alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Perjuangan Keras EXO-L Menyaksikan Sang Idola

Antre Tiket Sejak Subuh, Ada yang Jadi Korban Calo

Tak mudah menyaksikan konser EXO di ICE BSD City Tangerang, Sabtu (23/11). Para penggemar harus memulainya dengan persaingan superketat dalam membeli tiket. Namun, susah payah mereka terbayarkan dengan kepuasan saat melihat sang idola tampil.

ANNA, penonton asal Surabaya mengungkapkan tiket konser EXO PLANET #5 – ExplOration – in JAKARTA – 2019 tersebut ludes dalam waktu 0,03 detik pada penjualan pertama 1 Oktober lalu. Pada penjualan kedua 12 Oktober, tiket terjual lebih cepat lagi. ’’0,01 detik udah habis!’’ ujar perempuan yang merogoh kocek Rp 10 juta untuk mendapat tiket di area festival depan dari calo itu.

 

 

Konser dimulai pukul 15.00. Namun, para EXO-L berkumpul di venue sejak pukul 03.00. ’’Merchandise resmi dibuka jam 05.00, makanya mereka rela antre dari jam 03.00,’’ kata Anna yang datang pukul 07.00.

Penantian panjang itu terbayar saat melihat penampilan EXO yang superkeren dan total. Boyband bentukan SM Entertainment tersebut hadir dalam formasi enam member. Suho, Baekhyun, Chen, Chanyeol, Kai, dan Sehun. Member D.O. dan Xiumin tengah menjalani wajib militer. Sementara itu, Lay berada di Tiongkok.

Baca Juga :  Tolak Iklan Provider agar Konten Bebas Gawai

Mereka membawakan hampir semua lagu dari album Tempo yang dirilis tahun lalu di antaranya, Love Shot dan Damage. Beberapa hit dari album sebelumnya seperti Overdose, Call Me Baby, dan Growl juga dibawakan. Semua member terlihat bahagia menikmati sambutan hangat penonton. Para member juga sangat interaktif.

Ada penonton yang memberi mereka baju tradisional Jawa dan belangkon. Chanyeol dan Baekhyun memakainya. Mereka juga melemparkan bola-bola kecil berisi tanda tangan. Penonton yang duduk di tribun belakang kebagian melihat wajah ganteng lebih dekat para member karena mereka berkeliling area venue dengan kereta.

Konser makin seru karena EXO-L Indonesia juga merayakan ulang tahun Chanyeol yang jatuh pada 27 November nanti. Para penonton menyanyikan lagu untuknya. ”Kalian fanchant terbaik sedunia,’’ puji Chanyeol.

EXO-L makin kegirangan karena, rupanya, EXO akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Suho bilang mau ke Indonesia lagi bulan depan. Begitu pun dengan Chen yang berucap begitu.

Baca Juga :  Milenial Ramaikan Konser Kebangsaan

Kebahagiaan EXO-L di dalam arena konser berbanding terbalik dengan mereka yang gagal nonton. Novi harus mengubur impiannya bertemu sang idola. Dia terbang dari Malang menuju Jakarta pada Jumat sore (22/11). ”Saya jastip dua tiket pada 5 Oktober. Festival X satu. Lalu tribun E,” katanya.

Setibanya di venue konser, owner jastip yang dikenalnya melalui Instagram tak bisa dihubungi. ”Dikirimin WhatsApp juga tidak dibaca,” ucapnya.

Total rupiah yang sudah dibayar Novi Rp 4 juta sebagai downpayment (DP). Yang bikin nyesek, kata dia, calo yang berkeliaran di venue menyediakan tiket on the spot. Namun, harganya fantastis. Mulai Rp 7 juta–Rp 12 juta. Padahal, resminya tiket hanya dijual di angka Rp. 1.170.000 hingga Rp 3 juta belum dengan pajak.

Keluhan lain dirasakan Ega. Penonton dengan tiket festival E tersebut melihat pihak promotor tak profesional. Ada penonton yang mengantre sejak Jumat dini hari (22/11) di venue. ”Nggak ada sistem antrean nomor. Jadi, yang datang duluan, ya masuk duluan,” terangnya. (adn/sam/c25/ayi)

Antre Tiket Sejak Subuh, Ada yang Jadi Korban Calo

Tak mudah menyaksikan konser EXO di ICE BSD City Tangerang, Sabtu (23/11). Para penggemar harus memulainya dengan persaingan superketat dalam membeli tiket. Namun, susah payah mereka terbayarkan dengan kepuasan saat melihat sang idola tampil.

ANNA, penonton asal Surabaya mengungkapkan tiket konser EXO PLANET #5 – ExplOration – in JAKARTA – 2019 tersebut ludes dalam waktu 0,03 detik pada penjualan pertama 1 Oktober lalu. Pada penjualan kedua 12 Oktober, tiket terjual lebih cepat lagi. ’’0,01 detik udah habis!’’ ujar perempuan yang merogoh kocek Rp 10 juta untuk mendapat tiket di area festival depan dari calo itu.

 

 

Konser dimulai pukul 15.00. Namun, para EXO-L berkumpul di venue sejak pukul 03.00. ’’Merchandise resmi dibuka jam 05.00, makanya mereka rela antre dari jam 03.00,’’ kata Anna yang datang pukul 07.00.

Penantian panjang itu terbayar saat melihat penampilan EXO yang superkeren dan total. Boyband bentukan SM Entertainment tersebut hadir dalam formasi enam member. Suho, Baekhyun, Chen, Chanyeol, Kai, dan Sehun. Member D.O. dan Xiumin tengah menjalani wajib militer. Sementara itu, Lay berada di Tiongkok.

Baca Juga :  Cerita dan Peran Public Figure Perangi Covid-19

Mereka membawakan hampir semua lagu dari album Tempo yang dirilis tahun lalu di antaranya, Love Shot dan Damage. Beberapa hit dari album sebelumnya seperti Overdose, Call Me Baby, dan Growl juga dibawakan. Semua member terlihat bahagia menikmati sambutan hangat penonton. Para member juga sangat interaktif.

Ada penonton yang memberi mereka baju tradisional Jawa dan belangkon. Chanyeol dan Baekhyun memakainya. Mereka juga melemparkan bola-bola kecil berisi tanda tangan. Penonton yang duduk di tribun belakang kebagian melihat wajah ganteng lebih dekat para member karena mereka berkeliling area venue dengan kereta.

Konser makin seru karena EXO-L Indonesia juga merayakan ulang tahun Chanyeol yang jatuh pada 27 November nanti. Para penonton menyanyikan lagu untuknya. ”Kalian fanchant terbaik sedunia,’’ puji Chanyeol.

EXO-L makin kegirangan karena, rupanya, EXO akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Suho bilang mau ke Indonesia lagi bulan depan. Begitu pun dengan Chen yang berucap begitu.

Baca Juga :  Tolak Iklan Provider agar Konten Bebas Gawai

Kebahagiaan EXO-L di dalam arena konser berbanding terbalik dengan mereka yang gagal nonton. Novi harus mengubur impiannya bertemu sang idola. Dia terbang dari Malang menuju Jakarta pada Jumat sore (22/11). ”Saya jastip dua tiket pada 5 Oktober. Festival X satu. Lalu tribun E,” katanya.

Setibanya di venue konser, owner jastip yang dikenalnya melalui Instagram tak bisa dihubungi. ”Dikirimin WhatsApp juga tidak dibaca,” ucapnya.

Total rupiah yang sudah dibayar Novi Rp 4 juta sebagai downpayment (DP). Yang bikin nyesek, kata dia, calo yang berkeliaran di venue menyediakan tiket on the spot. Namun, harganya fantastis. Mulai Rp 7 juta–Rp 12 juta. Padahal, resminya tiket hanya dijual di angka Rp. 1.170.000 hingga Rp 3 juta belum dengan pajak.

Keluhan lain dirasakan Ega. Penonton dengan tiket festival E tersebut melihat pihak promotor tak profesional. Ada penonton yang mengantre sejak Jumat dini hari (22/11) di venue. ”Nggak ada sistem antrean nomor. Jadi, yang datang duluan, ya masuk duluan,” terangnya. (adn/sam/c25/ayi)

Most Read

Artikel Terbaru

/