alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Jemaah Antusias Umrah di Masa Pandemi

Pimpinan Travel di Kalbar Bentuk Konsorsium

PONTIANAK– Sebanyak 110 jemaah umrah Kalbar melalui tiga travel yakni PT Muzdalifah 60 orang, PT Al Mahdar 44 0rang, dan PT Ihya Tour  6 orang tengah menjalani ibadah umrah di bulan Ramadan 1443 H.

Rombongan berangkat dari Pontianak ke Arab Saudi pada Jumat, 8 April 2022. Ini menjadi momen membahagiakan bagi para jemaah bisa menjalankan ibadah puasa di Tanah Suci.

Rombongan dipimpin langsung H. Mahadar Pemilik dari PT Al Mahdar, H. Ahmad Kholil Pemilik PT Muzdalifah, dan  Habib Thoha Husen Al Jufri.

H. Mahadar, Direktur Utama PT Al Mahdar mengatakan, para jemaah sangat antusias untuk umrah. Meski aturan umrah semakin longgar, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kesehatan menjadi hal utama bagi kami sehingga jemaah tetap bisa beribadah dengan nyaman dan khusuk, tetapi tetap waspada terhadap kondisi pandemi ini,” paparnya.

H. Mahadar Pemilik dari PT Al Mahdar, H. Ahmad Kholil Pemilik PT Muzdalifah, dan  Habib Thoha Husen Al Jufri, mereka memimpin langsung rombongan umrah

Melihat antusias jemaah  umrah di masa Pandemi ini, Ahmad Kholil Direktur Utama PT Muzdalifah menginisiasi membentuk konsorsium dan bekerja sama memenuhi kuota tempat duduk penerbangan menghadapi lesunya pasar pada masa pandemi Covid-19. Sudah ada empat travel yang bergabung. Yakni, PT Muzdalifah, PT Almahdar, PT Ihya Tour, dan Lintas Jaya Optima.

Baca Juga :  Internet untuk Pengenalan Budaya Indonesia

Kholil juga membuka ruang bagi travel-travel lain di Kalbar yang ingin bergabung. Menurut dia, itu adalah salah satu cara menyiasati lesunya pasar. Pada masa pandemi rata-rata travel belum bisa berjalan normal, sehingga disiasati dengan model konsorsium yaitu gabungan beberapa travel dalam satu grup.

“Karena kita sekarang untuk memberangkatkan jemaah sendiri-sendiri (tanpa kerjasama, red) di masa pandemi yang begitu  sulit dan susahnya. Ditambah lagi keadaan tidak menentu. Ke depan umrah kebanyakan gotong royong,” katanya.

Konsorsium ini bukan Asosiasi Haji Umrah baru. Namun, konsorsium umrah ini terbuka bagi segenap asosiasi, anggota Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kita bisa menampung sebagai koperasi.  Tetapi bukan berarti koperasi ini sebagai penyelengara. Melainkan menyediakan layanan, menyiapkan hotel, bus, katering. Kita sudah bekerja sama dengan kawan-kawan hotel di Arab Saudi. Sehingga ke depannya biaya umrah ebih murah. Tidak seperti kemarin ditekan tekan karena kita tidak tahu,” ulasnya.

Baca Juga :  TBC Pada Anak Meningkat, IDAI Tingkatkan Pemahaman Dokter

Nantinya, para pemilik travel bisa menggunakan jasa koperasi ini untuk memenuhi kebutuhan paket umrah yang ditawarkan ke jemaah masing-masing.

“Baik travel besar maupun travel pemula bisa  konsorsium dengan kita. InsyaAllah kita sudah membuat koperasi,” katanya.

Kholil berharap  para pengusaha travel di Kalbar dapat bergabung bersama dalam Koperasi Perahu Indah Nusantara.

“Sebentar lagi kami akan launching, di bulan syawal tanggal 17 di Arab Saudi InsyaAllah,” katanya.

Melalui koperasi ini, kata Kholil memberikan kemudahan bagi travel dan jemaahnya untuk berangkat. Bagi travel akan terbantu untuk memberangkatkan jemaah dalam jumlah berapa pun.

Sedangkan bagi jemaah mendapatkan kepastian keberangkataan, sebab transportasi, penginapan, makan dan lainnya sudah difasilitasi oleh koperasi bekerja sama dengan pihak travel.  Nantinya pihaknya juga akan meluncurkan sistem yang bisa membantu anggota memahami cara kerja koperasi ini. Ini memudahkan bagi para pemilik travel baik di kota maupun di daerah, karena harga yang ditawarkan sama. (mrd/ser)

Pimpinan Travel di Kalbar Bentuk Konsorsium

PONTIANAK– Sebanyak 110 jemaah umrah Kalbar melalui tiga travel yakni PT Muzdalifah 60 orang, PT Al Mahdar 44 0rang, dan PT Ihya Tour  6 orang tengah menjalani ibadah umrah di bulan Ramadan 1443 H.

Rombongan berangkat dari Pontianak ke Arab Saudi pada Jumat, 8 April 2022. Ini menjadi momen membahagiakan bagi para jemaah bisa menjalankan ibadah puasa di Tanah Suci.

Rombongan dipimpin langsung H. Mahadar Pemilik dari PT Al Mahdar, H. Ahmad Kholil Pemilik PT Muzdalifah, dan  Habib Thoha Husen Al Jufri.

H. Mahadar, Direktur Utama PT Al Mahdar mengatakan, para jemaah sangat antusias untuk umrah. Meski aturan umrah semakin longgar, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kesehatan menjadi hal utama bagi kami sehingga jemaah tetap bisa beribadah dengan nyaman dan khusuk, tetapi tetap waspada terhadap kondisi pandemi ini,” paparnya.

H. Mahadar Pemilik dari PT Al Mahdar, H. Ahmad Kholil Pemilik PT Muzdalifah, dan  Habib Thoha Husen Al Jufri, mereka memimpin langsung rombongan umrah

Melihat antusias jemaah  umrah di masa Pandemi ini, Ahmad Kholil Direktur Utama PT Muzdalifah menginisiasi membentuk konsorsium dan bekerja sama memenuhi kuota tempat duduk penerbangan menghadapi lesunya pasar pada masa pandemi Covid-19. Sudah ada empat travel yang bergabung. Yakni, PT Muzdalifah, PT Almahdar, PT Ihya Tour, dan Lintas Jaya Optima.

Baca Juga :  Menhub Bolehkan Tes Antigen, Midji Tetap Wajibkan PCR

Kholil juga membuka ruang bagi travel-travel lain di Kalbar yang ingin bergabung. Menurut dia, itu adalah salah satu cara menyiasati lesunya pasar. Pada masa pandemi rata-rata travel belum bisa berjalan normal, sehingga disiasati dengan model konsorsium yaitu gabungan beberapa travel dalam satu grup.

“Karena kita sekarang untuk memberangkatkan jemaah sendiri-sendiri (tanpa kerjasama, red) di masa pandemi yang begitu  sulit dan susahnya. Ditambah lagi keadaan tidak menentu. Ke depan umrah kebanyakan gotong royong,” katanya.

Konsorsium ini bukan Asosiasi Haji Umrah baru. Namun, konsorsium umrah ini terbuka bagi segenap asosiasi, anggota Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kita bisa menampung sebagai koperasi.  Tetapi bukan berarti koperasi ini sebagai penyelengara. Melainkan menyediakan layanan, menyiapkan hotel, bus, katering. Kita sudah bekerja sama dengan kawan-kawan hotel di Arab Saudi. Sehingga ke depannya biaya umrah ebih murah. Tidak seperti kemarin ditekan tekan karena kita tidak tahu,” ulasnya.

Baca Juga :  Masih Potensi Hujan Ekstrem

Nantinya, para pemilik travel bisa menggunakan jasa koperasi ini untuk memenuhi kebutuhan paket umrah yang ditawarkan ke jemaah masing-masing.

“Baik travel besar maupun travel pemula bisa  konsorsium dengan kita. InsyaAllah kita sudah membuat koperasi,” katanya.

Kholil berharap  para pengusaha travel di Kalbar dapat bergabung bersama dalam Koperasi Perahu Indah Nusantara.

“Sebentar lagi kami akan launching, di bulan syawal tanggal 17 di Arab Saudi InsyaAllah,” katanya.

Melalui koperasi ini, kata Kholil memberikan kemudahan bagi travel dan jemaahnya untuk berangkat. Bagi travel akan terbantu untuk memberangkatkan jemaah dalam jumlah berapa pun.

Sedangkan bagi jemaah mendapatkan kepastian keberangkataan, sebab transportasi, penginapan, makan dan lainnya sudah difasilitasi oleh koperasi bekerja sama dengan pihak travel.  Nantinya pihaknya juga akan meluncurkan sistem yang bisa membantu anggota memahami cara kerja koperasi ini. Ini memudahkan bagi para pemilik travel baik di kota maupun di daerah, karena harga yang ditawarkan sama. (mrd/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/