alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Teknik Komunikasi agar Masyarakat Bayar Pajak

PONTIANAK—Para Kepala Kantor Pelayanan Pratama (KPP), pemeriksa, Account Representative (AR), dan petugas tempat pelayanan terpadu membutuhkan kemampuan berkomunikasi (communication skill) agar bisa meyakinkan dan mendorong wajib pajak untuk bayar pajak.

Demikian ditegaskan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat Farid Bachtiar saat membuka In House Training (IHT) Communication Sikll dengan pemateri Helmy Yahya, Kamis (28/11).

Karena kebutuhan itulah maka Kanwil DJP Kalimantan Barat menyelenggarakan IHT Communication Sikll. Tak tanggung-tanggung, yang menjadi pemateri IHT tersebut adalah Helmy Yahya, Raja Kuis Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama  TVRI.

Presenter Helmy Yahya memberikan materi yang berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi bagi para pegawai DJP.  “Tidak ada seorang pun yang lahir langsung bisa berbicara. Selalu ada proses belajar. Dalam public speaking, selalu utamakan empati,” tegas Helmy dalam paparannya.

Baca Juga :  Kantor Bea Cukai Entikong Musnahkan Rokok dan Minol Ilegal

Sebagai presenter yang sudah malang-melintang di dunia siaran, Helmy menjelaskan tips-tips untuk melakukan presentasi. Hal pertama adalah harus menguasai peserta dan bebricara dalam bahasa yang mereka pahami. Kemudian harus siap dengan mengumpulkan materi yang akan disampaikan. Apalagi sekarang dengan internet, materi dapat didapatkan dengan semakin mudah.

Tips ketiga adalah mengumpulkan materi yang diperlukan dengan memberikan judul atau topik yang menarik untuk lebih menggugah keingintahuan dan menjawab keinginan peserta. Hal keempat adalah bersikap sopan dan senyum, karena pada menit-menit pertama akan menentukan keberhasilan dan kelanjutan dalam bebicara.

Untuk tips yang kelima agar membuat pembukaan atau opening yang menarik atau memukau peserta. Selanjutnya yang keenam, dalam penyampaiaan pesan harus efektif.

Baca Juga :  Tax Goes To Campus, Ajak Generasi Muda Sadar Pajak

“Sampaikan emosi anda, bukan pesan,” jelas Helmy dalam tips ketujuh. Selanjutnya yang perlu dilakukan addalah mempersiapkan mental, peralatan dan fisik. Kemudian perlu latihan terus menerus dan berulang-ulang. Setelah cara tersebut dilakukan maka siap untuk bisa tampil dengan baik.

Dalam acara selama tiga jam tersebut juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk tanya jawab seputar materi yang telah diberikan. Salah satu peserta, Ameta , menanyakan tentang tips berbicara di depan tokoh yang lebih tinggi kedudukan atau jabatannya.

Helmy menjelaskan bahwa etika dan penguasaan bahasa sangat diperlukan untuk hal yang terkait berbicara di depan umum. “Teruslah belajar dan melatih diri,” ujar Helmy. (r/*)

PONTIANAK—Para Kepala Kantor Pelayanan Pratama (KPP), pemeriksa, Account Representative (AR), dan petugas tempat pelayanan terpadu membutuhkan kemampuan berkomunikasi (communication skill) agar bisa meyakinkan dan mendorong wajib pajak untuk bayar pajak.

Demikian ditegaskan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat Farid Bachtiar saat membuka In House Training (IHT) Communication Sikll dengan pemateri Helmy Yahya, Kamis (28/11).

Karena kebutuhan itulah maka Kanwil DJP Kalimantan Barat menyelenggarakan IHT Communication Sikll. Tak tanggung-tanggung, yang menjadi pemateri IHT tersebut adalah Helmy Yahya, Raja Kuis Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama  TVRI.

Presenter Helmy Yahya memberikan materi yang berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi bagi para pegawai DJP.  “Tidak ada seorang pun yang lahir langsung bisa berbicara. Selalu ada proses belajar. Dalam public speaking, selalu utamakan empati,” tegas Helmy dalam paparannya.

Baca Juga :  Segera Siapakan Syarat DAK Fisik Tahap II

Sebagai presenter yang sudah malang-melintang di dunia siaran, Helmy menjelaskan tips-tips untuk melakukan presentasi. Hal pertama adalah harus menguasai peserta dan bebricara dalam bahasa yang mereka pahami. Kemudian harus siap dengan mengumpulkan materi yang akan disampaikan. Apalagi sekarang dengan internet, materi dapat didapatkan dengan semakin mudah.

Tips ketiga adalah mengumpulkan materi yang diperlukan dengan memberikan judul atau topik yang menarik untuk lebih menggugah keingintahuan dan menjawab keinginan peserta. Hal keempat adalah bersikap sopan dan senyum, karena pada menit-menit pertama akan menentukan keberhasilan dan kelanjutan dalam bebicara.

Untuk tips yang kelima agar membuat pembukaan atau opening yang menarik atau memukau peserta. Selanjutnya yang keenam, dalam penyampaiaan pesan harus efektif.

Baca Juga :  Pengambilan Sumpah PNS Lingkup DJPb Kalbar

“Sampaikan emosi anda, bukan pesan,” jelas Helmy dalam tips ketujuh. Selanjutnya yang perlu dilakukan addalah mempersiapkan mental, peralatan dan fisik. Kemudian perlu latihan terus menerus dan berulang-ulang. Setelah cara tersebut dilakukan maka siap untuk bisa tampil dengan baik.

Dalam acara selama tiga jam tersebut juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk tanya jawab seputar materi yang telah diberikan. Salah satu peserta, Ameta , menanyakan tentang tips berbicara di depan tokoh yang lebih tinggi kedudukan atau jabatannya.

Helmy menjelaskan bahwa etika dan penguasaan bahasa sangat diperlukan untuk hal yang terkait berbicara di depan umum. “Teruslah belajar dan melatih diri,” ujar Helmy. (r/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/