alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Gamers Berduka, STEAM, Epic Games, DOTA, dkk Telah Diblokir Kemenkominfo

JAKARTA – Gamers berduka, sejumlah layanan gaming mencakup Steam, Epic Games, DOTA, Counter Strike atau CS juga Origin kena blokir hari ini, Sabtu (30/7). Hal ini setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan pemblokiran lantaran sampai Jumat (29/7) dini hari, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat tersebut tak juga mendaftar sesuai aturan PSE.

Seperti diketahui, Kemenkominfo sebelumnya meminta agar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia, untuk melakukan pendaftaran ke mereka. Kewajiban pendaftaran ini tertuang dalam amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Peringatan pemblokiran sebenarnya sudah disampaikan oleh Kominfo kepada mereka sejak jauh-jauh hari, hanya saja sampai batas yang ditentukan, Steam dkk belum juga melakukan pendaftaran Penyelenggara sampai 29 Juli 2022 pukul 23.59 WIB dan akhirnya diblokir pada Sabtu (30/7) pagi.

Karena hal ini, langsung saja netizen bereaksi terhadap pemblokiran yang dilakukan Kemenkominfo terhadap sejumlah PSE tersebut. Di linimasa Twitter, netizen yang kesal dan kontra dengan peraturan ini sampai menggaungkan trending dengan tagar atau hashtag #BlokirKominfo.

Baca Juga :  Enam Fakta Mengejutkan Penyanyi Nyentrik Alie Akbar

PayPal dan Epic Games menjadi yang paling banyak dibahas netizen. Pantauan JawaPos.com di media sosial Twitter, trending #BlokirKominfo sampai Sabtu (30/7) siang, topik ini duduk di puncak teratas trending Indonesia.

Jika diklik atau ditelusuri lebih lanjut, kebanyakan topik dari #BlokirKominfo berisi kekesalan warganet. Masyarakat menilai kebijakan ini kurang tepat dan justru menyusahkan mereka.

“Layanan internet harusnya gaboleh dipegang sama kominfo lagi selama yang masih duduk disana para boomer tolol asal blok gajelas. Akses buat main game lewat steam, epic, dll aja di blokir masa paypal juga ikutan, banyak loh yang nyari duit lewat paypal. #BlokirKominfo,” cuit netizen dengan akun @fiar098.

“PayPal diblokir sama @kemkominfo. Uang tabungan kita yang ada disana nggak bisa diakses, nggak bisa kirim dan terima pembayaran online,” kata netizen lainnya dengan akun @aparatmati yang kesal dengan hal pemblokiran ini.

Baca Juga :  Mengenal Teknik Potong Gigi yang Dilakukan Elly Sugigi

Untuk kasus PayPal, layanan tersebut diketahui sudah muncul dan terdaftar sebagai PSE Lingkup Privat asing per tanggal 29 Juli 2022, atau tepat waktu. Entah kenapa tiba-tiba nama PayPal hilang dari daftar laman PSE Kominfo.

Tak hanya itu, nama PayPal juga juga sudah masuk dalam daftar pemblokiran Trust Positif. Trust Positif sendiri adalah situs yang dibuat Kemenkominfo untuk menampung aduan-aduan dari masyarakat terkait konten internet, selain itu, situs-situs bermuatan radikalisme, konten pornografi, SARA, dan konten bajakan juga bisa dimasukkan ke dalam daftar blokir Trust Positif.

Belum diketahui pasti alasan di balik pemblokiran PayPal, meski platform transaksi online ini sudah terdaftar PSE. Sampai berita ini dibuat, pihak Kemenkominfo tak juga memberikan respon atau tanggapan terkait pemblokiran ini. (jp)

JAKARTA – Gamers berduka, sejumlah layanan gaming mencakup Steam, Epic Games, DOTA, Counter Strike atau CS juga Origin kena blokir hari ini, Sabtu (30/7). Hal ini setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan pemblokiran lantaran sampai Jumat (29/7) dini hari, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat tersebut tak juga mendaftar sesuai aturan PSE.

Seperti diketahui, Kemenkominfo sebelumnya meminta agar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia, untuk melakukan pendaftaran ke mereka. Kewajiban pendaftaran ini tertuang dalam amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Peringatan pemblokiran sebenarnya sudah disampaikan oleh Kominfo kepada mereka sejak jauh-jauh hari, hanya saja sampai batas yang ditentukan, Steam dkk belum juga melakukan pendaftaran Penyelenggara sampai 29 Juli 2022 pukul 23.59 WIB dan akhirnya diblokir pada Sabtu (30/7) pagi.

Karena hal ini, langsung saja netizen bereaksi terhadap pemblokiran yang dilakukan Kemenkominfo terhadap sejumlah PSE tersebut. Di linimasa Twitter, netizen yang kesal dan kontra dengan peraturan ini sampai menggaungkan trending dengan tagar atau hashtag #BlokirKominfo.

Baca Juga :  Head in the Clouds tanpa Chungha

PayPal dan Epic Games menjadi yang paling banyak dibahas netizen. Pantauan JawaPos.com di media sosial Twitter, trending #BlokirKominfo sampai Sabtu (30/7) siang, topik ini duduk di puncak teratas trending Indonesia.

Jika diklik atau ditelusuri lebih lanjut, kebanyakan topik dari #BlokirKominfo berisi kekesalan warganet. Masyarakat menilai kebijakan ini kurang tepat dan justru menyusahkan mereka.

“Layanan internet harusnya gaboleh dipegang sama kominfo lagi selama yang masih duduk disana para boomer tolol asal blok gajelas. Akses buat main game lewat steam, epic, dll aja di blokir masa paypal juga ikutan, banyak loh yang nyari duit lewat paypal. #BlokirKominfo,” cuit netizen dengan akun @fiar098.

“PayPal diblokir sama @kemkominfo. Uang tabungan kita yang ada disana nggak bisa diakses, nggak bisa kirim dan terima pembayaran online,” kata netizen lainnya dengan akun @aparatmati yang kesal dengan hal pemblokiran ini.

Baca Juga :  Belum Terdaftar sebagai PSE Kominfo Blokir Yahoo, Dota dan Paypal

Untuk kasus PayPal, layanan tersebut diketahui sudah muncul dan terdaftar sebagai PSE Lingkup Privat asing per tanggal 29 Juli 2022, atau tepat waktu. Entah kenapa tiba-tiba nama PayPal hilang dari daftar laman PSE Kominfo.

Tak hanya itu, nama PayPal juga juga sudah masuk dalam daftar pemblokiran Trust Positif. Trust Positif sendiri adalah situs yang dibuat Kemenkominfo untuk menampung aduan-aduan dari masyarakat terkait konten internet, selain itu, situs-situs bermuatan radikalisme, konten pornografi, SARA, dan konten bajakan juga bisa dimasukkan ke dalam daftar blokir Trust Positif.

Belum diketahui pasti alasan di balik pemblokiran PayPal, meski platform transaksi online ini sudah terdaftar PSE. Sampai berita ini dibuat, pihak Kemenkominfo tak juga memberikan respon atau tanggapan terkait pemblokiran ini. (jp)

Most Read

Amankan Temuan Granat

Tahap Kedua Pembangunan RSUD Dimulai

Siapkan Tim Seleksi Kepengurusan

Artikel Terbaru

/