alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Les’ Copaque Bantah Upin dan Ipin Diangkat Dari Kisah Nyata

JAKARTA—Serial animasi anak-anak, Upin & Ipin, asal Negeri Jiran Malaysia sempat menghebohkan publik tanah air beberapa waktu belakangan karena disebut-sebut diangkat dari kisah nyata, dari Indonesia.

Cerita tentang hal itu disebarkan dalam bentuk video di Instagram dan TikTok. Bahkan kabar tentang hal ini sempat menuai beragam komentar dari netizen.

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa cerita Upin & Ipin diangkat dari cerita khayalan seorang nenek atau Opah sekitar 10 tahun silam. Cerita Upin & Ipin dibuat untuk mengenang kedua cucunya yang meninggal dunia.

Seolah untuk memperkuat bangunan cerita ini, ditampilkan juga dalam video dua makam berukuran kecil. Pada batu nisan bertuliskan nama Ipin, disebut meninggal dunia pada 02-04-1996. Dan pemakaman di sampingnya, Upin dinyatakan meninggal pada 06-08-1995.

Upin dan Ipin disebut meninggal dunia bersama keluarganya saat tengah menjalani liburan. Kecelakaan itu kabarnya terjadi pada 1995 silam.

Upin disebut meninggal di lokasi kejadian bersama kedua orang tuanya usai mengalami kecelakaan. Sementara Ipin baru meninggal beberapa bulan kemudian setelah sempat koma.

Terkait kabar tersebut, rumah produksi pembuat serial animasi Upin & Ipin, Les’ Copaque Production, akhirnya buka suara. Mereka menegaskan karakter Upin & Ipin tidak ada aslinya di dunia nyata. Karakter Upin dan Ipin adalah karakter fiktif semata.

“Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les’ Copaque Production. Ianya tidak diambil atau diinpirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada,” tulisnya di Twitter, kemarin.

Baca Juga :  Pertunjukan Terakhir 26 Anggota JKT48, Siap Digelar Bulan ini

Diketahui, serial Upin & Ipin tidak saja populer di Malaysia. Ia juga populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Serial ini dirilis pada 14 September 2007 dan menjadi salah satu primadona anak-anak di tanah air. Serial Upin & Ipin ini menarik karena menyajikan cerita cerita inspiratif dan memuat unsur edukasi di dalamnya.

Serial ini berhasil mencetak 543 episode dalam 15 musim. Sampai saat ini, Upi & Ipin masih ditayangkan oleh MNCTV.

Perusahaan animasi asal Malaysia, Les’ Copaque Production Sdn. Bhd membantah kabar yang beredar kalau Upin dan Ipin meninggal dalam kecelakaan saat berlibur di Sulawesi.

“Upin Ipin sehat dan mereka bersekolah dan semua peminat tidak perlu risau. Mereka akan muncul dalam musim baru tidak lama lagi,” ujar salah satu pendiri Les’ Copaque Production Sdn. Bhd, Hj Burhan Radzi dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Selasa.

Burhan menjelaskan pihaknya sudah biasa dengan begitu banyak ide gila tentang Upin Ipin oleh para peminat, hal itu dapat dipahami karena Upin Ipin sangat popular.

“Banyak netizen mengambil kesempatan dari popularitas Upin dan Ipin untuk menaikkan akun media sosial mereka. Kadang-kadang cerita yang mereka kaitkan dengan tidak sesuai dengan keinginan anda tetapi Anda tidak bisa mengawalnya,” katanya.

Baca Juga :  Usai Dukung Ipul, Inul Minta Maaf

Burhan mengatakan, semalam dirinya terkejut saat tim media-nya membagikan artikel berita dari media online Indonesia.

“Dinyatakan bahwa mereka mengambil artikel dari akun Tik Tok mengenai Upin Ipin meninggal dunia akibat kecelakaan ketika berlibur di Sulawesi, Indonesia. Saya juga menerima e-mail dari portal berita dalam jaringan dari Jakarta meminta konfirmasi,” katanya.

Burhan mengatakan berita tersebut tersebar “seperti api” di internet sehingga menunjukkan betapa popularnya Upin Ipin di Indonesia.

“Menjelang tengah hari saya terpaksa menghantar pernyataan di FB saya yang mengatakan bahawa Upin Ipin sehat dan mereka bersekolah dan semua peminat tidak perlu risau,” katanya.

Menjelang petang, ujar dia, berita itu mula tersebar di Malaysia dengan muncul di Kosmo dan mStar malahan informasi ini mendapat liputan oleh China Press. “Menjelang tengah malam ia sudah menjadi trend No.1 di Indonesia,” katanya.

Apa yang kami pelajari dari peristiwa ini, ujar dia, ialah Upin Ipin bukanlah seri animasi biasa. “Ia adalah seri luar biasa dimana peminat percaya bahwa mereka masih hidup. Sebagai penerbit seri ini, adalah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan konten-nya memberi manfaat kepada generasi akan datang kita di mana saja mereka berada,” katanya.

