Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buyback Saham Wajar, Danantara Soroti Kekuatan Fundamental BUMN

A
COO Danantara Indonesia Dony Oskaria memberikan keterangan kepada wartawan usai acara Peluncuran Kemitraan Strategis Danantara Indonesia Trust di Jakarta, Senin (25/5/2026). (ANTARA/Aria Ananda)
COO Danantara Indonesia Dony Oskaria memberikan keterangan kepada wartawan usai acara Peluncuran Kemitraan Strategis Danantara Indonesia Trust di Jakarta, Senin (25/5/2026). (ANTARA/Aria Ananda)

Advertisement

PONTIANAK POST – Danantara Indonesia menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. Penguatan pasar saham yang diikuti apresiasi nilai tukar rupiah menunjukkan investor semakin optimistis terhadap fundamental ekonomi nasional.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan apresiasi pasar mencerminkan keyakinan investor terhadap kekuatan ekonomi Indonesia serta prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan nasional.

“Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia. Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan,” kata Dony usai Flag Off BTN Jakarta International Marathon di Monas, Jakarta, Minggu.

Advertisement

Menurut Dony, pergerakan pasar dalam jangka pendek memang kerap dipengaruhi berbagai sentimen, baik domestik maupun global.

Namun, dalam jangka panjang investor akan tetap menjadikan kondisi fundamental ekonomi dan kinerja perusahaan sebagai dasar utama dalam mengambil keputusan investasi.

“Tentu ada isu dan sentimen yang cukup mempengaruhi, tetapi pada akhirnya seluruh investor akan melihat fundamental daripada perusahaan maupun negara,” ujarnya.

Advertisement

Ia menilai optimisme yang tercermin di pasar modal saat ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Dony mengatakan perusahaan-perusahaan nasional, khususnya badan usaha milik negara (BUMN), masih memiliki kinerja dan fundamental yang solid di berbagai sektor strategis.

Sektor perbankan, pertambangan, infrastruktur, hingga layanan publik dinilai terus menunjukkan prospek yang baik dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Teman-teman bisa melihat fundamental perusahaan kita, baik perbankan, tambang, infrastruktur maupun perusahaan BUMN lainnya semuanya bagus,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Danantara Gabungkan Empat Manajer Investasi BUMN, Kelola Dana Rp170 Triliun

Danantara Gabungkan Empat Manajer Investasi BUMN, Kelola Dana Rp170 Triliun

Danantara menggabungkan empat manajer investasi BUMN dengan dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun untuk membentuk raksasa aset nasional.

Bauksit Kalbar di Tengah Ambisi Hilirisasi Nasional, Akankah Jadi Industri Maju?

Bauksit Kalbar di Tengah Ambisi Hilirisasi Nasional, Akankah Jadi Industri Maju?

Danantara mendorong hilirisasi mineral. Bagi Kalbar, bauksit menjadi peluang mengubah kekayaan tambang menjadi industri bernilai tambah.

Luhut Dorong Danantara Gunakan Plaform Tata Niaga Mineral Simbara untuk Operasional DSI

Luhut Dorong Danantara Gunakan Plaform Tata Niaga Mineral Simbara untuk Operasional DSI

Luhut mendorong Danantara memakai sistem Simbara untuk mengawasi ekspor SDA karena terbukti mampu menekan kebocoran penerimaan negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer