alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Ragam Kegiatan SiJum Meriahkan Ramadan

PANDEMI Covid-19 bukan penghalang melangsungkan kegiatan sosial di bulan Ramadan. Ibadah tetap berjalan dengan khusyuk.  Komunitas Berbagi Nasi Hari Jumat (SiJum) Pontianak melakukan berbagai kegiatan sosial baik sebelum maupun saat Ramadan 1442 H ini.  Mereka tidak hanya fokus pada tugas utama, yakni berbagi nasi.

Koordinator SiJum Pontianak Yudha Dwi Hardiyanto menjelaskan tujuan berbagai kegiatan sosial itu memberikan kebahagiaan bagi masyarakat terutama yang menerima program. Kegiatan itu antara lain berbagi makanan buka puasa untuk kaum dhuafa, baju Lebaran bagi ibu-ibu pejuang keluarga, sembako cinta kepada tukang gali kubur, takmir masjid, guru mengaji dan dhuafa.

Selanjutnya ada pula kegiatan sahur bersama dan iktikaf di masjid pada 10 malam terakhir Ramadan, serta zakat fitrah. Menurut Yudha, setiap kegiatan memiliki tujuan khusus. Dia mencontohkan, melalui kegiatan membagikan menu berbuka puasa untuk dhuafa, Yudha dan tim pengin penerima dapat menikmati menu terbaik di bulan suci Ramadan ini.

Yudha dan tim memasak sendiri menu terbaik yang didistribusikan secara door to door ke rumah penerima. “Untuk kegiatan ini hanya dilaksanakan satu sampai dua kali dengan jumlah 50 paket,” katanya.

Baca Juga :  Perbanyak  Zakat, Infak dan Sedekah Saat Ramadan

Sementara, kegiatan pemberian baju Lebaran untuk ibu-ibu pejuang keluarga rencananya akan dilaksanakan mendekati Hari Raya Idulfitri pada Mei mendatang. Yudha dan tim akan mendistibusikan ‘pakaian baru’ kepada ibu-ibu sebagai apresiasi karena sudah berjuang untuk menghidupi keluarga.

Begitu juga dengan kegiatan sembako cinta. Ini merupakan paket bingkisan berisi sembako, yang akan diberikan kepada hamba Allah spesial, seperti takmir masjid, tukang gali kubur, guru mengaji kampung dan dhuafa.

Selanjutnya, saat iktikaf 10 malam terakhir Ramadan, yang mana masjid-masjid akan ramai jemaah yang beriktikaf. Yudha dan tim rencananya akan mendistribusikan paket makanan sahur untuk jemaah di beberapa masjid di Kota Pontianak.

Selain itu, Yudha dan tim juga menerima dan meyalurkan zakat fitrah. Zakat ini merupakan kewajiban umat Islam setiap Ramadan. Yudha dan tim juga akan menggelar lomba untuk anak-anak yang duduk di bangku SD/MI di Kota Pontianak. Kegiatan ini dilakukan karena saat ini anak-anak sudah melek teknologi.

Baca Juga :  Zakat, Cegah Ketimpangan dan Kesenjangan Sosial

“Untuk kegiatannya meliputi dai cilik, tilawah Al-Qur’an, dan fashion busana muslim. Lomba ini dilakukan secara daring,” jelas Yudha. Yudha dan tim yakin anak-anak akan suka dengan lomba yang diadakan. Sebab, anak-anak bisa mengkspresikan dirinya di media sosial.

Untuk agenda akbar pada Ramadan ini, Yudha dan tim mengunjungi pondok pesantren. Tujuannya ialah memuliakan, melayani, dan membahagiakan santri yatim dan penghafal Al-Qur’an. Yudha dan tim akan memberikan bingkisan terbaik untuk mereka.

Tak lupa juga memberikan kebahagiaan dengan gim dan semangat untuk mempelajari Al-Qur’an. Pada kegiatan ini, SiJum memberikan makanan terbaik dan hiburan, sekaligus melakukan doa bersama.

“Jadi program ini spesial untuk santri yatim dan penghafal Al-Qur’an,” ucapnya.

Sejauh ini, Yudha dan tim telah mendistribusikan 1200 takjil ke enam masjid dan tujuh panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Pontianak dan Kubu Raya. Yudha berharap semoga banyak orang baik yang ikut membersamai setiap program-program kebaikan SiJum. (ghe)

PANDEMI Covid-19 bukan penghalang melangsungkan kegiatan sosial di bulan Ramadan. Ibadah tetap berjalan dengan khusyuk.  Komunitas Berbagi Nasi Hari Jumat (SiJum) Pontianak melakukan berbagai kegiatan sosial baik sebelum maupun saat Ramadan 1442 H ini.  Mereka tidak hanya fokus pada tugas utama, yakni berbagi nasi.

Koordinator SiJum Pontianak Yudha Dwi Hardiyanto menjelaskan tujuan berbagai kegiatan sosial itu memberikan kebahagiaan bagi masyarakat terutama yang menerima program. Kegiatan itu antara lain berbagi makanan buka puasa untuk kaum dhuafa, baju Lebaran bagi ibu-ibu pejuang keluarga, sembako cinta kepada tukang gali kubur, takmir masjid, guru mengaji dan dhuafa.

Selanjutnya ada pula kegiatan sahur bersama dan iktikaf di masjid pada 10 malam terakhir Ramadan, serta zakat fitrah. Menurut Yudha, setiap kegiatan memiliki tujuan khusus. Dia mencontohkan, melalui kegiatan membagikan menu berbuka puasa untuk dhuafa, Yudha dan tim pengin penerima dapat menikmati menu terbaik di bulan suci Ramadan ini.

Yudha dan tim memasak sendiri menu terbaik yang didistribusikan secara door to door ke rumah penerima. “Untuk kegiatan ini hanya dilaksanakan satu sampai dua kali dengan jumlah 50 paket,” katanya.

Baca Juga :  Zakat Versus Riba

Sementara, kegiatan pemberian baju Lebaran untuk ibu-ibu pejuang keluarga rencananya akan dilaksanakan mendekati Hari Raya Idulfitri pada Mei mendatang. Yudha dan tim akan mendistibusikan ‘pakaian baru’ kepada ibu-ibu sebagai apresiasi karena sudah berjuang untuk menghidupi keluarga.

Begitu juga dengan kegiatan sembako cinta. Ini merupakan paket bingkisan berisi sembako, yang akan diberikan kepada hamba Allah spesial, seperti takmir masjid, tukang gali kubur, guru mengaji kampung dan dhuafa.

Selanjutnya, saat iktikaf 10 malam terakhir Ramadan, yang mana masjid-masjid akan ramai jemaah yang beriktikaf. Yudha dan tim rencananya akan mendistribusikan paket makanan sahur untuk jemaah di beberapa masjid di Kota Pontianak.

Selain itu, Yudha dan tim juga menerima dan meyalurkan zakat fitrah. Zakat ini merupakan kewajiban umat Islam setiap Ramadan. Yudha dan tim juga akan menggelar lomba untuk anak-anak yang duduk di bangku SD/MI di Kota Pontianak. Kegiatan ini dilakukan karena saat ini anak-anak sudah melek teknologi.

Baca Juga :  Zakat, Cegah Ketimpangan dan Kesenjangan Sosial

“Untuk kegiatannya meliputi dai cilik, tilawah Al-Qur’an, dan fashion busana muslim. Lomba ini dilakukan secara daring,” jelas Yudha. Yudha dan tim yakin anak-anak akan suka dengan lomba yang diadakan. Sebab, anak-anak bisa mengkspresikan dirinya di media sosial.

Untuk agenda akbar pada Ramadan ini, Yudha dan tim mengunjungi pondok pesantren. Tujuannya ialah memuliakan, melayani, dan membahagiakan santri yatim dan penghafal Al-Qur’an. Yudha dan tim akan memberikan bingkisan terbaik untuk mereka.

Tak lupa juga memberikan kebahagiaan dengan gim dan semangat untuk mempelajari Al-Qur’an. Pada kegiatan ini, SiJum memberikan makanan terbaik dan hiburan, sekaligus melakukan doa bersama.

“Jadi program ini spesial untuk santri yatim dan penghafal Al-Qur’an,” ucapnya.

Sejauh ini, Yudha dan tim telah mendistribusikan 1200 takjil ke enam masjid dan tujuh panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Pontianak dan Kubu Raya. Yudha berharap semoga banyak orang baik yang ikut membersamai setiap program-program kebaikan SiJum. (ghe)

Most Read

Artikel Terbaru

/