alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Minyak Kelapa Tingkatkan Ketahanan Tubuh dari Virus Corona

PONTIANAK – Guru Besar Kimia Universitas Tanjungpura Prof Dr Thamrin Usman DEA menyebut sejatinya virus corona rentan menyerang manusia yang daya tahan tubuhnya sedang lemah.

Kendati belum masuk ke Indonesia, penting untuk menangkal penularannya. Menurutnya, selain mengikuti anjuran Kementerian Kesehatan untuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker. Masyarakat perlu juga mengkonsumsi makanan dan minuman yang meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya adalah minyak kelapa perawan atau virgin coconut oil (VCO).

“Ingatkan kepada masyarakat untuk menguatkan daya imun atau kekebalan tubuh dengan memanfaatkan minyak kelapa perawan atau VCO. Bahan ini sudah terbuktimenaikan daya sistem imun tubuh (inmune booster). Ini cara simpel untuk langkah preventif terhadap virus corona melalui anorobik(tanpa oksigen) alias ditutup. Jika dilihat prinsip kerjanya maka sudah pernah digunakan untuk pnyakit hepatitis(virus),sembuh (evidence), hiv(virus) juga efektif,” jelasnya kepada Pontianak Post, kemarin.

Baca Juga :  IPC Peduli Bagi Paket Sembako untuk Masyarakat Sungai Kunyit

Menurutnya VCO bisa didapatkan dalam bentuk jadi di apotek ataupun melalui olahan sendiri.

“Asam Lemak Lauric Acid masuk ke dalam tubuh kemudian diubah jadi Monolaurin Acid. Senyawa ini yang bersifat immune booster. Mudah didapatkan di apotik atau buat sendiri dengan memfermentasi anairobik krim santan kelapa. Satu malam akan diperoleh minyak, inilah VCO,” papar dia.

Kendati demikian, VCO kata dia, hanya berfungsu sebagai peningkatan kekebalan tubuh. Bukan berfungsi sebagai vaksin.

“Vaksin itu diproduksi dari virus penyebab itu sendiri. Virusnya dimodifikasi sehingga ibaratnya menjadi seperti senjata makan tuan. Sebenarnya setiap musibah demikian itu, di satu sisi merugikan tetapi di sisi lain adalah produksi vaksin,” ucapnya.

Baca Juga :  Tak Lagi Pakai Kata Darurat, Mendagri Terbitkan Aturan PPKM Level 4

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga sudah mengeluarkan anjuran kepada masyarakat sebagai bentuk penangkalan terhadap penularan virus corona. Misalnya masyarakat diminta untuk sering mencuci tangan memakai sabun. Lalu menggunakan masker bila batuk atau pilek. Konsumsi gizi seimbang dan memperbanyak makan sayuran juga penting.

Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati kontak dengan hewan, rajin olahraga dan istirahat cukup ,dan jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak. Tidak kalah penting untuk menjaga kebersihan lingkungan kampus termasuk ruangan. Jika mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan terdekat. (ars)

PONTIANAK – Guru Besar Kimia Universitas Tanjungpura Prof Dr Thamrin Usman DEA menyebut sejatinya virus corona rentan menyerang manusia yang daya tahan tubuhnya sedang lemah.

Kendati belum masuk ke Indonesia, penting untuk menangkal penularannya. Menurutnya, selain mengikuti anjuran Kementerian Kesehatan untuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker. Masyarakat perlu juga mengkonsumsi makanan dan minuman yang meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya adalah minyak kelapa perawan atau virgin coconut oil (VCO).

“Ingatkan kepada masyarakat untuk menguatkan daya imun atau kekebalan tubuh dengan memanfaatkan minyak kelapa perawan atau VCO. Bahan ini sudah terbuktimenaikan daya sistem imun tubuh (inmune booster). Ini cara simpel untuk langkah preventif terhadap virus corona melalui anorobik(tanpa oksigen) alias ditutup. Jika dilihat prinsip kerjanya maka sudah pernah digunakan untuk pnyakit hepatitis(virus),sembuh (evidence), hiv(virus) juga efektif,” jelasnya kepada Pontianak Post, kemarin.

Baca Juga :  Corona dan Berkah Ramadan

Menurutnya VCO bisa didapatkan dalam bentuk jadi di apotek ataupun melalui olahan sendiri.

“Asam Lemak Lauric Acid masuk ke dalam tubuh kemudian diubah jadi Monolaurin Acid. Senyawa ini yang bersifat immune booster. Mudah didapatkan di apotik atau buat sendiri dengan memfermentasi anairobik krim santan kelapa. Satu malam akan diperoleh minyak, inilah VCO,” papar dia.

Kendati demikian, VCO kata dia, hanya berfungsu sebagai peningkatan kekebalan tubuh. Bukan berfungsi sebagai vaksin.

“Vaksin itu diproduksi dari virus penyebab itu sendiri. Virusnya dimodifikasi sehingga ibaratnya menjadi seperti senjata makan tuan. Sebenarnya setiap musibah demikian itu, di satu sisi merugikan tetapi di sisi lain adalah produksi vaksin,” ucapnya.

Baca Juga :  IPC Peduli Bagi Paket Sembako untuk Masyarakat Sungai Kunyit

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga sudah mengeluarkan anjuran kepada masyarakat sebagai bentuk penangkalan terhadap penularan virus corona. Misalnya masyarakat diminta untuk sering mencuci tangan memakai sabun. Lalu menggunakan masker bila batuk atau pilek. Konsumsi gizi seimbang dan memperbanyak makan sayuran juga penting.

Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati kontak dengan hewan, rajin olahraga dan istirahat cukup ,dan jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak. Tidak kalah penting untuk menjaga kebersihan lingkungan kampus termasuk ruangan. Jika mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan terdekat. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/