Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cara Mudah Merawat Hijab Tetap Cantik dan Tidak Mudah Rusak

Miftahul Khair • Jumat, 1 November 2024 | 10:56 WIB
Ilustrasi wanita mengguanakan hijab.
Ilustrasi wanita mengguanakan hijab.

PONTIANAK - Hijab adalah bagian penting dari penampilan muslimah yang perlu dirawat agar selalu terlihat cantik dan awet.

Perawatan yang baik akan membuat bahan tetap nyaman dan tidak mudah rusak, sehingga bisa digunakan dalam waktu lama.

Hijab yang dijaga dengan benar juga akan mempertahankan warna aslinya dan tetap tampak baru meski sering digunakan.

Salah satu cara merawat hijab adalah dengan memperhatikan proses pencucian hingga penyimpanannya.

Merawat hijab tidaklah sulit, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hijab tetap terawat dan terlihat indah setiap saat.

Fashion Influencer, Tantri Namirah, membagikan tips merawat hijab agar tetap awet dan tidak mudah rusak, dikutip dari Jawapos.

  1. Cuci Hijab dengan Lembut

Hijab memiliki bahan yang bervariasi, mulai dari yang lembut seperti katun, sutra, hingga bahan yang lebih sensitif seperti chiffon.

Untuk menjaga kualitasnya, disarankan untuk mencuci hijab dengan tangan dan menggunakan deterjen yang lembut.

Hindari pemutih karena dapat merusak warna kain, terutama untuk hijab berwarna cerah.

Jika harus mencuci menggunakan mesin, masukkan hijab ke dalam kantung jaring agar tidak tertarik atau terlipat.

  1. Hindari Penggunaan Air Panas

Air panas bisa menyebabkan serat kain hijab menjadi kendur dan warnanya pudar.

Oleh karena itu, gunakan air dingin atau suam-suam kuku untuk mencucinya.

Ini akan menjaga tekstur bahan tetap halus dan mempertahankan warna kain agar tetap cemerlang.

  1. Jemur di Tempat Teduh

Menjemur hijab di bawah sinar matahari langsung dapat membuat warna cepat pudar.

Sebaiknya jemur di tempat teduh atau di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.

Gantung agar tidak kusut dan tidak perlu diperas terlalu kuat, karena hal ini bisa merusak serat kain.

  1. Setrika dengan Suhu Rendah

Tidak semua bahan hijab tahan panas tinggi, jadi gunakan suhu rendah saat menyetrika, terutama untuk bahan seperti sutra atau chiffon.

Jika perlu, gunakan kain tipis di atasnya saat menyetrika untuk melindungi bahan dari panas langsung.

Langkah ini membantu hijab tetap rapi dan mencegah kerusakan serat kain akibat panas.

  1. Simpan dengan Rapi

Menyimpan hijab secara sembarangan bisa menyebabkan kusut dan kehilangan bentuk aslinya.

Untuk menjaga bentuk tetap baik, gunakan gantungan khusus hijab atau lipat dengan rapi.

Menyimpan dalam posisi digantung akan mencegahnya kusut, sementara melipat secara rapi juga akan menjaga agar tidak berkerut.

Baca Juga: SKD CPNS Kota Singkawang Selesai, Pemerintah Kota Cari 38 Formasi

  1. Gunakan Pewangi Khusus Kain

Hijab yang sering dipakai bisa menyerap bau tidak sedap, terutama di bagian yang menutupi kepala.

Agar tetap harum, semprotkan pewangi khusus kain setelah hijab dicuci dan dikeringkan.

Pastikan pewangi tersebut aman untuk bahan hijab dan tidak meninggalkan noda pada kain.

  1. Hindari Pemakaian Pin Secara Berlebihan

Pin atau jarum bisa merusak serat kain hijab jika digunakan terlalu sering atau terlalu banyak.

Untuk menghindari kerusakan pada kain, coba gunakan magnet atau peniti khusus hijab yang lebih ramah bahan.

Jika pin memang diperlukan, usahakan untuk menempatkannya di area yang sama agar tidak merusak bagian lain dari hijab.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, hijab akan tetap awet, nyaman, dan tampak baru meski sering dipakai.

Merawat hijab dengan baik adalah investasi kecil untuk menjaga penampilan tetap prima dalam jangka waktu lama. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#hijab #cara mudah #merawat