Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polemik LCC Kalbar Berakhir: MPR Batalkan Tanding Ulang, Angkat Ocha Jadi Duta

I
Penulis: Idil Aqsa Akbary❯
Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha) dan sang ayah, Andre Kuncoro, setibanya mereka di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5) dari Jakarta.
Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha) dan sang ayah, Andre Kuncoro, setibanya mereka di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5) dari Jakarta.

Advertisement

Polemik final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar berakhir tanpa tanding ulang setelah SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas kompak menolak pertandingan ulang. Di tengah kontroversi nasional itu, sosok Ocha justru diangkat menjadi simbol keberanian pelajar menyampaikan kritik secara santun dan argumentatif.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI resmi membatalkan rencana final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat setelah menerima penolakan dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.

Advertisement

Keputusan itu diambil dalam rapat pimpinan MPR RI dan disebut telah menjadi kesepakatan seluruh fraksi. MPR memilih mengikuti sikap kedua sekolah yang sama-sama menilai pertandingan ulang tidak perlu dilaksanakan.

“Hari ini kita rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini,” kata Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Advertisement

MPR sebelumnya sempat memutuskan menggelar final ulang usai polemik kesalahan penilaian pada babak final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalbar viral di media sosial dan memicu perhatian nasional.

Namun dalam perkembangannya, dua finalis utama justru mengambil sikap berbeda terhadap wacana tanding ulang. SMAN 1 Pontianak memilih mundur, sedangkan SMAN 1 Sambas secara tegas menolak pertandingan ulang. Sementara SMAN 1 Sanggau sebelumnya menyatakan siap kembali bertanding apabila final ulang tetap dilaksanakan.

Abraham mengatakan pihak MPR RI telah bertemu langsung dengan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas pada pekan lalu untuk mendengar sikap masing-masing sekolah. Menurutnya, keputusan kedua sekolah diterima dengan baik.

Di tengah polemik tersebut, nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral karena keberaniannya menyampaikan protes kepada dewan juri, justru mendapat perhatian luas publik.

 

Advertisement

Artikel Terkait

MPR Bantah Juri LCC Kalbar Berpihak, Sebut Ada Kendala Teknis Suara Saat Babak Rebutan

MPR Bantah Juri LCC Kalbar Berpihak, Sebut Ada Kendala Teknis Suara Saat Babak Rebutan

Sekjen MPR RI membantah juri LCC Empat Pilar Kalbar berpihak dan menyebut polemik final dipicu kendala teknis suara.

Pernyataan Lengkap Tiga Sekolah Finalis LCC 4 Pilar Kalbar terhadap Adanya Tanding Ulang

Pernyataan Lengkap Tiga Sekolah Finalis LCC 4 Pilar Kalbar terhadap Adanya Tanding Ulang

Polemik LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar memecah sikap tiga finalis: Pontianak mundur, Sambas menolak tanding ulang, Sanggau siap bertanding.

Pernyataan Lengkap SMAN 1 Sambas Soal Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar: Sama dengan SMAN 1 Pontianak, Tolak Tanding Ulang

Pernyataan Lengkap SMAN 1 Sambas Soal Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar: Sama dengan SMAN 1 Pontianak, Tolak Tanding Ulang

Kontroversi LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar memanas, SMAN 1 Sambas menolak final ulang dan menyebut siswa mengalami tekanan psikologis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer