Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Sekadar Oleh-Oleh, Suvenir Makanan Simbol Berbagi Rezeki Dalam Pernikahan

C
Penulis: Chairunnisya❯
Ilustrasi suvenir pernikahan (AI)
Ilustrasi suvenir pernikahan (AI)

Advertisement

PONTIANAK POST - Tren suvenir pernikahan kini semakin beragam. Mulai dari lilin aromaterapi, madu botolan, hingga aneka makanan tradisional menjadi pilihan pasangan pengantin.

Dosen Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya Malang, Nike Kusumawanti mengatakan setiap jenis suvenir memiliki makna simbolik yang berbeda.

“Secara simbolik, suvenir makanan mencerminkan budaya berbagi rezeki. Benda pajangan lebih bersifat simbolik dan representatif,” kata Nike, dikutip dari Jawapos.

Karena itu, memilih suvenir sebenarnya bukan soal mana yang paling mahal atau paling menarik. Yang lebih penting adalah pesan sosial yang ingin ditampilkan kepada tamu undangan.

Nike menilai suvenir makanan tradisional dapat menghadirkan kesan yang lebih hangat dan membumi. Selain itu, pilihan tersebut juga mampu memperkuat identitas budaya lokal.

Advertisement

“Kalau boleh memberi saran, suvenir makanan tradisional seperti dodol, kopi, atau madu lokal dapat menciptakan kesan hangat dan membumi, sekaligus merekatkan identitas budaya,” imbuhnya.

Selain lebih dekat dengan budaya masyarakat, suvenir makanan juga dinilai lebih bermanfaat karena dapat dinikmati langsung oleh tamu undangan.

Pilihan sederhana seperti ini justru dapat meninggalkan kesan yang lebih personal dan berkesan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Etika Memberi Suvenir Pernikahan Agar Tidak Terlihat Berlebihan dan Pamer

Etika Memberi Suvenir Pernikahan Agar Tidak Terlihat Berlebihan dan Pamer

Suvenir pernikahan bukan sekadar pelengkap pesta, tetapi simbol penghargaan dan kebersamaan.

Donasi Atas Nama Tamu Jadi Tren Baru Suvenir Pernikahan Modern

Donasi Atas Nama Tamu Jadi Tren Baru Suvenir Pernikahan Modern

Donasi sosial menjadi alternatif suvenir pernikahan yang dinilai lebih etis dan bermakna.

Konselor Ingatkan Jangan Jadikan Media Sosial Tempat Mengumbar Konflik Nafkah Anak

Konselor Ingatkan Jangan Jadikan Media Sosial Tempat Mengumbar Konflik Nafkah Anak

onflik nafkah anak yang diumbar di media sosial berisiko meninggalkan dampak psikologis bagi anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer