alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Bandara Internasional Supadio Bantu Ribuan Bibit Pohon di Menjalin

Peduli Lestarikan Adat Budaya dan Lingkungan

Bandara Internasional Supadio Berikan Bantuan Ribuan Bibit Pohon di Menjalin

LANDAK – PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Kamis (18/8) kembali meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mendorong pengembangan Pariwisata Adat dan Budaya Suku Dayak sekaligus memberikan bantuan 3.800 bibit pohon untuk penghijauan di Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak.

“Upaya meningkatkan pengembangan pariwisata adat sekaligus pemberian bibit pohon untuk ini merupakan salah satu komitmen pihak bandara dalam melestarikan adat budaya daerah sekaligus juga menjaga kelestarian alam dengan penghijauan,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna, usai menghadiri Ritual Nanam Pantak, Kamis (18/8) di Rumah Adat Dayak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak.

Selain menyerahkan bibit pohon, dikesempatan yang sama, PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio bersama Kick Andy Foundation secara simbolis juga menyerahkan bantuan sebanyak 392 pasang sepatu sekolah bagi para pelajar disekitar Kecamatan Menjalin.

Baca Juga :  Menjadi Pengguna Internet yang Pintar dengan Literasi Digital

Bantuan sepatu sekolah ini secara simbolis diberikan langsung oleh Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna bersama Director Human Capital PT Angkasa Pura II, Ajar Setiadi dan Senior General Manager Community Development Center, Amirzal.

“Kami berharap sepatu sekolah yang kami berikan ini bisa memotivasi para pelajar di sini agar lebih semangat di dalam menuntut ilmu di bangku sekolah, sehingga pada akhirnya kita harapkan akan lebih banyak generasi cerdas, berkualitas dan berprestasi dari daerah ini,” ungkapnya.

Pria yang kerap disapa Iwan ini menambahkan, sebelumnya Bandara Internasional Supadio memang telah rutin menggelar kegiatan bakti sosial melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang bagi masyarakat di Kalimantan Barat.

Beberapa program CSR rutin dilakukan bandara seperti dengan memberikan pinjaman bergulir bagi para pelaku UMKM lokal, bantuan pembangunan fasilitas pendidikan, bedah rumah bagi warga kurang mampu, khitanan massal, pembagian kacamata gratis dan beasiswa bagi para pelajar dan sejumlah kegiatan sosial lainnya bagi masyarakat, terutama di sekitar lingkungan bandara.

Baca Juga :  Bazar Murah Masjid Ikhawanul Mukminin, Ambil Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

“Semua bantuan dan kegiatan bakti sosial yang kami lakukan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami sebagai entitas bisnis yang tidak sekedar berpikir untuk mengembangkan bisnis saja, namun kami juga terus berupaya ikut berkontribusi membangun daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat terutama di lingkungan sekitar bandara,” ungkapnya.

Ketua Adat Menjalin, Tomas Apon mengapresiasi kepedulian Bandara Internasional Supadio yang ikut serta melestarikan adat budaya sekaligus melakukan penghijauan di Kecamatan Menjalin. Dia berharap kerjasama yang terbangun saat ini antara pihak bandara dengan daerah setempat bisa terus ditingkatkan. Dia tidak ingin masyarakat, terutama para generasi muda larut dalam kemajuan teknologi dan modernisasi kemudian melupakan pentingnya menjaga kelestarian alam termasuk adat budaya lokal yang ada.

“Makanya kami juga perlu dukungan semua pihak terkait, termasuk pihak BUMN seperti Bandara untuk turut serta di dalam melestarikan adat budaya, termasuk lingkungan dan hutan adat yang ada di daerah kami,” pungkasnya. (ash/r)

Peduli Lestarikan Adat Budaya dan Lingkungan

Bandara Internasional Supadio Berikan Bantuan Ribuan Bibit Pohon di Menjalin

LANDAK – PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Kamis (18/8) kembali meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mendorong pengembangan Pariwisata Adat dan Budaya Suku Dayak sekaligus memberikan bantuan 3.800 bibit pohon untuk penghijauan di Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak.

“Upaya meningkatkan pengembangan pariwisata adat sekaligus pemberian bibit pohon untuk ini merupakan salah satu komitmen pihak bandara dalam melestarikan adat budaya daerah sekaligus juga menjaga kelestarian alam dengan penghijauan,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna, usai menghadiri Ritual Nanam Pantak, Kamis (18/8) di Rumah Adat Dayak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak.

Selain menyerahkan bibit pohon, dikesempatan yang sama, PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio bersama Kick Andy Foundation secara simbolis juga menyerahkan bantuan sebanyak 392 pasang sepatu sekolah bagi para pelajar disekitar Kecamatan Menjalin.

Baca Juga :  116 Pemancing Kalbar Ikuti Turnamen Athalla Fishing

Bantuan sepatu sekolah ini secara simbolis diberikan langsung oleh Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna bersama Director Human Capital PT Angkasa Pura II, Ajar Setiadi dan Senior General Manager Community Development Center, Amirzal.

“Kami berharap sepatu sekolah yang kami berikan ini bisa memotivasi para pelajar di sini agar lebih semangat di dalam menuntut ilmu di bangku sekolah, sehingga pada akhirnya kita harapkan akan lebih banyak generasi cerdas, berkualitas dan berprestasi dari daerah ini,” ungkapnya.

Pria yang kerap disapa Iwan ini menambahkan, sebelumnya Bandara Internasional Supadio memang telah rutin menggelar kegiatan bakti sosial melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang bagi masyarakat di Kalimantan Barat.

Beberapa program CSR rutin dilakukan bandara seperti dengan memberikan pinjaman bergulir bagi para pelaku UMKM lokal, bantuan pembangunan fasilitas pendidikan, bedah rumah bagi warga kurang mampu, khitanan massal, pembagian kacamata gratis dan beasiswa bagi para pelajar dan sejumlah kegiatan sosial lainnya bagi masyarakat, terutama di sekitar lingkungan bandara.

Baca Juga :  Panitia HUT Konghucu-YBS Serahkan Bantuan ke Korban Pembacokan Siantan  

“Semua bantuan dan kegiatan bakti sosial yang kami lakukan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami sebagai entitas bisnis yang tidak sekedar berpikir untuk mengembangkan bisnis saja, namun kami juga terus berupaya ikut berkontribusi membangun daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat terutama di lingkungan sekitar bandara,” ungkapnya.

Ketua Adat Menjalin, Tomas Apon mengapresiasi kepedulian Bandara Internasional Supadio yang ikut serta melestarikan adat budaya sekaligus melakukan penghijauan di Kecamatan Menjalin. Dia berharap kerjasama yang terbangun saat ini antara pihak bandara dengan daerah setempat bisa terus ditingkatkan. Dia tidak ingin masyarakat, terutama para generasi muda larut dalam kemajuan teknologi dan modernisasi kemudian melupakan pentingnya menjaga kelestarian alam termasuk adat budaya lokal yang ada.

“Makanya kami juga perlu dukungan semua pihak terkait, termasuk pihak BUMN seperti Bandara untuk turut serta di dalam melestarikan adat budaya, termasuk lingkungan dan hutan adat yang ada di daerah kami,” pungkasnya. (ash/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/