alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Canggung dan Malu di Tempat Kerja

TIDAK mudah beradaptasi di lingkungan kerja baru. Canggung mungkin akan Anda rasakan. Tapi, bukan berarti membuat Anda tidak mulai beradaptasi. Rasa canggung dan malu yang tidak diatasi segera justru bisa berdampak pada kredebilitas Anda di lingkungan kerja.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Diterima bekerja sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintahan menjadi kado terindah bagi Dwi Olivia, terlebih pengumuman tepat saat hari kelahirannya. Awal Januari 2021, ia mulai bekerja di lingkungan baru. Meski sudah memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, tetap saja ia masih merasa canggung dan malu.

“Saya masih canggung dan malu. Terkadang ada rasa takut bertutur kata atau bersikap, terlebih di kantor sekarang beberapa rekan usianya lebih tua dari saya,” curhatnya.

Perempuan yang akrab disapa Dwi ini berharap rasa canggung dan malu dalam dirinya tidak berangsur lama. Ia ingin bisa segera beradaptasi dengan lingkungan barunya ini. Kini, ia sudah mulai mencoba berinteraksi, seperti mengenal dan mengajak bicara beberapa rekan kerjanya. Meski tak dipungkiri terkadang masih ada perasaan canggung dan malu.

Sifat pemalu bukanlah hal yang buruk, namun jika berlebihan, kesempatan Anda untuk menunjukkan potensi dan bersinar di tempat kerja menjadi semakin kecil. Selalu ada peluang jika Anda mau berusaha, begitu juga soal mengatasi rasa canggung dan malu di tempat kerja.

Baca Juga :  Merawat Kesenian Teater dari Kampus

Setiap orang pasti pernah merasa canggung dan malu. Mungkin akan sangat sulit bagi Anda untuk mengatasinya, terlebih di tempat kerja. Sebelum itu, harus diketahui lebih dulu hal apa yang membuat seseorang mudah merasa canggung dan malu saat berada di tempat kerja. Apakah karena yang bersangkutan masih sulit beradaptasi, memiliki masalah kurang percaya diri atau memang ada masalah lain pada dirinya.

Jika sekadar merasa canggung dan malu karena diharuskan beradaptasi di lingkungan kerja baru, wajar saja. Namanya juga masih penyesuaian diri. Tetapi, tetap saja tidak boleh berlangsung lama. Psikolog Dewi Widiastuti Lubis mengatakan ketika diterima bekerja di suatu perusahaan, Anda sudah harus bisa menempatkan diri di lingkungan tersebut.

Tidak masalah jika membutuhkan waktu yang lebih lama (introvert). Namun, tetap harus dilakukan. Bukan membiarkan diri berlarut-larut dalam rasa canggung dan malu. Saat di awal perkenalan, Anda mengatakan ‘mohon bimbingan dan bantuannya’ pada rekan yang ada di ruangan tersebut.

Dewi yakin rekan kerja akan membantu Anda. Maka dari itu, Anda juga harus bisa menyesuaikan dan mendekatkan diri kepada rekan kerja, misalnya rekan kerja satu ruangan. Siapa tahu nantinya Anda justru mendapat rekan kerja yang dekat. Sehingga, ketika di pertengahan Anda mengalami masalah atau kendala, rekan kerja bisa membantu.

Baca Juga :  Sulitnya Memiliki Tabungan

Psikolog di RSJ Daerah Sungai Bangkong Pontianak ini menyarankan untuk tidak berlarut dengan rasa canggung dan malu. Jika Anda tak bisa beradaptasi dalam waktu yang cukup lama,  berarti ada sesuatu yang Anda tutupi.

Jika rasa canggung dan malu berkaitan dengan pekerjaan, tak ada salahnya untuk terbuka dan coba membicarakan pada penanggung jawab. Nantinya, penanggung jawab yang akan menyampaikan pada pimpinan tertinggi di perusahaan. Dengan begitu pimpinan akan tahu posisi yang tepat untuk Anda seperti apa (jika berkaitan dengan pekerjaan). Anda akan diberikan beban kerja lain, sesuai kemampuan.

Anda tidak perlu merasa malu. Memang seharusnya disampaikan. Ditakutkan ketika masalah yang ada belum selesai, dan harus tetap bertahan di posisi sekarang, Anda bisa mengalami stres.

Di sisi lain, Anda bisa saja mengalami penurunan motivasi bekerja. Kredibilitas Anda juga bisa diragukan seiring menurunnya motivasi kerja. Tentu siapapun tidak ingin mengalami hal tersebut. Untuk itu, kesampingkan rasa canggung dan malu. Serta, mulailah belajar beradaptasi dengan rekan di perusahaan tempat bekerja.**

TIDAK mudah beradaptasi di lingkungan kerja baru. Canggung mungkin akan Anda rasakan. Tapi, bukan berarti membuat Anda tidak mulai beradaptasi. Rasa canggung dan malu yang tidak diatasi segera justru bisa berdampak pada kredebilitas Anda di lingkungan kerja.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Diterima bekerja sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintahan menjadi kado terindah bagi Dwi Olivia, terlebih pengumuman tepat saat hari kelahirannya. Awal Januari 2021, ia mulai bekerja di lingkungan baru. Meski sudah memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, tetap saja ia masih merasa canggung dan malu.

“Saya masih canggung dan malu. Terkadang ada rasa takut bertutur kata atau bersikap, terlebih di kantor sekarang beberapa rekan usianya lebih tua dari saya,” curhatnya.

Perempuan yang akrab disapa Dwi ini berharap rasa canggung dan malu dalam dirinya tidak berangsur lama. Ia ingin bisa segera beradaptasi dengan lingkungan barunya ini. Kini, ia sudah mulai mencoba berinteraksi, seperti mengenal dan mengajak bicara beberapa rekan kerjanya. Meski tak dipungkiri terkadang masih ada perasaan canggung dan malu.

Sifat pemalu bukanlah hal yang buruk, namun jika berlebihan, kesempatan Anda untuk menunjukkan potensi dan bersinar di tempat kerja menjadi semakin kecil. Selalu ada peluang jika Anda mau berusaha, begitu juga soal mengatasi rasa canggung dan malu di tempat kerja.

Baca Juga :  Mengatasi Si Kecil Tanpa Intonasi Keras

Setiap orang pasti pernah merasa canggung dan malu. Mungkin akan sangat sulit bagi Anda untuk mengatasinya, terlebih di tempat kerja. Sebelum itu, harus diketahui lebih dulu hal apa yang membuat seseorang mudah merasa canggung dan malu saat berada di tempat kerja. Apakah karena yang bersangkutan masih sulit beradaptasi, memiliki masalah kurang percaya diri atau memang ada masalah lain pada dirinya.

Jika sekadar merasa canggung dan malu karena diharuskan beradaptasi di lingkungan kerja baru, wajar saja. Namanya juga masih penyesuaian diri. Tetapi, tetap saja tidak boleh berlangsung lama. Psikolog Dewi Widiastuti Lubis mengatakan ketika diterima bekerja di suatu perusahaan, Anda sudah harus bisa menempatkan diri di lingkungan tersebut.

Tidak masalah jika membutuhkan waktu yang lebih lama (introvert). Namun, tetap harus dilakukan. Bukan membiarkan diri berlarut-larut dalam rasa canggung dan malu. Saat di awal perkenalan, Anda mengatakan ‘mohon bimbingan dan bantuannya’ pada rekan yang ada di ruangan tersebut.

Dewi yakin rekan kerja akan membantu Anda. Maka dari itu, Anda juga harus bisa menyesuaikan dan mendekatkan diri kepada rekan kerja, misalnya rekan kerja satu ruangan. Siapa tahu nantinya Anda justru mendapat rekan kerja yang dekat. Sehingga, ketika di pertengahan Anda mengalami masalah atau kendala, rekan kerja bisa membantu.

Baca Juga :  Si Bulat yang Lezat dan Photogenic. Glaze Crème Brulee Jadi Signature

Psikolog di RSJ Daerah Sungai Bangkong Pontianak ini menyarankan untuk tidak berlarut dengan rasa canggung dan malu. Jika Anda tak bisa beradaptasi dalam waktu yang cukup lama,  berarti ada sesuatu yang Anda tutupi.

Jika rasa canggung dan malu berkaitan dengan pekerjaan, tak ada salahnya untuk terbuka dan coba membicarakan pada penanggung jawab. Nantinya, penanggung jawab yang akan menyampaikan pada pimpinan tertinggi di perusahaan. Dengan begitu pimpinan akan tahu posisi yang tepat untuk Anda seperti apa (jika berkaitan dengan pekerjaan). Anda akan diberikan beban kerja lain, sesuai kemampuan.

Anda tidak perlu merasa malu. Memang seharusnya disampaikan. Ditakutkan ketika masalah yang ada belum selesai, dan harus tetap bertahan di posisi sekarang, Anda bisa mengalami stres.

Di sisi lain, Anda bisa saja mengalami penurunan motivasi bekerja. Kredibilitas Anda juga bisa diragukan seiring menurunnya motivasi kerja. Tentu siapapun tidak ingin mengalami hal tersebut. Untuk itu, kesampingkan rasa canggung dan malu. Serta, mulailah belajar beradaptasi dengan rekan di perusahaan tempat bekerja.**

Most Read

Artikel Terbaru

/