Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selat Hormuz akan Ditutup Iran Lagi Jika Blokade AS Terus Berlanjut

U
Penulis: Uray Ronald❯
Selat Hormuz. (ANTARA)
Selat Hormuz. (ANTARA)

Advertisement

PONTIANAK POST – Iran melontarkan ancaman keras untuk menutup kembali Selat Hormuz secara total. 

Langkah ini akan diambil jika Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan blokade terhadap negara tersebut.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan peringatan ini melalui akun X miliknya.

Advertisement

Ia menegaskan bahwa stabilitas jalur perdagangan internasional tersebut kini berada di ujung tanduk.

Ghalibaf menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat yang dianggapnya penuh kebohongan.

Menurutnya, klaim tersebut tidak akan membantu posisi AS dalam meja negosiasi maupun di medan perang.

Advertisement

"Dengan berlanjutnya blokade, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka," tulis Ghalibaf tegas dalam unggahannya dikutip Mirror.

Ia menambahkan bahwa nantinya setiap kapal yang melintas harus mengikuti aturan baru. 

Jalur lintas kapal akan ditentukan sepenuhnya berdasarkan rute yang ditetapkan dan atas izin otoritas Iran.

Lebih lanjut, Ghalibaf menekankan bahwa regulasi di Selat Hormuz ditentukan oleh kondisi lapangan.

Advertisement

Artikel Terkait

Pezeshkian: Iran Tak Lagi Percaya Perundingan dengan AS

Pezeshkian: Iran Tak Lagi Percaya Perundingan dengan AS

Pezeshkian mengatakan Iran tak lagi percaya perundingan dengan AS dan meminta Washington memperjelas posisi terkait MoU sebelumnya.

AS Tak Jelas, Iran Tinggalkan Meja Perundingan

AS Tak Jelas, Iran Tinggalkan Meja Perundingan

Delegasi Iran meninggalkan Swiss usai menggelar perundingan dengan pejabat AS.

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

ICP Tembus US$112 per Barel, Ancaman Harga Energi Merembet ke APBN dan BBM

Ketegangan AS-Iran Ganggu Pasokan, Selat Hormuz Jadi Titik Rawan Perdagangan Minyak Dunia

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer