alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Rekreasi Aman dari Covid-19

PONTIANAK – Rekreasi dibutuhkan anak-anak untuk melepas penat dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Namun, pandemi Covid-19 membuat kegiatan rekreasi yang dilakukan di luar rumah menjadi kian terbatas. Padahal, rekreasi punya manfaat yang berdampak baik bagi anak dan keluarga.

“Rekreasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang,” ungkap Psikolog Endah Fitriani,M.Psi.

Bagi keluarga yang berekreasi, dia menilai momen tersebut bisa menghilangkan stress, merekatkan hubungan keluarga, membuat lebih bahagia, menyegarkan hati dan pikiran, serta menjadi momen untuk mendidik anak. Ikatan emosional anak dan orangtua juga semakin kuat lewat rekreasi keluarga.

“Momen kenangan terindah untuk anak sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya” ucap Guru Bimbingan Konseling di SMP Negeri 10 Pontianak ini.

Tak hanya sebagai sarana penyegaran dan meningkatkan hubungan emosional, lanjutnya, manfaat rekreasi adalah membantu anak meningkatkan kreativitas dan keterampilannya, membuat mereka punya  pengalaman baru, serta meningkatkan rasa percaya diri anak.

Baca Juga :  Deteksi Dini Autisme

“Sehingga rekreasi bisa menjadi sarana belajar yang seru bagi anak dan melatih berinteraksi dan lingkungan sosial lain,” ujarnya.

Ada beragam jenis rekreasi yang bisa dipilih oleh orangtua untuk anaknya, seperti wisata edukasi, wisata sehat, wisata alam, wisata seni budaya, serta wisata kreatif. Pilihan tersebut bisa disesuaikan dengan umur anak.

“Jika anak sudah bisa diajak komunikasi dan berjalan, rekreasi yang dilakukan bisa di wisata edukasi. Wisata ini seperti  wisata menanam cabe, pohon atau tanaman lainnya. Ada wisata sehat yakni olahraga. Ada pula wisata alam yaitu dengan mengajak anak ke gunung, pantai, dan lain sebagainya. Ada juga  wisata seni budaya seperti pergi ke museum, keraton, tugu, candi, dan lain-lain. Juga wisata kreatif, seperti mengajak anak membuat sesuatu dari barang bekas,” pungkasnya.**

Dia menilai, kegiatan rekreasi bisa dilakukan pada akhir pekan karena hari lain adalah jadwal rutinitas pada bagi orangtua dan anak. Rekreasi menurutnya juga tidak perlu jauh. Jika menjadi kegiatan rutin pekanan, rekreasi pun bisa dilakukan di rumah.

Baca Juga :  Rasa Gatal pada Organ Kewanitaan

“Untuk rekreasi kecil-kecilan bisa sesering mungkin dilakukan di rumah,” ucapnya.

Rekreasi juga tidak harus keluar uang yang banyak. Mengajak anak berekreasi di dalam kota juga bisa dilakukan. Namun mengingat masih pandemi covid-19, dia menyarankan agar intensitas aktivitas di luar rumah untuk dikurangi.

“Jam untuk rekreasi tidak seperti waktu kondisi normal. Bisa setengah dari biasanya,” katanya.

Selain itu, protokol kesehatan juga harus tetap dijaga ketika mengajak anak ke tempat rekreasi. Sebab, tempat wisata sudah tentu dikunjungi oleh banyak orang, sehingga potensi penularan virus menjadi lebih besar. Anak-anak hendaknya menggunakan masker, tidak terlalu dekat dengan orang lain, serta rutin mencuci tangan. (sti)

PONTIANAK – Rekreasi dibutuhkan anak-anak untuk melepas penat dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Namun, pandemi Covid-19 membuat kegiatan rekreasi yang dilakukan di luar rumah menjadi kian terbatas. Padahal, rekreasi punya manfaat yang berdampak baik bagi anak dan keluarga.

“Rekreasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang,” ungkap Psikolog Endah Fitriani,M.Psi.

Bagi keluarga yang berekreasi, dia menilai momen tersebut bisa menghilangkan stress, merekatkan hubungan keluarga, membuat lebih bahagia, menyegarkan hati dan pikiran, serta menjadi momen untuk mendidik anak. Ikatan emosional anak dan orangtua juga semakin kuat lewat rekreasi keluarga.

“Momen kenangan terindah untuk anak sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya” ucap Guru Bimbingan Konseling di SMP Negeri 10 Pontianak ini.

Tak hanya sebagai sarana penyegaran dan meningkatkan hubungan emosional, lanjutnya, manfaat rekreasi adalah membantu anak meningkatkan kreativitas dan keterampilannya, membuat mereka punya  pengalaman baru, serta meningkatkan rasa percaya diri anak.

Baca Juga :  Rusaknya Lapisan Terluar Gigi

“Sehingga rekreasi bisa menjadi sarana belajar yang seru bagi anak dan melatih berinteraksi dan lingkungan sosial lain,” ujarnya.

Ada beragam jenis rekreasi yang bisa dipilih oleh orangtua untuk anaknya, seperti wisata edukasi, wisata sehat, wisata alam, wisata seni budaya, serta wisata kreatif. Pilihan tersebut bisa disesuaikan dengan umur anak.

“Jika anak sudah bisa diajak komunikasi dan berjalan, rekreasi yang dilakukan bisa di wisata edukasi. Wisata ini seperti  wisata menanam cabe, pohon atau tanaman lainnya. Ada wisata sehat yakni olahraga. Ada pula wisata alam yaitu dengan mengajak anak ke gunung, pantai, dan lain sebagainya. Ada juga  wisata seni budaya seperti pergi ke museum, keraton, tugu, candi, dan lain-lain. Juga wisata kreatif, seperti mengajak anak membuat sesuatu dari barang bekas,” pungkasnya.**

Dia menilai, kegiatan rekreasi bisa dilakukan pada akhir pekan karena hari lain adalah jadwal rutinitas pada bagi orangtua dan anak. Rekreasi menurutnya juga tidak perlu jauh. Jika menjadi kegiatan rutin pekanan, rekreasi pun bisa dilakukan di rumah.

Baca Juga :  DIY: Rumah-rumahan dari Barang Bekas

“Untuk rekreasi kecil-kecilan bisa sesering mungkin dilakukan di rumah,” ucapnya.

Rekreasi juga tidak harus keluar uang yang banyak. Mengajak anak berekreasi di dalam kota juga bisa dilakukan. Namun mengingat masih pandemi covid-19, dia menyarankan agar intensitas aktivitas di luar rumah untuk dikurangi.

“Jam untuk rekreasi tidak seperti waktu kondisi normal. Bisa setengah dari biasanya,” katanya.

Selain itu, protokol kesehatan juga harus tetap dijaga ketika mengajak anak ke tempat rekreasi. Sebab, tempat wisata sudah tentu dikunjungi oleh banyak orang, sehingga potensi penularan virus menjadi lebih besar. Anak-anak hendaknya menggunakan masker, tidak terlalu dekat dengan orang lain, serta rutin mencuci tangan. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/