alexametrics
28 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Border Dibuka, Borneo Medical Centre Kuching Kebanjiran Pasien dari Kalbar

PONTIANAK- Banyak pilihan Rumah Sakit (RS) di Kuching, Sarawak yang menjadi tujuan warga Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mendapat perawatan medis, salah satunya adalah Borneo Medical Centre (BMC). Sejak pintu perbatasan Indonesia-Malaysia dibuka kembali 1 Mei lalu, ramai warga Indonesia yang mulai berobat di BMC.

Dari data pihak BMC untuk tahun 2022 sampai bulan Juni, sudah ada dua ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang berobat di BMC. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding saat pandemi Covid-19 tahun 2021, yang hanya ada 730 WNI berobat di sana. Sementara di tahun 2020 total kunjungan WNI di sana berjumlah 4.600 orang dan tahun 2019 berjumlah 14.800 orang.

Baca Juga :  Rusia Terus Gempur Ukraina, Ibu Kota Kiev Bisa Jatuh dalam Hitungan Hari

“Sejak border dibuka, sampai hari ini, diperkirakan jumlah pasien dari Indonesia ada 1.584 orang. Kalau total tahun 2022 sudah sekitar 2.000 orang,” ungkap Public Relation of Borneo Medical Centre Christina Yi.

Sementara jika dilihat dari jenis layanan atau pengobatannya, ada empat tertinggi yang digunakan pasien asal Indonesia di sana. Yakni health screening atau medical check up, perawatan kanker, kebidanan dan ginekologi serta ortopedi.

Seperti diketahui, RS yang berlokasi di Jalan Tun Jugah, Kuching ini dilengkapi dengan fasilitas teknologi medis modern dan tim medis yang profesional. BMC sendiri memiliki misi memberikan perawatan medis berkualitas tinggi kepada pasien lokal dan internasional, tanpa memandang ras, agama, atau kebangsaan. Rumah sakit ini percaya bahwa kemitraan antara pasien, dan staf medis adalah yang memungkinkan untuk memberikan tingkat perawatan setinggi mungkin.

Baca Juga :  Taliban Sekarang Mungkin Berbeda

Khusus pasien asal Kalbar, BMC memberikan kemudahan dengan menyiapkan antar jemput dengan ambulans secara gratis dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. “Jadi untuk pasien yang datang dari Kalbar melintasi PLBN kami ada ambulance untuk jemput ke sana, jadi pasien tidak perlu repot,” kata Tina.(bar)

PONTIANAK- Banyak pilihan Rumah Sakit (RS) di Kuching, Sarawak yang menjadi tujuan warga Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mendapat perawatan medis, salah satunya adalah Borneo Medical Centre (BMC). Sejak pintu perbatasan Indonesia-Malaysia dibuka kembali 1 Mei lalu, ramai warga Indonesia yang mulai berobat di BMC.

Dari data pihak BMC untuk tahun 2022 sampai bulan Juni, sudah ada dua ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang berobat di BMC. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding saat pandemi Covid-19 tahun 2021, yang hanya ada 730 WNI berobat di sana. Sementara di tahun 2020 total kunjungan WNI di sana berjumlah 4.600 orang dan tahun 2019 berjumlah 14.800 orang.

Baca Juga :  Boeing 777 Dilarang Terbang

“Sejak border dibuka, sampai hari ini, diperkirakan jumlah pasien dari Indonesia ada 1.584 orang. Kalau total tahun 2022 sudah sekitar 2.000 orang,” ungkap Public Relation of Borneo Medical Centre Christina Yi.

Sementara jika dilihat dari jenis layanan atau pengobatannya, ada empat tertinggi yang digunakan pasien asal Indonesia di sana. Yakni health screening atau medical check up, perawatan kanker, kebidanan dan ginekologi serta ortopedi.

Seperti diketahui, RS yang berlokasi di Jalan Tun Jugah, Kuching ini dilengkapi dengan fasilitas teknologi medis modern dan tim medis yang profesional. BMC sendiri memiliki misi memberikan perawatan medis berkualitas tinggi kepada pasien lokal dan internasional, tanpa memandang ras, agama, atau kebangsaan. Rumah sakit ini percaya bahwa kemitraan antara pasien, dan staf medis adalah yang memungkinkan untuk memberikan tingkat perawatan setinggi mungkin.

Baca Juga :  Sarawak Tourism Board Tampil di WOMEX 2019

Khusus pasien asal Kalbar, BMC memberikan kemudahan dengan menyiapkan antar jemput dengan ambulans secara gratis dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. “Jadi untuk pasien yang datang dari Kalbar melintasi PLBN kami ada ambulance untuk jemput ke sana, jadi pasien tidak perlu repot,” kata Tina.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/