Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

The Devil Wears Prada 2 Angkat Krisis Media Cetak di Era Digital

C
Penulis: Chairunnisya❯
Miranda Priestly (kiri, diperankan Meryl Streep) dan Andy Sachs (Anne Hathaway) bahu-membahu agar majalah Runway tetap eksis di tengah gempuran konten Instan. (20TH CENTURY STUDIOS/DOK JAWAPOS)
Miranda Priestly (kiri, diperankan Meryl Streep) dan Andy Sachs (Anne Hathaway) bahu-membahu agar majalah Runway tetap eksis di tengah gempuran konten Instan. (20TH CENTURY STUDIOS/DOK JAWAPOS)

Advertisement

PONTIANAK POST - Dunia mode masih menjadi latar utama dalam The Devil Wears Prada 2.

Namun, sekuel film ini menghadirkan tema yang jauh lebih relevan, yakni perjuangan media cetak bertahan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Runway Terancam Kehilangan Pembaca dan Pengiklan

Advertisement

Dilansir dari Jawapos, film dibuka dengan mimpi buruk yang menghantui banyak pekerja media. Andy Sachs (Anne Hathaway), yang baru menerima penghargaan jurnalisme, justru kehilangan pekerjaannya bersama rekan-rekannya akibat perusahaan media mengalami penurunan pendapatan.

Di sisi lain, majalah mode Runway yang dipimpin Miranda Priestly (Meryl Streep) juga menghadapi krisis. Reputasi majalah tercoreng setelah narasumber mengelabui reporter. Popularitas Runway menurun, pembaca mulai berkurang, dan pengiklan terancam menghentikan pendanaan.

Advertisement

Melihat kondisi tersebut, Irv Ravitz meminta Andy kembali ke Runway sebagai editor berita fitur untuk membantu memulihkan nama baik majalah.

Jurnalisme Jadi Tema Utama

Andy dan Miranda kembali bekerja sama demi mempertahankan eksistensi Runway di tengah perubahan industri media.

"Jurnalisme dan media cetak telah berubah. Akan masuk akal mengeksplorasi hal itu sambil membuat para karakter berinteraksi lagi," ujar sutradara David Frankel dalam pernyataan tertulis.

Sepanjang film, penonton diperlihatkan bagaimana media kini harus menghadapi perubahan pola konsumsi informasi, persaingan digital, hingga ketergantungan terhadap pendapatan iklan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Quentin Tarantino Sebut Hollywood Kini "Hambar", Pilih Membaca Buku daripada Menonton Film Baru

Quentin Tarantino Sebut Hollywood Kini "Hambar", Pilih Membaca Buku daripada Menonton Film Baru

Quentin Tarantino menyebut Hollywood kini seperti "pabrik sosis hambar" dan mengaku lebih memilih membaca buku daripada menonton film baru.

The Devil Wears Prada 2 Hadir Sebagai Surat Cinta untuk Dunia Jurnalisme

The Devil Wears Prada 2 Hadir Sebagai Surat Cinta untuk Dunia Jurnalisme

Di balik dunia fashion, The Devil Wears Prada 2 mengangkat pentingnya menjaga kualitas jurnalisme.

Sekuel The Devil Wears Prada Tampilkan Sisi Baru Andy dan Miranda

Sekuel The Devil Wears Prada Tampilkan Sisi Baru Andy dan Miranda

Andy dan Miranda kembali dipertemukan dengan karakter yang lebih matang menghadapi perubahan zaman.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer