Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selat Hormuz Memanas: Iran Bantah Kapal Perusak AS Telah Melintas

U
Penulis: Uray Ronald❯
Ilustrasi kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (ANTARA)
Ilustrasi kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (ANTARA)

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Pemerintah Iran membantah keras klaim militer Amerika Serikat (AS) terkait pergerakan kapal perusak rudal di Selat Hormuz. Pihak Teheran menegaskan bahwa kendali penuh atas jalur tersebut masih berada di tangan mereka.

Juru bicara komando militer gabungan Iran menyebut klaim AS tidak berdasar. Menurut media pemerintah Iran, militer mereka tetap memegang kendali atas setiap kapal yang melintas.

Advertisement

Iran Tegaskan Kendali di Selat Hormuz

"Inisiatif atas lintasan kapal apa pun berada di tangan angkatan bersenjata Republik Islam Iran," tegas juru bicara tersebut. Pernyataan ini merespons klaim sepihak dari pihak Pentagon.

Advertisement

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi energi dunia. Jalur sempit ini melayani sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas global.

Kini, status selat tersebut menjadi poin krusial dalam negosiasi di Islamabad, Pakistan. Ketegangan ini terjadi di tengah upaya diplomatik untuk meredakan konflik kedua negara.

Klaim Militer AS Soal Pembersihan Ranjau Laut

Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim telah memulai persiapan pembersihan ranjau di lokasi tersebut. Dua kapal perusak rudal disebut terlibat dalam operasi ini.

CENTCOM mengerahkan USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy. Mereka menyatakan kedua kapal telah melintasi selat menuju Teluk Arab.

"Misi ini bertujuan memastikan selat bersih dari ranjau laut yang dipasang Garda Revolusi Iran," tulis pernyataan resmi CENTCOM.

Laksamana Brad Cooper, Komandan CENTCOM, menyebut pihaknya tengah membangun jalur lintasan baru. Jalur aman ini nantinya akan dibuka untuk industri maritim internasional.

Advertisement

Artikel Terkait

Amerika dan Iran Saling Serang di Selat Hormuz, Trump: Gencatan Senjata Masih Berlaku   

Amerika dan Iran Saling Serang di Selat Hormuz, Trump: Gencatan Senjata Masih Berlaku  

Ketegangan AS-Iran memuncak di Selat Hormuz akibat saling serang rudal. Donald Trump klaim gencatan senjata masih berlaku meski ada konflik.

Pezeshkian: Iran Tak Lagi Percaya Perundingan dengan AS

Pezeshkian: Iran Tak Lagi Percaya Perundingan dengan AS

Pezeshkian mengatakan Iran tak lagi percaya perundingan dengan AS dan meminta Washington memperjelas posisi terkait MoU sebelumnya.

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

Ketegangan AS-Iran Ganggu Pasokan, Selat Hormuz Jadi Titik Rawan Perdagangan Minyak Dunia

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer