alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Kantor Pertanahan Canangkan WBK dan WBBM

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sangat menyambut baik pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno saat menghadiri deklarasi pencanangannya di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Kamis (29/1).

“Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dengan program yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional yang dilaksanakan Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang ini,” ujarnya.

Bupati dalam sambutannya mengatakan ada tiga hal untuk mencapai Kabupaten Sintang yang ideal. Tiga hal yang dimaksud dia tersebut yaitu Sintang yang demokrasinya berkualitas, Sintang yang tumbuh secara inklusif, dan masyarakatnya yang percaya dengan pemerintah dan aturannya ditegakan.

Baca Juga :  Bupati Resmikan UPPB di Tempunak, Bantu Atasi Persoalan Karet

“Sehingga betapa pentingnya pelayanan prima, pelayanan yang memuaskan masyarakat, pelayanan yang birokrasinya bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Junaedi, mengatakan,  pembangunan ZI merupakan salah satu langkah awal terhadap penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, dan efesien. Ia pun berharap Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, profesional dan berkualitas.

“Ini sebenarnya yang kami inginkan ke depan. Pencanangan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini secara internal sudah kami canangkan dan kami laksanakan pertama kali pada tanggal 28 januari 2020 lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan integritas menuju pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini merupakan pekerjaan yang cukup berat dan harus lakukan. Oleh karena itu, Junaidi mengajak semua pihak, mulai dari pimpinan sampai dengan staf bawahan harus mempunyai komitmen yang kuat untuk merubah pola pikir dan pola kerja serta budaya kerja yang sama, sehingga pembangunan integritas ini dapat tercapai sesuai harapan. (ris)

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sangat menyambut baik pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno saat menghadiri deklarasi pencanangannya di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Kamis (29/1).

“Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dengan program yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional yang dilaksanakan Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang ini,” ujarnya.

Bupati dalam sambutannya mengatakan ada tiga hal untuk mencapai Kabupaten Sintang yang ideal. Tiga hal yang dimaksud dia tersebut yaitu Sintang yang demokrasinya berkualitas, Sintang yang tumbuh secara inklusif, dan masyarakatnya yang percaya dengan pemerintah dan aturannya ditegakan.

Baca Juga :  Homestay dan Pondok Wisata Potensi Destinasi Wisata Lokal

“Sehingga betapa pentingnya pelayanan prima, pelayanan yang memuaskan masyarakat, pelayanan yang birokrasinya bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang, Junaedi, mengatakan,  pembangunan ZI merupakan salah satu langkah awal terhadap penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, dan efesien. Ia pun berharap Kantor Pertanahan Kabupaten Sintang dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, profesional dan berkualitas.

“Ini sebenarnya yang kami inginkan ke depan. Pencanangan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini secara internal sudah kami canangkan dan kami laksanakan pertama kali pada tanggal 28 januari 2020 lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan integritas menuju pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini merupakan pekerjaan yang cukup berat dan harus lakukan. Oleh karena itu, Junaidi mengajak semua pihak, mulai dari pimpinan sampai dengan staf bawahan harus mempunyai komitmen yang kuat untuk merubah pola pikir dan pola kerja serta budaya kerja yang sama, sehingga pembangunan integritas ini dapat tercapai sesuai harapan. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/