
PONTIANAK POST - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan kembali stabil.
Namun, Perry belum bisa memastikan kapan pergerakan stabil itu akan mulai terjadi.
"Yakin stabil," ujar Perry usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, juga melaporkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini dalam keadaan bagus.
Purbaya menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) cukup aman untuk mendukung program prioritas.
"Kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus enggak ada masalah, fondasi ekonomi betul-betul bagus," kata Purbaya.
Kementerian Keuangan akan menguatkan sosialisasi kepada pasar modal dan investor global dalam waktu dekat. Strategi komunikasi ini dinilai penting untuk menenangkan pasar.
"Cuma nanti sosialisasi-sosialisasi lebih bagus ke pasar, ke investor juga seperti apa," lanjut Purbaya.
Strategi Pemerintah Atasi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
Pemerintah kini sudah masuk ke pasar obligasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah akan meningkatkan nilai investasi terhadap surat utang secara bertahap.


