alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Sekda Tinjau Bekas Kebakaran di Tugu BI

Pemkab Segera Berkoordinasi dengan TNI

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur TNI, menyikapi musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan kios dan warung di sekitar kawasan Tugu Bank Indonesia (BI), Minggu (26/7) lalu. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, usai meninjau lokasi bekas musibah, Selasa (28/7) pagi.

“Mengenai bagaimana kebijakan selanjutnya, kami akan mengadakan rapat koordinasi, karena memangkan tanah ini milik TNI, kita akan koordinasi dengan TNI. Kami juga akan koordinasi dengan pihak Kecamatan Sintang, apakah mereka sudah mendata masyarakat yang terdampak dari kebakaran ini?” ucapnya. “Tadi saya tanya dengan kawan-kawan sekitar 20-an kios yang terbakar, penyebabnya belum tahu. Informasinya saja konsleting listrik ya,” timpal Sekda.

Baca Juga :  Ubah Paradigma Investasi di Daerah

Peninjauan ini sendiri dilakukannya sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap masyarakat yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Yosepha berharap, agar ke depan pembangunan di lokasi tersebut memperhatikan keindahan, baik dari segi bangunan maupun tata letaknya, terlebih lokasi tersebut berada di tengah pusat Kota Sintang.

“Kemudian juga, karena ini memang di jalur yang sangat strategis, tentunya juga memperhatikan dari sisi parkirnya, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” tambah Yosepha.

Mengingat dalam beberapa pekan terakhir musibah kebakaran yang terjadi, Yosepha berpesan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap listrik, serta hal-hal lainnya yang sering berpontensi besar menyebabkan musibah kebakaran. Terlebih, diakui dia, memang di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat lebih banyak tinggal di rumah atau tempat usahanya.

Baca Juga :  Prajurit Kodim Gelar Latihan Tembak

“Mudah-mudahan ke depan hal ini tidak terulang lagi, apa lagi ini terkait dengan perekonomian masyarakat. Kita sama tahu memang kondisi kita masih dalam rangka pemulihan. Kita di Sintang pun baru masuk kenormalan baru pun 6 Agustus nanti,” tutupnya. (fds)

Pemkab Segera Berkoordinasi dengan TNI

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur TNI, menyikapi musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan kios dan warung di sekitar kawasan Tugu Bank Indonesia (BI), Minggu (26/7) lalu. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, usai meninjau lokasi bekas musibah, Selasa (28/7) pagi.

“Mengenai bagaimana kebijakan selanjutnya, kami akan mengadakan rapat koordinasi, karena memangkan tanah ini milik TNI, kita akan koordinasi dengan TNI. Kami juga akan koordinasi dengan pihak Kecamatan Sintang, apakah mereka sudah mendata masyarakat yang terdampak dari kebakaran ini?” ucapnya. “Tadi saya tanya dengan kawan-kawan sekitar 20-an kios yang terbakar, penyebabnya belum tahu. Informasinya saja konsleting listrik ya,” timpal Sekda.

Baca Juga :  Empat Belas Ruko Hangus Dilahap Api

Peninjauan ini sendiri dilakukannya sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap masyarakat yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Yosepha berharap, agar ke depan pembangunan di lokasi tersebut memperhatikan keindahan, baik dari segi bangunan maupun tata letaknya, terlebih lokasi tersebut berada di tengah pusat Kota Sintang.

“Kemudian juga, karena ini memang di jalur yang sangat strategis, tentunya juga memperhatikan dari sisi parkirnya, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” tambah Yosepha.

Mengingat dalam beberapa pekan terakhir musibah kebakaran yang terjadi, Yosepha berpesan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap listrik, serta hal-hal lainnya yang sering berpontensi besar menyebabkan musibah kebakaran. Terlebih, diakui dia, memang di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat lebih banyak tinggal di rumah atau tempat usahanya.

Baca Juga :  Prajurit Kodim Gelar Latihan Tembak

“Mudah-mudahan ke depan hal ini tidak terulang lagi, apa lagi ini terkait dengan perekonomian masyarakat. Kita sama tahu memang kondisi kita masih dalam rangka pemulihan. Kita di Sintang pun baru masuk kenormalan baru pun 6 Agustus nanti,” tutupnya. (fds)

Most Read

Artikel Terbaru

/