alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Suami Istri Bunuh Diri Minum Racun Rumput

SINTANG – Warga Kecamatan Tempunak dihebohkan dengan meninggalnya pasangan suami-istri yang diduga bunuh diri dengan menegak racun rumput.

Ihwal ini dikonfirmasi langsung oleh Humas Polres Sintang, Paur Subbag Ipda Baryono. Ia memaparkan, sekitar pukul 20:30 WIB tadi malam, saksi mata mengatakan korban sedang muntah-muntah di dapur rumah korban. Kemudian didapati, racun rumput yang telah diminum oleh korban.

“Saksi segera memanggil Mantri yang ada di desa dan bergegas membawanya ke RSUD di Sintang. Celakanya, setelah mendapati perawatan di RS, kedua korban tak terselamatkan dan meninggal dunia,” ujar Baryono, Kamis (30/1) sore.

Pasutri ini, lanjut Baryoni, bekerja sebagai petani di desa. Korban dengan inisial SA, sang suami telah berumur 83 tahun, sedangkan istri yang hari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, berumur 57 tahun.

Baca Juga :  Puskesmas Tanjung Puri Dipindahkan Sementara

Kendati tak sempat diselamatkan, Baryono berujar, bahwa pihak keluarga korban telah merelakan serta mengiklaskan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah.

“Pihak keluarga merasa jenazah korban tidak perlu di autopsi,” pungkasnya. (fds)

SINTANG – Warga Kecamatan Tempunak dihebohkan dengan meninggalnya pasangan suami-istri yang diduga bunuh diri dengan menegak racun rumput.

Ihwal ini dikonfirmasi langsung oleh Humas Polres Sintang, Paur Subbag Ipda Baryono. Ia memaparkan, sekitar pukul 20:30 WIB tadi malam, saksi mata mengatakan korban sedang muntah-muntah di dapur rumah korban. Kemudian didapati, racun rumput yang telah diminum oleh korban.

“Saksi segera memanggil Mantri yang ada di desa dan bergegas membawanya ke RSUD di Sintang. Celakanya, setelah mendapati perawatan di RS, kedua korban tak terselamatkan dan meninggal dunia,” ujar Baryono, Kamis (30/1) sore.

Pasutri ini, lanjut Baryoni, bekerja sebagai petani di desa. Korban dengan inisial SA, sang suami telah berumur 83 tahun, sedangkan istri yang hari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, berumur 57 tahun.

Baca Juga :  Dewan Sidak Pembangunan Rumah Betang

Kendati tak sempat diselamatkan, Baryono berujar, bahwa pihak keluarga korban telah merelakan serta mengiklaskan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah.

“Pihak keluarga merasa jenazah korban tidak perlu di autopsi,” pungkasnya. (fds)

Most Read

Artikel Terbaru

/