Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Aman Mengelola Cicilan Ketika Rupiah Terus Melemah

C
Penulis: Chairunnisya❯
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (ANTARA)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (ANTARA)

Advertisement

PONTIANAK POST - Melemahnya rupiah dan ketidakpastian ekonomi membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam mengelola utang maupun cicilan konsumtif.

Dilansir dari Jawapos, Financial Planner Rista Zwestika mengingatkan bahwa cicilan yang terlalu besar dapat mengurangi fleksibilitas keuangan rumah tangga.

Batasi Beban Cicilan

Advertisement

’’Ketika kondisi ekonomi melemah, risiko pemutusan hubungan kerja, penurunan omzet usaha, atau penghasilan tersendat, bisa meningkat. Karena itu, total cicilan idealnya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan dan lebih baik diprioritaskan untuk kebutuhan produktif,’’ jelasnya.

Menurut Rista, penggunaan paylater dan fasilitas kredit sebaiknya dilakukan secara bijak agar tidak menjadi beban ketika kondisi ekonomi memburuk.

Advertisement

Dana Darurat Bukan Lagi Pilihan

Selain mengendalikan cicilan, dana darurat juga menjadi perhatian penting.

Idealnya dana darurat untuk individu lajang sebesar enam kali penghasilan bulanan. Sementara pasangan menikah membutuhkan sembilan kali penghasilan, dan keluarga dengan anak sekitar 12 kali penghasilan bulanan.

’’Dalam kondisi seperti sekarang, dana darurat bukan lagi pilihan, tapi sabuk pengaman,’’ ujarnya.

Bagi masyarakat yang belum memiliki dana darurat, Rista menyarankan memulai dari target yang realistis. Dia menyarankan masyarakat mulai dari target kecil lebih dulu, misalnya mengumpulkan Rp5 juta hingga Rp10 juta pertama secara bertahap. (*)

Advertisement
Editor : Chairunnisya

Artikel Terkait

Rupiah Melemah, Saatnya Keluarga Melakukan Financial Check-Up

Rupiah Melemah, Saatnya Keluarga Melakukan Financial Check-Up

Rupiah melemah membuat pengeluaran meningkat. Financial planner menyarankan keluarga segera melakukan financial check-up.

Dolar Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah Tetap Aman

Dolar Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah Tetap Aman

Rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS, namun pemerintah memastikan kemampuan membayar utang tetap terjaga dan BI memperkuat intervensi pasar

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Kembali ke Level Sembilan Tahun Lalu

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Kembali ke Level Sembilan Tahun Lalu

Pelemahan rupiah dan anjloknya IHSG memicu kekhawatiran dunia usaha serta ancaman terhadap daya beli masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer