alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Denny Muslimim, Pendidikan Gratis  hingga Wujudkan Apotek Mini di Tiap Desa

DM Foundation sebenarnya adalah gerakan sosial kecil Denny Muslimin yang sudah dilakukan sejak 2012 silam. Seiring berjalannya waktu, ternyata gerakan sosial tersebut mendapat respon baik dari masyarakat. Kini, pelan-pelan DM Foundation mulai memacu mesin gerakan baiknya, dengan menyentuh masyarakat di 14 kabupaten kota di Kalbar. Apa itu DM Foundation ?

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Ingatan Denny Muslimin kembali ke 2012. Di tahun itu, gerakan kecil sosial ia jalankan. Pemberian bantuan pendidikan gratis bagi masyarakat yang miliki niat untuk sekolah. Kemudian memberi bantuan bagi orang tidak mampu, program bantuan masjid hingga bantuan rutin tahunan hari besar keagamaan umat Islam buat masyarakat mulai ia jalankan.

Sasaran awal gerakan baik itu, dilakukannya pada orang-orang dilingkungannya. Kemudian gerakan itu terus berkembang di Kota Pontianak tempat ia lahir, dan tanah Ketapang, tempat ia tumbuh hingga remaja.

Benih-benih baik dalam menggerakkan gerakan sosial tumbuh dalam dirinya. Alokasi anggaran buat kegiatan perkegiatan berasal dari sisihan penghasilan dirinya dan beberapa teman pengusaha.

Baca Juga :  Pontianak Post Kehilangan Penulis Opini Aktif 

Dari sebuah gerakan kecil yang dilakukannya. Ternyata kini membesar. Tak tiba-tiba. Proses yang membuatnya seperti sekarang.

Denny menuturkan, hingga sekarang. Kegiatan sosial tersebut masih rutin dijalankan. Malahan ke depan inginnya DM Foundation bisa lebih banyak menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Beberapa program yang sudah dijalankan akan dilebarkan.

Selain pemberian sekolah gratis bagi orang yang ingin sekolah. Bantuan seribu Al Qur’an bagi masjid atau musholla membutuhkan akan terus berjalan bertahap. “Dari gerakan kecil ini, ada 27 orang yang sudah menyelesaikan pendidikan kuliah. Beberapa diantaranya malah S 2,” tuturnya kepada Pontianak Post, Rabu (4/5).

Ke depan, ia juga ingin setiap desa miliki apotek mini. Anganan itu diimpikan Denny. Sebab ia pribadi mengalami langsung kejadiannya. Dimana, ketika suatu malam ia sulit mendapatkan obat di apotek. Dari situ, ia ingin ke depan masyarakat tak lagi sulit ketika mencari obat disaat urgen. Saat membutuhkan obat. Apotek mini tersedia dengan pengoperasian 24 jam.

Baca Juga :  Kebun Kopi Tua di Pasak Piang, Meremajakan Komoditi yang Lama Terabaikan

Dari gerakan sosial ini, Denny juga ingin membangkitkan skil masyarakat. Khususnya dibidang pertanian hidroponik. Di Jakarta kata dia ramai masyarakat memanfaatkan lahan sempit untuk menanam sayuran. Kebanyakan berhasil. Sehingga untuk kebutuhan sayuran mereka tak lagi mengeluarkan biaya. Tinggal petik di rumah.

Kalbar kata dia, miliki potensi untuk berkembang. Lahan masih luas. Jika masyarakat bisa mengembangkannya, sudah tentu akan menghemat pengeluaran. Malahan jika berlebih, sayuran itu bisa dijual dan menghasilkan pendapatan tambahan. Pelan-pelan dari gerakan DM Foundation, akan menyentuh sektor tersebut.

Ke depan, DM Foundation akan menguatkan kepengurusan. Sebab ia tahu, gerakan ini semakin besar. Sasarannya nanti ada di 14 kabupaten kota di Kalbar. “Gerakan baik akan disebar buat masyarakat Kalbar,” tutupnya.(**)

DM Foundation sebenarnya adalah gerakan sosial kecil Denny Muslimin yang sudah dilakukan sejak 2012 silam. Seiring berjalannya waktu, ternyata gerakan sosial tersebut mendapat respon baik dari masyarakat. Kini, pelan-pelan DM Foundation mulai memacu mesin gerakan baiknya, dengan menyentuh masyarakat di 14 kabupaten kota di Kalbar. Apa itu DM Foundation ?

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Ingatan Denny Muslimin kembali ke 2012. Di tahun itu, gerakan kecil sosial ia jalankan. Pemberian bantuan pendidikan gratis bagi masyarakat yang miliki niat untuk sekolah. Kemudian memberi bantuan bagi orang tidak mampu, program bantuan masjid hingga bantuan rutin tahunan hari besar keagamaan umat Islam buat masyarakat mulai ia jalankan.

Sasaran awal gerakan baik itu, dilakukannya pada orang-orang dilingkungannya. Kemudian gerakan itu terus berkembang di Kota Pontianak tempat ia lahir, dan tanah Ketapang, tempat ia tumbuh hingga remaja.

Benih-benih baik dalam menggerakkan gerakan sosial tumbuh dalam dirinya. Alokasi anggaran buat kegiatan perkegiatan berasal dari sisihan penghasilan dirinya dan beberapa teman pengusaha.

Baca Juga :  Lebih Dekat Kuliah di Kalbar, Kapal Pelni Jadi Andalan

Dari sebuah gerakan kecil yang dilakukannya. Ternyata kini membesar. Tak tiba-tiba. Proses yang membuatnya seperti sekarang.

Denny menuturkan, hingga sekarang. Kegiatan sosial tersebut masih rutin dijalankan. Malahan ke depan inginnya DM Foundation bisa lebih banyak menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Beberapa program yang sudah dijalankan akan dilebarkan.

Selain pemberian sekolah gratis bagi orang yang ingin sekolah. Bantuan seribu Al Qur’an bagi masjid atau musholla membutuhkan akan terus berjalan bertahap. “Dari gerakan kecil ini, ada 27 orang yang sudah menyelesaikan pendidikan kuliah. Beberapa diantaranya malah S 2,” tuturnya kepada Pontianak Post, Rabu (4/5).

Ke depan, ia juga ingin setiap desa miliki apotek mini. Anganan itu diimpikan Denny. Sebab ia pribadi mengalami langsung kejadiannya. Dimana, ketika suatu malam ia sulit mendapatkan obat di apotek. Dari situ, ia ingin ke depan masyarakat tak lagi sulit ketika mencari obat disaat urgen. Saat membutuhkan obat. Apotek mini tersedia dengan pengoperasian 24 jam.

Baca Juga :  Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Dari gerakan sosial ini, Denny juga ingin membangkitkan skil masyarakat. Khususnya dibidang pertanian hidroponik. Di Jakarta kata dia ramai masyarakat memanfaatkan lahan sempit untuk menanam sayuran. Kebanyakan berhasil. Sehingga untuk kebutuhan sayuran mereka tak lagi mengeluarkan biaya. Tinggal petik di rumah.

Kalbar kata dia, miliki potensi untuk berkembang. Lahan masih luas. Jika masyarakat bisa mengembangkannya, sudah tentu akan menghemat pengeluaran. Malahan jika berlebih, sayuran itu bisa dijual dan menghasilkan pendapatan tambahan. Pelan-pelan dari gerakan DM Foundation, akan menyentuh sektor tersebut.

Ke depan, DM Foundation akan menguatkan kepengurusan. Sebab ia tahu, gerakan ini semakin besar. Sasarannya nanti ada di 14 kabupaten kota di Kalbar. “Gerakan baik akan disebar buat masyarakat Kalbar,” tutupnya.(**)

Most Read

Artikel Terbaru

/