Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Memulai Passive Income Meski Hanya Memiliki Modal Terbatas

C
Penulis: Chairunnisya❯
Ilustrasi mata uang rupiah terhadap dolar AS. (Dok. JawaPos.com)
Ilustrasi mata uang rupiah terhadap dolar AS. (Dok. JawaPos.com)

Advertisement

PONTIANAK POST - Banyak orang menganggap passive income hanya bisa dibangun oleh mereka yang memiliki modal besar.

Padahal, menurut perencana keuangan Rahma Maryama CFP, pemula tetap bisa memulainya sesuai kemampuan masing-masing.

Pilih Instrumen yang Realistis

Advertisement

Rahma menyarankan agar masyarakat tidak memaksakan diri mengejar skema penghasilan tambahan yang berada di luar kapasitas keuangan mereka.

Sebaliknya, mulailah dari instrumen yang realistis dan sesuai kemampuan. Pilihan tersebut bisa berupa investasi rutin pada saham pembagi dividen atau Surat Berharga Negara (SBN).

Advertisement

Selain itu, masyarakat juga dapat membuat produk digital seperti e-book dan template yang berpotensi menghasilkan pendapatan dalam jangka panjang.

Manfaatkan Aset yang Sudah Dimiliki

Alternatif lainnya adalah menjadi affiliate marketer melalui konten yang bermanfaat atau menyewakan aset yang sudah dimiliki.

Menurut Rahma, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih efektif dibanding memaksakan investasi besar yang berisiko mengganggu kondisi keuangan.

Dengan pendekatan yang sesuai kemampuan, passive income dapat dibangun secara bertahap dan berkelanjutan. (*) 

Advertisement

Artikel Terkait

Uang Rp100 Ribu Terasa Cepat Habis? Riset Ungkap Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bikin Boncos

Uang Rp100 Ribu Terasa Cepat Habis? Riset Ungkap Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bikin Boncos

Punya uang Rp100 ribu tapi sekejap ludes? Jangan heran, ternyata 4 kebiasaan sepele sehari-hari ini diam-diam bikin kantong Anda jebol!

Jangan Sampai Terjebak Sandwich Generation Karena Terlalu Banyak Memberi

Jangan Sampai Terjebak Sandwich Generation Karena Terlalu Banyak Memberi

Memberi orang tua tetap penting, tetapi jangan sampai mengorbankan kebutuhan keluarga dan tujuan keuangan jangka panjang.

Tips Mengelola Keuangan Pasangan, Dana untuk Orang Tua Sebaiknya Punya Pos Khusus

Tips Mengelola Keuangan Pasangan, Dana untuk Orang Tua Sebaiknya Punya Pos Khusus

Dana untuk orang tua sebaiknya memiliki pos khusus agar tidak mengganggu cashflow dan tujuan keuangan keluarga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer