alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

LSM Perdamaian Kirim Pernyataan Anti Perang ke 192 Negara

Banyak bagian dari masyarakat global bereaksi terhadap penyerbuan militer Rusia ke Ukraina dengan mengecam keputusan Presiden Rusia, Putin, karena serangan yang menghancurkan dan menduduki wilayah Ukraina.

Dalam jawatan kepresidenannya, Putin telah menggunakan kekuatan militer untuk menyerang dan menguasai wilayah asing termasuk Ossetia Selatan, Crimea, Ukraina, dan sekarang bagian-bagian utara, timur dan selatan Ukraina, yang semuanya telah mengancam keamanan dan stabilitas global.

Pada tanggal 28, Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL), sebuah LSM internasional yang berbasis di Korea Selatan yang berafiliasi dengan ECOSOC PBB dan Pemerintah Metropolitan Seoul, telah membuat pernyataan untuk mengadvokasi kerjasama global untuk perdamaian.

Berjudul “Pernyataan Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) Mengenai Rusia dan Ukraina”, itu meminta agar Rusia menarik semua militer ke wilayahnya sendiri, komunitas internasional melindungi dan menampung para pengungsi, dan kaum muda global bersatu untuk gerakan anti-perang dan perdamaian.

Baca Juga :  Mencari Solusi Krisis Pengungsi Rohingya

“Agresi militer terhadap sebuah negara yang berdaulat tidak dapat menjadi solusi untuk masalah apa pun, dan bahaya perang dan konflik kekerasan seperti itu paling parah menghantam warga yang tidak bersalah, termasuk wanita, pemuda, dan anak-anak. … Rusia harus menarik pasukan-pasukannya kembali ke negaranya … (dan kami) meminta semua negara untuk menunjukkan cinta mereka bagi kemanusiaan dengan menawarkan bantuan kepada para pengungsi.”

HWPL telah berusaha untuk membangun sebuah jaringan global untuk perdamaian dengan membangun solidaritas di antara para pemimpin dan perwakilan-perwakilan dari bidang politik, agama, pemuda, wanita dan media di dunia. Ditulis oleh 580.000 warga di seluruh dunia, HWPL pada tahun 2018 telah mengirimkan “surat perdamaian” yang mendesak para kepala negara dari 192 negara untuk meminta partisipasi mereka dalam kerja sama perdamaian.

Baca Juga :  Pertemuan Media Asia untuk Perdamaian

Pada tanggal 26 Februari, Gedung Putih mengumumkan melalui sebuah pernyataan bahwa Komisi Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat akan bekerja sama untuk mengeksekusi sanksi ekonomi untuk mengecualikan Rusia dari sistem keuangan internasional dengan menghapus pilihan Bank Rusia dari SWIFT.**

Banyak bagian dari masyarakat global bereaksi terhadap penyerbuan militer Rusia ke Ukraina dengan mengecam keputusan Presiden Rusia, Putin, karena serangan yang menghancurkan dan menduduki wilayah Ukraina.

Dalam jawatan kepresidenannya, Putin telah menggunakan kekuatan militer untuk menyerang dan menguasai wilayah asing termasuk Ossetia Selatan, Crimea, Ukraina, dan sekarang bagian-bagian utara, timur dan selatan Ukraina, yang semuanya telah mengancam keamanan dan stabilitas global.

Pada tanggal 28, Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL), sebuah LSM internasional yang berbasis di Korea Selatan yang berafiliasi dengan ECOSOC PBB dan Pemerintah Metropolitan Seoul, telah membuat pernyataan untuk mengadvokasi kerjasama global untuk perdamaian.

Berjudul “Pernyataan Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) Mengenai Rusia dan Ukraina”, itu meminta agar Rusia menarik semua militer ke wilayahnya sendiri, komunitas internasional melindungi dan menampung para pengungsi, dan kaum muda global bersatu untuk gerakan anti-perang dan perdamaian.

Baca Juga :  Gunung Meletus di Kongo, Ribuan Orang Mengungsi

“Agresi militer terhadap sebuah negara yang berdaulat tidak dapat menjadi solusi untuk masalah apa pun, dan bahaya perang dan konflik kekerasan seperti itu paling parah menghantam warga yang tidak bersalah, termasuk wanita, pemuda, dan anak-anak. … Rusia harus menarik pasukan-pasukannya kembali ke negaranya … (dan kami) meminta semua negara untuk menunjukkan cinta mereka bagi kemanusiaan dengan menawarkan bantuan kepada para pengungsi.”

HWPL telah berusaha untuk membangun sebuah jaringan global untuk perdamaian dengan membangun solidaritas di antara para pemimpin dan perwakilan-perwakilan dari bidang politik, agama, pemuda, wanita dan media di dunia. Ditulis oleh 580.000 warga di seluruh dunia, HWPL pada tahun 2018 telah mengirimkan “surat perdamaian” yang mendesak para kepala negara dari 192 negara untuk meminta partisipasi mereka dalam kerja sama perdamaian.

Baca Juga :  Mahatma MK Gandhi Prize 2020 untuk Perdamaian Tanpa Kekerasan

Pada tanggal 26 Februari, Gedung Putih mengumumkan melalui sebuah pernyataan bahwa Komisi Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat akan bekerja sama untuk mengeksekusi sanksi ekonomi untuk mengecualikan Rusia dari sistem keuangan internasional dengan menghapus pilihan Bank Rusia dari SWIFT.**

Most Read

Artikel Terbaru

/