Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selat Hormuz Belum Terbuka, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi Dekati $100

U
Penulis: Uray Ronald❯
Ilustrasi BBM.
Ilustrasi BBM.

Advertisement

PONTIANAK POST – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak. Brent kini mendekati angka $100 per barel. 

CEO Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc), Sultan Al Jaber, menegaskan Selat Hormuz belum sepenuhnya terbuka meskipun AS dan Iran baru saja menyepakati gencatan senjata awal pekan ini. 

Ketidakpastian atas gencatan senjata tersebut mendorong harga minyak mentah naik lagi. Al Jaber menyebut Iran masih memberlakukan syarat ketat bagi kapal yang melintas. Hal ini dianggap mengancam keamanan energi dan stabilitas ekonomi global.

Advertisement

Ancaman Penutupan Jalur Selat Hormuz

Menurut Al Jaber, pelintasan di jalur air tersebut masih tunduk pada pengaruh politik Iran. Ia mendesak agar selat dibuka penuh tanpa syarat dan batasan.

"Memanfaatkan jalur air vital sebagai 'senjata' tidak boleh dibiarkan," kata Al Jaber sebagaimana dikutip Guardian. Ia menilai hal ini merusak prinsip kebebasan navigasi perdagangan dunia.

Saat ini, sekitar 230 kapal pengangkut minyak tertahan di kawasan Selat Hormuz dan tidak dapat berlayar. Iran menutup selat tersebut, yang biasanya dilewati seperlima pasokan minyak dan gas dunia, sejak AS dan Israel memulai serangan pada akhir Februari. 

Setidaknya 1.400 kapal diperkirakan berlabuh di kedua sisi jalur perairan ini. Laporan menyebutkan bahwa rencana gencatan senjata 10 poin Teheran memungkinkan Iran dan Oman untuk menarik biaya hingga $2 juta (sekitar Rp31 miliar) per kapal yang melintas.

Pasar Bergejolak dan Kekhawatiran Gencatan Senjata Gagal

Kekhawatiran pasar meningkat karena sangat sedikit kapal yang dibolehkan melintas sejak gencatan senjata diumumkan. Harga minyak Brent naik lebih dari 4% menjadi di atas $99 per barel pada Kamis.

Sementara itu, minyak ringan New York melonjak 8% ke angka $102,20 per barel. Lonjakan ini membalikkan keadaan setelah harga sempat anjlok pada Rabu lalu.

Kondisi ini diperparah dengan bursa saham Asia dan Eropa yang mulai melemah. Pasar meragukan ketahanan gencatan senjata dua minggu yang melibatkan AS dan Iran tersebut.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Oli Naik, Begini Cara Bedakan Pelumas Asli dan Palsu Agar Tak Tertipu

Harga Oli Naik, Begini Cara Bedakan Pelumas Asli dan Palsu Agar Tak Tertipu

Harga oli kendaraan naik memicu peredaran pelumas palsu. Kenali 5 ciri oli palsu berikut ini agar mesin kendaraan Anda tetap aman.

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

Ketegangan AS-Iran Ganggu Pasokan, Selat Hormuz Jadi Titik Rawan Perdagangan Minyak Dunia

Akhirnya Indonesia Kirim Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei

Akhirnya Indonesia Kirim Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei

Indonesia mengirim Menlu dan Ketua MPR ke pemakaman Ayatullah Ali Khamenei setelah Iran hanya memberi akses bagi delegasi di atas tingkat du

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer