alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Bakal Calon Kades Jalani Seleksi Tes Tertulis

SINTANG-Bakal Calon Kepala Desa yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Sintang tahun 2021 mengikuti seleksi tertulis yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang. Dilaksanakan di Universitas Kapuas Sintang, Rabu (28/4).

Seleksi tes tertulis ini diikuti oleh desa yang bakal calonnya lebih dari 5 orang. Adapun dari 297 desa yang akan ikut serta dalam Pilkades Serentak, ada 24 desa yang punya lebih dari 5 bakal calon. Tepatnya ada 188 peserta yang mengikuti seleksi tertulis ini.

Kelulusan seleksi akan ditentukan dengan sistem perankingan. Lima rangking terbaik dinyatakan lulus seleksi akan mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya hingga tahap pemungutan suara 7 Juli mendatang. Hasil test tersebut akan diumumkan pada Senin (3/5).

Baca Juga :  Seminggu, Sintang Catat 94 Kasus Covid-19

Kepala Dinas (Kadis) PMPD Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni mengatakan, seleksi tertulis ini seharusnya dilaksanakan oleh panitia tingkat desa. Namun untuk menjaga netralitas, panitia tingkat desa dan kecamatan pun meminta agar seleksi tertulis itu digelar di tingkat kabupaten.

Guna menjaga transparansi dan independensi, DPMPD pun meminta Universitas Kapuas Sintang untuk membuat soal yang diujikan kepada Cakal Calon kepala Desa. “Soal-soalnya kita melibatkan Unka Sintang menyusunnya. Soal-soalnya seputar pengetahuan penyelenggaraan pemerintahan desa, pengetahuan umum, dan, kemasyarakatan,” ujarnya.

Roni juga mengatakan, untuk pemeriksaan hasilnya juga ada tim panitia seleksi. Ia mengatakan, semua itu dilakukan untuk menjaga netralitas penyelenggaraan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Sintang.

Senada, Bupati Sintang Jarot Winarno yang juga turut hadir memantau jalannya seleksi tersebut mengatakan, dilaksanakannya seleksi tertulis di Universitas Kapuas Sintang ini, merupakan salah satu kenetralan pemerintah daerah terhadap seluruh proses tahapan Pilkades.

Baca Juga :  Konsesi Nganggur 1,7 Hektare, Midji Minta Lahan Sawit yang Belum Ditanami Diambil Negara

“Para calon kepala desa mesti yakin kami semua netral. Untuk itulah kita menggandeng perguruan tinggi terbaik di Kapuas Raya,” jelasnya. Jarot juga memastikan seleksi tertulis tersebut dilakukan secara transparan.

Jarot pun mengapresiasi tingginya animo peserta yang mendaftar menjadi calon kepala desa Bahkan satu desa ada yang sampai 10 orang pelamar, yakni desa Bagelang Jaya, Kecamatan Ketungau Tengah. “Jabatan paling favorit itu kepala desa ya. Calon bupati cuman tiga, calon kepala desa ada yang 10 orang, bayangkan.” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Bakal Calon Kepala Desa yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Sintang tahun 2021 mengikuti seleksi tertulis yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang. Dilaksanakan di Universitas Kapuas Sintang, Rabu (28/4).

Seleksi tes tertulis ini diikuti oleh desa yang bakal calonnya lebih dari 5 orang. Adapun dari 297 desa yang akan ikut serta dalam Pilkades Serentak, ada 24 desa yang punya lebih dari 5 bakal calon. Tepatnya ada 188 peserta yang mengikuti seleksi tertulis ini.

Kelulusan seleksi akan ditentukan dengan sistem perankingan. Lima rangking terbaik dinyatakan lulus seleksi akan mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya hingga tahap pemungutan suara 7 Juli mendatang. Hasil test tersebut akan diumumkan pada Senin (3/5).

Baca Juga :  Pantau Desa yang Terendam Banjir

Kepala Dinas (Kadis) PMPD Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni mengatakan, seleksi tertulis ini seharusnya dilaksanakan oleh panitia tingkat desa. Namun untuk menjaga netralitas, panitia tingkat desa dan kecamatan pun meminta agar seleksi tertulis itu digelar di tingkat kabupaten.

Guna menjaga transparansi dan independensi, DPMPD pun meminta Universitas Kapuas Sintang untuk membuat soal yang diujikan kepada Cakal Calon kepala Desa. “Soal-soalnya kita melibatkan Unka Sintang menyusunnya. Soal-soalnya seputar pengetahuan penyelenggaraan pemerintahan desa, pengetahuan umum, dan, kemasyarakatan,” ujarnya.

Roni juga mengatakan, untuk pemeriksaan hasilnya juga ada tim panitia seleksi. Ia mengatakan, semua itu dilakukan untuk menjaga netralitas penyelenggaraan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Sintang.

Senada, Bupati Sintang Jarot Winarno yang juga turut hadir memantau jalannya seleksi tersebut mengatakan, dilaksanakannya seleksi tertulis di Universitas Kapuas Sintang ini, merupakan salah satu kenetralan pemerintah daerah terhadap seluruh proses tahapan Pilkades.

Baca Juga :  Tak Ada Diskriminasi Bagi Peserta JKN-KIS

“Para calon kepala desa mesti yakin kami semua netral. Untuk itulah kita menggandeng perguruan tinggi terbaik di Kapuas Raya,” jelasnya. Jarot juga memastikan seleksi tertulis tersebut dilakukan secara transparan.

Jarot pun mengapresiasi tingginya animo peserta yang mendaftar menjadi calon kepala desa Bahkan satu desa ada yang sampai 10 orang pelamar, yakni desa Bagelang Jaya, Kecamatan Ketungau Tengah. “Jabatan paling favorit itu kepala desa ya. Calon bupati cuman tiga, calon kepala desa ada yang 10 orang, bayangkan.” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/