sintang, Edy Sunaryo, menjelaskan bahwa swab ini merupakan instruksi dari Gubernu Kalbar, Sutarmidji. Sebelum dilakukan proses mengajar, lanjutnya, setiap guru harus dipastikan bebas korona.

“Dari 52 orang itu baru sekitar 30 persen (19 orang) guru yang hadir. Sebab ada beberapa guru dan staf yang berhalangan,” ungkapnya.

Sebelum dilakukannya pembelajaran tatap muka ini, kata Edy, syarat yang harus dipenuhi bahwa setiap guru harus menjalani tes swab berikut menunjukkan hasil dari tes tersebut. “Kalau memang awal Agustus nanti jadi pembelajaran tatap muka, guru kita semua sudah siap. Kita harus menjamin anak didik kita dan pihak sekolah bebas korona,” tegasnya.

Baca Juga :  Tiap Keluarga Dapat 20 Kilo Beras

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai prosedur untuk memulai pembelajaran tatap muka ini. Disebutkan dia, mulai dari masker, face shield, jarak duduk, dan mencuci tangan sebelum masuk sekolah dan ruang kelas. “Protokol kesehatan secara ketat akan kita lakukan. Prosedurnya sudah kita rapatkan bersama guru-guru dan staf sekolah,” tambahnya.

Dia juga berharap, semua guru dan anak didik nantinya siap menjalani prosedur tersebut. Edy juga berpesan, kepada guru dan staf sekolah untuk jangan takut di-swab. “Sebab, inilah ada instruksi untuk memulai pembelajaran yang baru,” kata dia.

Sebagai pimpinan di sekolahnya, dia sudah memotivasi dan memberikan dorongan. “Ada kecemasan di antara para guru, bagaimana kalau ternyata positif? Tidak perlu takut, ada yang mendampingi sampai sembuh,” katanya.

Baca Juga :  Empat Pekerja PETI Ditangkap Polisi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan, pelaksanaan tes swab PCR ini merupakan instruksi dari Pemerintah Provinsi yang harus dipatuhi, sebelum proses pembelajaran tatap muka dimulai pada awal Agustus mendatang. “Kita sudah (punya) mobil Combat PCR Covid-19. Tinggal kita gerakkan ke setiap sekolah saja dari SD, SMP, dan SMA di Sintang,” imbuhnya.

Hasil swab nanti, lanjut Sinto, akan segera disampaikan ke pihak sekolah. Dipastikan dia bahwa sampel tes swab PCR tidak perlu menunggu terlalu lama. “Malam nanti untuk swab sampel dari guru sudah akan keluar nanti malam dan kita sampaikan ke pihak sekolah,” bebernya.

Untuk diketahui, sampai saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang telah melakukan uji swab PCR sebanyak 162 orang. Dan hasilnya pun diumumkan kepada yang bersangkutan langsung. (fds)

 

Songsong Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

SINTANG – Menjelang persiapan kegiatan belajar mengajar tatap muka, sebanyak 52 guru bersama staf sekolah dites swab oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Selasa (28/7) pagi. Swab PCR dilakukan dengan membawa mobil Combat PCR Covid-19 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

Kepala SMA Negeri 1 Sintang, Edy Sunaryo, menjelaskan bahwa swab ini merupakan instruksi dari Gubernu Kalbar, Sutarmidji. Sebelum dilakukan proses mengajar, lanjutnya, setiap guru harus dipastikan bebas korona.

“Dari 52 orang itu baru sekitar 30 persen (19 orang) guru yang hadir. Sebab ada beberapa guru dan staf yang berhalangan,” ungkapnya.

Sebelum dilakukannya pembelajaran tatap muka ini, kata Edy, syarat yang harus dipenuhi bahwa setiap guru harus menjalani tes swab berikut menunjukkan hasil dari tes tersebut. “Kalau memang awal Agustus nanti jadi pembelajaran tatap muka, guru kita semua sudah siap. Kita harus menjamin anak didik kita dan pihak sekolah bebas korona,” tegasnya.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang Pastikan Musyawarah Berjalan Aman

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai prosedur untuk memulai pembelajaran tatap muka ini. Disebutkan dia, mulai dari masker, face shield, jarak duduk, dan mencuci tangan sebelum masuk sekolah dan ruang kelas. “Protokol kesehatan secara ketat akan kita lakukan. Prosedurnya sudah kita rapatkan bersama guru-guru dan staf sekolah,” tambahnya.

Dia juga berharap, semua guru dan anak didik nantinya siap menjalani prosedur tersebut. Edy juga berpesan, kepada guru dan staf sekolah untuk jangan takut di-swab. “Sebab, inilah ada instruksi untuk memulai pembelajaran yang baru,” kata dia.

Sebagai pimpinan di sekolahnya, dia sudah memotivasi dan memberikan dorongan. “Ada kecemasan di antara para guru, bagaimana kalau ternyata positif? Tidak perlu takut, ada yang mendampingi sampai sembuh,” katanya.

Baca Juga :  Perhatikan Keselamatan Pekerja Konstruksi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan, pelaksanaan tes swab PCR ini merupakan instruksi dari Pemerintah Provinsi yang harus dipatuhi, sebelum proses pembelajaran tatap muka dimulai pada awal Agustus mendatang. “Kita sudah (punya) mobil Combat PCR Covid-19. Tinggal kita gerakkan ke setiap sekolah saja dari SD, SMP, dan SMA di Sintang,” imbuhnya.

Hasil swab nanti, lanjut Sinto, akan segera disampaikan ke pihak sekolah. Dipastikan dia bahwa sampel tes swab PCR tidak perlu menunggu terlalu lama. “Malam nanti untuk swab sampel dari guru sudah akan keluar nanti malam dan kita sampaikan ke pihak sekolah,” bebernya.

Untuk diketahui, sampai saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang telah melakukan uji swab PCR sebanyak 162 orang. Dan hasilnya pun diumumkan kepada yang bersangkutan langsung. (fds)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/