Pihaknya bangga karena pihaknya telah mencapai tahap ini dan timnya akan terus bekerja keras untuk menjaga standar. (jpc/ant)

JAKARTA—Serial animasi anak-anak, Upin & Ipin, asal Negeri Jiran Malaysia sempat menghebohkan publik tanah air beberapa waktu belakangan karena disebut-sebut diangkat dari kisah nyata, dari Indonesia.

Cerita tentang hal itu disebarkan dalam bentuk video di Instagram dan TikTok. Bahkan kabar tentang hal ini sempat menuai beragam komentar dari netizen.

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa cerita Upin & Ipin diangkat dari cerita khayalan seorang nenek atau Opah sekitar 10 tahun silam. Cerita Upin & Ipin dibuat untuk mengenang kedua cucunya yang meninggal dunia.

Seolah untuk memperkuat bangunan cerita ini, ditampilkan juga dalam video dua makam berukuran kecil. Pada batu nisan bertuliskan nama Ipin, disebut meninggal dunia pada 02-04-1996. Dan pemakaman di sampingnya, Upin dinyatakan meninggal pada 06-08-1995.

Upin dan Ipin disebut meninggal dunia bersama keluarganya saat tengah menjalani liburan. Kecelakaan itu kabarnya terjadi pada 1995 silam.

Upin disebut meninggal di lokasi kejadian bersama kedua orang tuanya usai mengalami kecelakaan. Sementara Ipin baru meninggal beberapa bulan kemudian setelah sempat koma.

Terkait kabar tersebut, rumah produksi pembuat serial animasi Upin & Ipin, Les’ Copaque Production, akhirnya buka suara. Mereka menegaskan karakter Upin & Ipin tidak ada aslinya di dunia nyata. Karakter Upin dan Ipin adalah karakter fiktif semata.

“Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les’ Copaque Production. Ianya tidak diambil atau diinpirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada,” tulisnya di Twitter, kemarin.

Baca Juga :  Usai Dukung Ipul, Inul Minta Maaf

Diketahui, serial Upin & Ipin tidak saja populer di Malaysia. Ia juga populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Serial ini dirilis pada 14 September 2007 dan menjadi salah satu primadona anak-anak di tanah air. Serial Upin & Ipin ini menarik karena menyajikan cerita cerita inspiratif dan memuat unsur edukasi di dalamnya.

Serial ini berhasil mencetak 543 episode dalam 15 musim. Sampai saat ini, Upi & Ipin masih ditayangkan oleh MNCTV.

Perusahaan animasi asal Malaysia, Les’ Copaque Production Sdn. Bhd membantah kabar yang beredar kalau Upin dan Ipin meninggal dalam kecelakaan saat berlibur di Sulawesi.

“Upin Ipin sehat dan mereka bersekolah dan semua peminat tidak perlu risau. Mereka akan muncul dalam musim baru tidak lama lagi,” ujar salah satu pendiri Les’ Copaque Production Sdn. Bhd, Hj Burhan Radzi dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Selasa.

Burhan menjelaskan pihaknya sudah biasa dengan begitu banyak ide gila tentang Upin Ipin oleh para peminat, hal itu dapat dipahami karena Upin Ipin sangat popular.

“Banyak netizen mengambil kesempatan dari popularitas Upin dan Ipin untuk menaikkan akun media sosial mereka. Kadang-kadang cerita yang mereka kaitkan dengan tidak sesuai dengan keinginan anda tetapi Anda tidak bisa mengawalnya,” katanya.

Baca Juga :  Haya Online Fest 2021 Hadirkan Bazaar UMKM

Burhan mengatakan, semalam dirinya terkejut saat tim media-nya membagikan artikel berita dari media online Indonesia.

“Dinyatakan bahwa mereka mengambil artikel dari akun Tik Tok mengenai Upin Ipin meninggal dunia akibat kecelakaan ketika berlibur di Sulawesi, Indonesia. Saya juga menerima e-mail dari portal berita dalam jaringan dari Jakarta meminta konfirmasi,” katanya.

Burhan mengatakan berita tersebut tersebar “seperti api” di internet sehingga menunjukkan betapa popularnya Upin Ipin di Indonesia.

“Menjelang tengah hari saya terpaksa menghantar pernyataan di FB saya yang mengatakan bahawa Upin Ipin sehat dan mereka bersekolah dan semua peminat tidak perlu risau,” katanya.

Menjelang petang, ujar dia, berita itu mula tersebar di Malaysia dengan muncul di Kosmo dan mStar malahan informasi ini mendapat liputan oleh China Press. “Menjelang tengah malam ia sudah menjadi trend No.1 di Indonesia,” katanya.

Apa yang kami pelajari dari peristiwa ini, ujar dia, ialah Upin Ipin bukanlah seri animasi biasa. “Ia adalah seri luar biasa dimana peminat percaya bahwa mereka masih hidup. Sebagai penerbit seri ini, adalah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan konten-nya memberi manfaat kepada generasi akan datang kita di mana saja mereka berada,” katanya.

Pihaknya bangga karena pihaknya telah mencapai tahap ini dan timnya akan terus bekerja keras untuk menjaga standar. (jpc/ant)

Most Read

Saling Berbagi Tali Asih

Harga TBS Terancam Turun

Desak Buka Perbatasan Gaza

Artikel Terbaru

/